Rabu, 12 Januari 2011

[Movie] The Tourist (2010)


The Tourist
(2010 - Columbia/GK Films)

Directed by Florian Henckel von Donnersmarck
Screenplay by Florian Henckel von Donnersmarck, Christopher McQuarrie, Julian Fellowes
Based on the film "Anthony Zimmer" written by Jérôme Salle
Produced by Gary Barber, Roger Birnbaum, Jonathan Glickman, Tim Headington, Graham King
Cast: Angelina Jolie, Johnny Depp, Paul Bettany, Steven Berkoff, Timothy Dalton, Rufus Sewell


Perlu ditekankan bahwa I have nothing against Johnny Depp, tapi seriously buat gw, ada 2 film high-profile tahun 2010 yang dibintangi sodara tak sekandung Bucek Depp ini, kok jelek semua. Setelah dibuat kesal dengan Alice In Wonderland karena membuat gw menyadari bobroknya pemahaman bahasa Inggris gw, kini The Tourist hadir dengan efek sakit kepala pada gw saking nggak ngerti apa sebenarnya makna dari banyaknya adegan panjang2 dan dipanjang-panjangin...oke mungkin juga karena gw sebelumnya udah nonton 2 film di hari yang sama saat nonton ini ^_^', but anyway, berarti The Tourist ini gagal menjadi film yang dapat menyingkirkan bahaya laten sakit kepala akibat maraton nonton di bioskop. Pertanda buruk.

The Tourist berkisah tentang seorang wanita Inggris bernama Elise (Angelina Jolie) yang dibuntuti pihak kepolisian yang mengincar kekasihnya yg bernama Alexander Pearce yang menghilang selepas nyolong duit dari gembong mafia. Pearce juga dirumorkan sudah operasi plastik (ini penjahat apa artis Korea ya?) agar tidak bisa dikenali pihak2 yg mengincarnya. Berawal di Paris, Elise yg juga tak kunjung bertemu Pearce selama 1-2 tahun belakangan itu mendapat pesan untuk berangkat ke Venesia naik kereta kilat Alta Velocita (don't ask why I know what AV train stands for =.=) , dan tak hanya itu, Elise harus mencari seseorang dengan ciri fisik mirip Pearce agar mengelabui orang2 yang membuntutinya. Elise pun nurut, dan pria kurang beruntung (or not) itu adalah seorang guru matematika asal Amerika bernama Frank Tupello (Johnny Depp). Rupanya kebersamaan Elise dan Frank tak berakhir setelah turun kereta, tapi sampe hotel *cieee suit suit*, bahkan sampe kejar-kejaran sama pihak mafia yang uangnya dicuri Pearce. Dapatkah mereka lolos? Dan apakah Elise dapat bertemu sang kekasih di kota air nan romantis ini? Lalu bagaimana dengan benih2 asmara yang berkecambah (tauge kali) di antara Elise dan Frank?

Film ini diawali dengan perkenalan yang baik, bagian intip-mengintip dan kuntit-menguntit nya cukup oke, Jolie dan Depp diperlakukan dengan fair untuk memaksimalkan kerupawanan dan kerupawatian mereka, tapi sisanya murni menjemukan! Seperti gw singgung di awal, lammmaa nya bikin pusing. Tapi yang bikin lebih senewen adalah bahwa film ini digarap oleh orang2 yang ada tag "Oscar" di nama mereka. Ada nama Julian Fellowes di penulis naskah, yang menang Oscar lewat salah satu film kesukaan gw Gosford Park. Lalu sutradara dan salah satu penulisnya Florian Henckel von Donnersmarck adalah pemilik film Jerman pemenang Oscar, The Lives of Others, plus Jolie dan Depp yang pemenang dan atau nomine ganda piala Oscar. Tetapi apa lacur *horee muncul lagi kata2 ini*, semua itu terasa sia-sia, tercermin lewat hasil akhir The Tourist yang canggung dimana-mana, sunyi, dan unsur romansa yang harusnya kental tapi nyatanya nol besar. Walau sebenarnya gw berusaha memaklumi betapa slow-nya laju film ini (gw pikir, "oh, mungkin gaya sutradaranya emang kayak gini"), eeeh, satu titik membuat tekad gw bulat untuk tidak suka film ini, yaitu ketika Frank ditinggal di bandara dan dia bergumam "but I'm in love with you.."....tetooottt, salah banget adegan ini.

Kesempurnaan wajah Depp, kecantikan ganjil Jolie, keeksotisan Venesia, serta adegan2 pengintaian yang cukup berhasil dan dialog2 yang sebenarnya lucu2 akhirnya tidak bisa menyelamatkan lesunya film ini. The Tourist dari premisnya punya potensi jadi tontonan asyik dan menyenangkan seandainya para pembuatnya, mungkin terutama sutradaranya punya selera humor yang lebih universal (Steven Soderbergh bisa tuh bikin Ocean's 12 jadi cukup menyenangkan), alih-alih jatuhnya film ini agak kehilangan arah maunya kemana. Komedi ya nggak juga, aksi kejar-kejarannya nggak berasa, percintaan juga gagal, makin lengkap dengan menampilkan adegan2 berefek nanggung atau berkesan basi. Ada sedikit twist di ujung2 tapi halah nggak cukup untuk membayar kebetean gw sepanjang nonton, wong eksekusinya biasa banget gitu. Oh well, lagi2 uang berbicara. Nama Jolie dan Depp pasti tetap menarik orang banyak untuk nonton film nggak penting ini, biarpun mereka berdua jauh dari kata serasi di atas layar. Sorry.



My score: 5/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar