Kamis, 11 Desember 2014

[Movie] The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 (2014)


The Hunger Games: Mockingjay - Part 1
(2014 - Lionsgate)

Directed by Francis Lawrence
Screenplay by Peter Craig, Danny Strong
Based on the novel "Mockingjay" by Suzanne Collins
Produced by Jon Kilik, Nina Jacobson
Cast: Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Woody Harrelson, Julianne Moore, Philip Seymour Hoffman, Donald Sutherland, Elizabeth Banks, Willow Shields, Sam Claflin, Mahershala Ali, Jeffrey Wright, Stanley Tucci, Natalie Dormer, Jena Malone, Paula Malcomson


Ada dua hal yang bikin gw kurang excited sama The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 ini. Pertama, ini harusnya jadi seri terakhir tapi malah dibelah dua, jadi pastinya filmnya akan nangka nanggung kakak (thanks a lot Harry Potter -_-#). Kedua, gw kurang gimana gitu sama The Hunger Games: Catching Fire tahun lalu. Ada unsur yang gw suka dari The Hunger Games pertama yang kemudian hilang di Catching Fire, yang menurut gw terlalu "blockbuster". Jadi, ekspektasi gw sama Mockingjay 1 itu kurang tinggilah istilahnya, dan jadinya nggak pengen nonton buru-buru juga.

Tetapi, gw senang akhirnya bisa nonton Mockingjay 1 ini. Selain bisa lihat akting mumpuni dari Julianne Moore dan alm Philip Seymour Hoffman dan my emerging favorite actress Natalie Dormer, gw bisa merasakan kembali apa yang menurut gw hilang dari Catching Fire. Seperti film pertamanya, Mockingjay 1 seperti kembali pada vibe membumi ala ala film indie, with better visual effects. Dan, film ini juga kembali memunculkan "dualisme" yang membuatnya nggak cuma satu lapisan aja.

Gw rasa ini karena pendekatan yang tepat dari film ini untuk tetap berpakem pada emosi Katniss (Jennifer Lawrence). Dia masih shock dengan Hunger Games terakhir dia ikutin ternyata berujung tak sesuai rencana dan pengetahuannya, dan dia "diculik" oleh gerakan bawah tanah District 13 yang sedang melakukan makar terhadap pemerintahan di Capitol. Ini diperparah oleh "pasangannya", Peeta (Josh Hutcherson) yang ternyata tidak diangkut oleh District 13. Ketika ia diharapkan jadi ikon perlawanan terhadap Capitol, Katniss malah pusing dengan keadaan Peeta yang ketinggalan di Capitol.

Ironinya di mana? Well, setelah belajar "pencitraan" di dua Hunger Games demi bisa bertahan hidup (termasuk pacaran dan hamil settingan, yah kayak artis-artis kurang terkenal di Indonesia kalau mau promo film), Katniss dibebankan lagi untuk pencitraan lagi di District 13 untuk jadi duta perlawanan terhadap Capitol, karena dia telanjur terkenal. Tujuan Katniss dan District 13 sama-sama untuk menurunkan Capitol, tetapi kita bisa lihat ada keengganan dalam diri Katniss, karena motivasinya hanyalah personal, bukan skala nasional. Lepas dari Hunger Games dan kembali pada keluarganya ternyata nggak bikin hidupnya tenang, malah harus lagi-lagi pencitraan dalam bentuk berbeda, karena sosoknya dimanfaatkan oleh pihak lain. Dan kalau gw lihat District 13 itu semua serba seragam dan militeristik, kok kayak serem ya. Apakah nanti kelompok ini akan lebih baik dari Capitol?

Tetapi, inilah cara terbaik bagi Katniss untuk menyelamatkan orang-orang yang ia kasihi. Lagi-lagi ia harus menjalani "reality show" dalam format lain, tetapi memang tujuannya lebih sejalan dengan tujuan dirinya untuk menumpas ketidakadilan. Lesser evil? Maybe. Hal-hal yang tak secara gamblang diungkapkan itulah yang sebenarnya membuat seri The Hunger Games itu nggak cuma film action adventure biasa, gak cuma sekadar tampak seru di permukaan dengan pemeran utama yang kece. Oh iya, masih ada kelabilan Katniss untuk mau menyandarkan hatinya pada Peeta atau Gale (Liam Hemsworth), tapi seenggaknya itu porsinya tak lebih penting daripada keselamatan seluruh negeri.

So, dengan mendapatkan semua itu, gw merasa senang bisa menyaksikan film ini. Agak mengesalkan karena filmnya bersambung, tetapi seandainya paruh akhirnya ternyata ble'e dan ruining everything (gw blum baca bukunya), setidaknya apa yang gw rasakan di atas bisa bertahan sampai satu tahun lagi. Gw nggak bisa bilang ini lebih baik dari seri sebelumnya, tetapi bahwa gw bisa mendapatkan lebih dari yang gw ekspektasi (even more than Harry Potter 7 part 1), itu udah cukup. Dan beberapa adegan action-nya oke sekali, terutama yang ngebom dari atas pohon di hutan, juga pas ngejebol waduk. Dan lagu The Hanging Tree yang dinyanyikan Katniss itu keren sekali. Dan, well, berhasil bikin gw pengen nonton yang selanjutnya.

Dan itulah, teman-teman, mengapa The Hunger Games jauh lebih menarik daripada Twilight =p.




My score: 7/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar