Kamis, 22 Mei 2014

[Movie] Divergent (2014)


Divergent
(2014 - Summit/Lionsgate)

Directed by Neil Burger
Screenplay by Evan Daugherty, Vanessa Taylor
Based on the novel by Veronica Roth
Produced by Lucy Fisher, Douglas Wick, Pouya Shabazian
Cast: Shailene Woodley, Theo James, Kate Winslet, Ashley Judd, Tony Goldwyn, Jai Courtney, Zoe Kravitz, Miles Teller, Maggie Q, Ray Stevenson, Ansel Elgort, Mekhi Pheifer, Ben Lloyd-Hughes, Christian Madsen


Salah satu revelation yang gw dapet setelah nonton film ini adalah judulnya ternyata dibaca "dai-ver-jent", hehe. Divergent ini kelihatan sekali ingin mengekor kesuksesan The Hunger Games, adaptasi novel young adult dengan seting dystopian future, dan adanya tokoh utama wanita tangguh. Bukan suuzon atau apa, tapi liat aja, studio/distributornya aja sama. But it's okay, toh ceritanya juga beda 'kan, buat nambah-nambah variasi tontonan aja.

Buat gw apa yang digambarkan Divergent ini mirip-mirip dengan Equilibrium, sebuah masyarakat terisolir yang mencoba membuat tatanan kehidupan baru yang lebih teratur dan damai. Bedanya, Equilibrium orang-orangnya cuma ada dua tipe--yang manut dan yang berontak, sedangkan Divergent lebih macem-macem dan berwarna, tepatnya ada lima--gw nggak apal istilahnya pokoknya ada ilmuwan, hukum, polisi, petani, dan social service. Pada umur tertentu orang-orang harus dites cocok masuk kelompok mana, lalu boleh pilih. Kalau pilihnya beda dari orang tuanya, artinya adalah perpisahan.

Tapi walau udah lima pun tetep aja ada yang nggak bisa masuk, kemudian akhirnya disingkirkan karena dianggap merusak tatanan kehidupan masyarakat yang sudah berjalan baik. Karena tuntutan itu, yang sebenarnya merasa nggak cocok di mana-mana, ada yang jadi gelandangan, ada juga yang pura-pura cocok sama salah satu kelompok. Yang terakhir ini disebut kaum Divergent. Dan, tentu saja karakter utama kita yang bernama Tris (Shailene Woodley) adalah Divergent, tetapi demi kelangsungan hidup, ia masuk kelompok polisi-or-apalah-itu. But of course, nantinya juga ketahuan kalau dia bukan harusnya di situ.

Divergent ini, to my surprise, sangat menarik, khususnya dari set-up lingkungannya, desain visualnya juga oke. Gw juga tertarik dengan perumpamaan tentang pilihan hidup pribadi di sebuah masyarakat yang banyak nuntut. Seperti milih antara IPA, IPS, Bahasa, tapi kadang "saking cool-nya" sebuah sekolah sampe nggak punya jurusan Bahasa jadi pokoknya yang "nggak sanggup" masuk IPA "ditampung" di IPS. Ya mau gimana lagi, harus menyesuaikan diri sampai pada waktunya bisa jadi diri sendiri. Intinya sih gw suka bagian itu. Tapi untuk plotnya, not really sih. Apalagi bagian romance-nya yang...yaelah keenakan banget, walaupun nggak sekacau Twilight sih. Mungkin karena harus membagi antara introduction lingkungan maupun karakternya dengan plot pemburuan kaum Divergent, jalannya film ini jadi sedikit keteter, agak berasa lama gitu.

Tapi overall, gw cukup seneng dan terhibur sama film ini. Selain hal menarik yang gw sebut tadi, gw terhibur sama performance beberapa pemainnya, khususnya Woodley dan Kate Winslet. Soundtrack-nya juga ternyata asik-asik juga. Gw nggak keberatanlah nungguin sekuelnya. But anyway, kenapa penggunaan lampu LED banyak banget ya di film ini?



My score: 7/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar