Minggu, 03 Juli 2016

[Movie] Finding Dory (2016)


Finding Dory
(2016 - Disney/Pixar)

Directed by Andrew Stanton
Screenplay by Andrew Stanton, Victoria Strouse
Story by Andrew Stanton
Produced by Lindsey Collins
Cast: Ellen DeGeneres, Albert Brooks, Ed O'Neill, Hayden Rolence, Kaitlin Olson, Ty Burrell, Diane Keaton, Eugene Levy, Idris Elba, Dominic West, Sigourney Weaver


Call me mainstream, tapi Finding Nemo akan selamanya berada di himpunan khusus film-film terbaik sepanjang masa di memori gw. Kabar bahwa Pixar akan membuat sekuelnya menimbulkan ngeri sekaligus optimisme. Ngeri karena bagaimana bisa menandingi Finding Nemo, film bagus-seru-lucu-menyentuh-indah-walau-ditonton-berapa-kali-pun itu, tetapi optimis karena sejelek-jeleknya Pixar bikin film adalah A Bug's Life atau Brave yang masih lumayan seru. Andrew Stanton dan tim Pixar pun punya akal bagaimana menjadikan sekuelnya ini tetap menarik, yaitu dengan mengubah sudut pandang cerita pada tokoh pendukung pencuri perhatian di Finding Nemo, sang ikan pelupa Dory.

Jadilah Finding Dory, sebuah lanjutan Finding Nemo tapi nggak necessarily mengulang cerita yang sama. Sorotan kini tertuju pada si ikan botana/blue tang, Dory (Ellen DeGeneres), yang ternyata sudah mengalami gangguan ingatan jangka pendek sejak kecil, dan itulah yang membuatnya nyasar di lautan luas sampai akhirnya ketemu si ikan badut, Marlin (Albert Brooks) di film pertama. Setahun kemudian Dory tak lagi berkelana, kini tinggal di lingkungannya Marlin dan Nemo (Hayden Rolence), di Great Barrier Reef di perairan Australia. Ketika ia mulai settle di sini, ingatan Dory akan masa lalu mulai muncul kembali. Dory tiba-tiba terdorong untuk melacak kembali tempat asalnya, bertemu dengan orang tuanya lagi.

Petunjuknya hanyalah sebuah alamat, dan itu ternyata benar-benar ada di seberang samudera, tepatnya di California, Amerika Serikat. Meski masih panikan, Marlin dan Nemo bersedia menemani pencarian Dory, namun masalah terjadi saat mereka terpisah di sebuah pusat konservasi hewan laut. Dory kini mencoba berjuang mencari orang tuanya bersama sosok-sosok baru yang ditemuinya di pusat konservasi itu, sementara Marlin dan Nemo harus menemukan Dory sebelum ia menghilang begitu saja dan melupakan mereka sebagaimana yang sering terjadi pada Dory selama ini.

Jadi, bagaimana film ini bisa menandingi Finding Nemo? Jawabannya ya nggak bisa. Tapi, Finding Dory toh terbukti mampu jadi film dengan nyawanya tersendiri. Tokoh-tokoh utamanya udah gw kenal, tetapi petualangan yang baru ini membuat mereka tetap terasa segar, apalagi film ini lebih memperdalam tentang Dory, yang kini tak hanya jadi alat pelucu, tapi bisa bikin kasihan sekalipun tindak-tanduknya tetap ceria. Kemunculan tokoh-tokoh barunya juga menambah warna yang asyik dari cerita ini, terutama dari gurita penyamar, Hank (Ed O'Neill) yang kayaknya bakal jadi tokoh favorit baru dari Pixar, plus hiu paus *bingungin ya penyebutannya* Destiny (Kaitlin Olson) dan si paus beluga Bailey (Ty Burrell). Kisah pencarian jati asal usul Dory pun jadi meriah dengan takaran humor yang tepat dari interaksi antarkarakter ini, plus berbagai adegan "laga" yang seru. 

Film ini  juga mampu menyampaikan kuatnya kasih sayang antara orang tua dan anak, dan antarsahabat baik yang lama kenal ataupun baru, walau mungkin tidak sampai bikin terdiam haru kayak waktu gw nonton Finding Nemo. Paling nggak, dengan kemasan yang lebih meriah di sini, Finding Dory nggak mengesampingkan unsur hati dalam penyampaiannya. Biarlah materi cerita dan plotnya nggak bisa dibilang "baru" dan nggak terlihat punya subteks yang berat-berat seperti yang *kayaknya sih* banyak dituntut oleh fans Pixar sejak Wall-E hingga Inside Out =p, tapi yang penting Finding Dory berhasil menampilkan sesuatu yang tetap exciting dan menggembirakan, nggak asal jadi atau mengulang formula yang sama, dan nggak merusak citra Finding Nemo sebagai salah satu karya terbaik Pixar.




My score: 8/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar