Sabtu, 01 Februari 2014

[Movie] American Hustle (2013)


American Hustle
(2013 - Panorama Media/Annapurna Pictures/Atlas Entertainment/Columbia Pictures)

Directed by David O. Russell
Written by Eric Warren Singer, David O. Russell
Produced by Charles Roven, Richard Suckle, Megan Ellison, Jonathan Gordon
Cast: Christian Bale, Amy Adams, Bradley Cooper, Jennifer Lawrence, Jeremy Renner, Louis C.K., Alessandro Nivola, Jack Huston, Michael Peña, Shea Wingham, Elisabeth Röhm, Robert De Niro


Era 2010-an sepertinya jadi era kebangkitan David O. Russell, sutradara yang dulu filmnya nggak sampe booming banget dan bahkan sempat berkelahi dengan George Clooney, malah sekarang tiga film terakhirnya jadi unggulan di Oscar: The Fighter, Silver Linings Playbook, dan sekarang American Hustle. Gw suka sama dua film yang disebutkan pertama, karena gw bisa menikmati gaya bercerita Russell yang lincah dan jenaka, serta bisa banget memunculkan performa terbaik dari para aktornya, yang kebanyakan memainkan watak-watak yang unik. Kesuksesan American Hustle pun nggak jauh dari itu, film ini dibintangi bintang-bintang kelas Oscar yang mostly sudah pernah main di filmnya Russell sebelumnya, dan kisahnya pun dibuat lincah dan jenaka tentang intrik tipu-menipu yang sebenarnya cukup ribet.

Kejenakaan film ini dimulai sejak awal ketika film ini diberi keterangan "some of this actually happened", ketimbang "terinspirasi/berdasarkan kisah nyata". Setelah mengulik-ulik internet, yang actually happened dari film ini adalah con-artist (penipu) kelas kakap ditangkap, lalu direkrut FBI untuk menangkap con-artist lain, etapi malah operasinya bergeser jadi menjerat beberapa pejabat negara yang menerima suap. Ini terjadi pada akhir 1970-an sampai awal 1980-an, dan disebut ABSCAM, karena cara menjeratnya adalah pura-puranya ada orang tajir dari Arab yang mau investasi di New Jersey jadi harus "bayar sangu" buat beberapa pejabat biar investasinya lancar. Di luar fakta itu, film ini adalah karang-karangannya si Russell dan penulis Eric Warren Singer untuk menjadikannya lebih ke clash antarkarakter daripada reka ulang sejarah. 

The main key of the film adalah hubungan cinta antara Irving Rosenfeld (Christian Bale) dan Syndey Prosser (Amy Adams) alias Lady Edith yang ngakunya bangsawati dari Inggris. Mereka dipertemukan karena kecocokan luar dalam, menurut mereka sih karena keduanya punya latar belakang yang sama-sama kelam. Mereka pun bersatupadu menjadi tim con-artists yang berkedok sebagai kreditur. Intinya, mereka selalu mesra baik secara pribadi maupun secara "kerjaan", sekalipun Irving tercatat masih suami dari Rosalyn (Jennifer Lawrence), si istri yang aneh yang tahu betul profesi Irving, tapi ya santai aja selama tetep dinafkahi. Kesuksesan kinerja Irving dan Sydney harus dirusak dengan kedatangan agen FBI Richie DiMaso (Bradley Cooper), yang berhasil membongkar kejahatan mereka. Akan tetapi, keduanya kemudian diminta bantuin DiMaso yang ambisius ini buat nangkep con-artist lain. Ngebantuinnya sih bukan masalah, masalahnya adalah hubungan Irving dan Sydney malah makin complicated. Sydney disadarkan bahwa ia tak akan jadi milik Irving selama masih ada Rosalyn, dan pas DiMaso juga punya interest ke Sydney, atau Lady Edith =D, Irving-nya nggak terima. Aneh ya, tapi ya gitu deh. Operasi ini menjadi "ujian cinta" mereka =P.

Well, that's one way to describe the film. Entahlah apakah mengungkapkan "cerita" film ini sudah cukup menggambarkan tentang apa yang ditampilkan oleh American Hustle. Gw rasa memang "cerita" nggak terlalu penting di sini, karena ketimbang memaparkan detail cerita, film ini lebih asyik dengan adegan-adegan ngobrol yang cukup panjang dan ngalor ngidul ketimbang beraksi. Artinya filmnya jelek? Ya nggak. Film ini justru konsisten dengan tujuannya untuk mengutamakan karakter. Itu nggak gampang lho, apalagi karakternya di sini lumayan banyak. Ketimbang penasaran gimana caranya para pejabat korup ditangkep, gw jadi penasaran gimana kalo Sydney ketemu Rosalyn. Ketimbang penasaran apakah para target operasi akan terpedaya, gw lebih penasaran gimana kalo DiMaso tahu Lady Edith itu bukan orang Inggris. Atau apakah Syndey dan Irving akan masih jadian di akhir film. Dengan penampilan apik dari para aktor melontarkan dialog-dialog witty yang jatuhnya jenaka, film ini bikin gw lebih peduli sama karakternya, and I'm fine with that.

Tetapi, itu juga mengandung makna bahwa terkadang gw nggak tahu film ini arahnya mau ke mana. Selain meng-highlight karakternya yang punya keanehan masing-masing, film ini tidak terlalu meng-highlight modus operandi para con-artists dengan perlakuan istimewa. Padahal di tangan sineas lain bagian itu pasti udah dijadikan alat "mengejutkan" penonton dengan twist demi twist. Bagi yang mencari penggarapan "twist" yang bikin kaget, film ini terang aja jadi mbosenin. Yang ada film ini malahan orang nyanyi-nyanyi, nari-nari, berantem, tatanan rambut "stylish" *pada masanya*, belahan dada Amy Adams, dan sebagainya. Kadang gw juga merasakan itu, kesannya filmnya berjalan datar, tetapi gw selalu koreksi perasaan itu setiap muncul para pemain yang berhasil nailed their characters, especially Jennifer Lawrence yang selalu mencuri perhatian dengan peran sebagai perempuan nyablak dan labil. Yup, meski dengan sedikit kekurangan "sesuatu", American Hustle tetap bisa gw nikmati dengan enaknya, terkhusus dari penampilan asik para aktornya, dan juga bunyi-bunyian asik dari lagu-lagu soundtrack-nya. Buat gw sih nggak sempurna, tapi, seperti Kring Kring Olala, teteup asik.




My score: 7,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar