Senin, 22 Juni 2015

[Movie] Jurassic World (2015)


Jurassic World
(2015 - Universal)

Directed by Colin Trevorrow
Screenplay by Rick Jaffa, Amanda Silver, Colin Trevorrow, Derek Connolly
Story by Rick Jaffa, Amanda Silver
Based on the characters created by Michael Crichton
Produced by Frank Marshall, Patrick Crowley
Cast: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Ty Simpkins, Nick Robinson, Vincent D'Onofrio, Irrfan Khan, Omar Sy, Jake Johnson, B.D. Wong, Judy Greer, Lauren Lapkus, Katie McGrath


Gw sebenarnya nggak tahu harus berekspektasi seperti apa sama Jurassic World. Jurassic Park di tahun 1993 itu film besar (dan gw akui bagus walau bukan terfavorit banget), tapi setiap attempt bikin sekuelnya itu selalu agak memble. Mungkin yang bikin agak exciting adalah di film ini, akhirnya taman hiburan dan bonbin makhluk purbanya beroperasi dan dibuka untuk umum...somehow. Terlepas segala yang terjadi di Jurassic Park DAN The Lost World, you know, dinonya lepas dan ngamuk. Yea, gw rasa idenya memang agak dungu, udah tahu dinosaurus tuh gitu ya keukeuh bikin dikloning dan bikin taman hiburannya. Tetapi, mungkin namanya manusia emang nggak pernah belajar, makanya kita sering dengar ungkapan bahwa sejarah seringkali berulang.

Jadi ya begitulah, Jurassic World ini kembali pada premis manusia berusaha bikin apa pun yang ingin dibikin dan ternyata harus menghadapi fakta bahwa tidak semua hal itu ada di bawah kendali manusia. Dari plotnya juga sebenarnya agak mirip dari film-film pendahulu, yaitu para manusia diteror sama hewan-hewan yang buas tapi intinya yang salah manusianya juga. Bahkan kalau dibilang Jurassic World ini macam pengulangan dari Jurassic Park, tapi dalam situasi yang agak berbeda, yaitu ketika park-nya itu benar-benar jadi. 

Nah, itu sih yang buat gw bikin film ini menarik. Film ini ceritanya udah 20 tahun sejak film pertama, dan bahwa sekarang semua orang sudah tahu dinosaurus bisa dihidupkan lagi pake teknologi kloning dan campur gen hewan lain, ke taman itu udah kaya ke Taman Safari pas liburan sekolah aja. Sepertinya semua sudah terbiasa, bahkan lupa bahwa hewan-hewan ini sangat fascinating dan pada titik tertentu, berbahaya. Jadi di film ini ada semacam dua sikap, ada *sedikit* yang masih merasa kagum, tapi lebih banyak yang udahlah biasa aja--dan mungkin, itu juga dua macam sikap penonton sama film ini, hehehe.

Ini semacam mencerminkan filmnya juga sih. Ketika dulu Jurassic Park bikin wow dan terkagum-kagum karena "menghidupkan" dinosaurus dengan teknologi yang sangat canggih (dan masih terlihat canggih sampai sekarang), Jurassic World sudah tidak punya itu lagi, ya karena been there done that, teknologinya juga udah nggak groundbreaking lagi. Lucunya, itu juga dimasukkan dalam ceritanya, sehingga kita sampai pada "masalah utama" film ini, Indominus rex, si dino jenis baru buatan manusia, yang dibuat karena dino-dino yang sudah ada udah terlalu mainstream. Sebuah usaha untuk senantiasa bikin yang lebih karena orang zaman sekarang yang mudah jenuh dan teralihkan. Bangunan ceritanya, menurut gw, kinda brilliant, actually, ngulang tapi tetap relevan dan lancar tersampaikan.

Tapi, yang jadi "bintang" utama dari Jurassic World bukanlah cerita atau karakter atau juga dinonya, tapi nilai entertainment-nya yang luar biasa tinggi. Ketegangan dan keseruan dari aksi dino vs manusia di sini bener-bener digarap dengan intensitas maksimal dan disajikan dalam takaran yang tepat. Tegang dan seru gilak! It's been a while gw ngumpat-ngumpat sampe angkat-angkat kaki gara-gara tahu ada makhluk berbahaya mengintai karakter-karakter yang ada di layar, dan pokoknya semua aksi para dino karnivora yang always mengancam dari blind-spot-nya manusia sekalipun dibilangnya udah "jinak". Dan, yang cukup matters buat gw adalah film ini nggak banyak-banyak adegan malam, tapi tetap berhasil membangun "horor" yang nendang *ini sih sebenarnya karena gwnya aja yang penakut*. Film ini bahkan dengan mulus menyamarkan unsur-unsur berdarahnya dengan classy. Gw berani bilang, kalaupun film ini kurang nilai orisinalitas dan wonder dari Jurassic Park pertama, tapi thrill-nya sangat bisa diadu, banget. Adegan "sepak bola" dan pertarungan klimaksnya juga sangat killer.

In short, Jurassic World dengan mudah jadi salah satu pengalaman nonton bioskop terbaik buat gw tahun ini. Segala predictability plotnya, juga karakter-karakter yang komikal (yang baik dibikin cool, yang jahat dibikin ngeselin) bisa dengan mudah gw lesapkan karena sajian film keseluruhan yang menyenangkan dan seru bingits dan bikin gw mengeluarkan genuine reactions yang jarang gw keluarkan. Menurut gw, ini sangat patut diapresiasi, karena how can you top THE Jurassic Park by THE Steven Spielberg? Film ini menjawabnya dengan sangat baik, sekaligus tetap "sowan" sama film pendahulunya. Mungkin bukan film yang mengoyakkan pikiran sedemikian rupa, tapi yang penting menghibur luar biasa. Kerenlah.




My score: 8/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar