Rabu, 15 Desember 2010

[Album] Hata Motohiro - Documentary



秦 基博 Hata Motohiro – Documentary
(2010 – Augusta/Ariola Japan/Sony Music Japan)

Tracklist:
1. ドキュメンタリー Documentary
2. アイ Ai
3. SEA
4. oppo
5. 猿みたいにキスをする Sarumitai ni Kiss wo Suru
6. Halation
7. 透明だった世界 Toumei Datta Sekai
8. 今日もきっと Kyou mo Kitto
9. パレードパレード Parade Parade
10. 朝が来る前に Asa ga Kuru Mae ni
11. Selva
12. アゼリアと放課後 Azalea to Houkago
13. メトロ・フィルム Metro Film (Album ver.)


Berselang hampir dua tahun—cukup lama untuk ukuran artis rekaman Jepang—sejak album ALRIGHT yg reviewnya jadi postingan review pertama blog Ajirenji ini =), singer-songwriter Hata Motohiro meluncurkan album ketiganya, Documentary. Sedikit mengingatkan bahwa, walaupun tidak termasuk terkenal banget ataupun berpenampilan keren, Hata Motohiro so far adalah artis solo Jepang lelaki terfavorit gw, terutama karena suaranya yang bagus berkarakter, nggak kayak “suara orang Jepang” kebanyakan yg terbiasa nyanyi dengan merapatkan-pangkal-lidah-dan-langit2-mulut, namun lebih dari itu lagunya dia juga enak2 diringi gitar akustiknya itu. Mini album Bokura wo Tsunagu Mono, lalu dilanjutkan full album contrast dan ALRIGHT adalah bukti dari pernyataan gw barusan. Tentu gw berharap cukup tinggi sama album ketiga ini.

Single2 yang diluncurkan sebelum album ini pun turut mendukung harapan gw itu. Ada lagu ballad nan nusuk “Asa ga Kuru Mae ni” dan “Ai” yang bisa dibilang masuk jajaran karya terbaik Hata, lalu “Halation” yang dibuat megah namun hangat, juga ada “Metro Film” yang cukup unik aransemennya dengan dentingan triangle pada durasi awal lagu. Mungkin lagu “Toumei Datta Sekai” yang berusaha dibuat semangat agak nge-rock (untuk lagu pembuka kesekian anime Naruto Shippuuden) agak menurunkan ekspektasi karena kayak kurang cocok dengan karakter Hata, tapi secara umum seharusnya Documentary jadi karya yang patut dinanti. But, is it?

Menurut gw, siapapun yang menyukai Hata Motohiro dan menikmati karya2 sebelumnya, Documentary cukup aman didengarkan. Karakter musik dan lagunya masih terjaga, namun dibilang pengulangan banget juga nggak. Sebenarnya ada sih hal baru yang paling keliatan dicoba di album ini, namun justru mnurut gw agak ganggu. Lagu “SEA” sepertinya dimaksudkan sebagai lagu yang menyemangati saat liburan atau gimana, but didn’t quite work. “Sarumitai ni Kiss wo Suru” yang agak slow dengan dominasi gitar akustik dan loop elektronik plus hiasan vokal wanita yang manis, sebenarnya bisa jadi lagu highlight album ini seandainya saja dihilangkan bagian rapnya (oleh vokal tamu), ganggu pisan >.<.

Akan tetapi meskipun ada bagian yang ganggu, harus gw akui bahwa keseluruhan album Documentary sama sekali nggak menjemukan. Track demi track masih bisa dinikmati dan grafik iramanya pas, dari slow, medium dan fast (?) ditata seimbang. Segi aransemennya pun tidak mengecewakan dalam membalut lagu2 pop kalem ala Hata, malah lebih meriah karena banyak memakai instrumen2 yang belum pernah digunakan Hata di album2 sebelumnya. Track pertama “Documentary” menjadi pembuka yang menjanjikan dengan aransemen yang asik (agak bluesy sedikit) plus pamer kekuatan vokal Hata (mantaph), yang dengan brilian disambung “Ai” yang menurut gw—secara rekaman—merupakan performa vokal terbaik Hata. Dua lagu ini adalah highlight album ini berbarengan dengan “Halation”, “Kyou Mo Kitto” yang berirama medium nan catchy, “Asa ga Kuru Mae ni”, seta “Metro Film” yg menutup album ini dengan kelegaan. “oppo” dan “Azalea to Houkago” pun masih enak didengar meski dari segi (melodi) lagunya agak biasa aja dan mudah terlupakan. Sedangkan “Parade Parade” dan “Selva” perlu dicatat karena intronya lucu2 =).

Ya, lagi-lagi meski ada bagian yang ganggu atau sekadar kurang istimewa, lagu2 di Documentary masih ketolong sama aransemen yang bagus2 dan vokal Hata yang tetap istimewa. Jadi overall gw nggak akan melempar album ini ke rak paling ujung belakang, sebaliknya gw pasti akan masih memutarnya beberapa kali karena Documentary memang masih terbilang enjoyable. Bukan album terbaiknya Hata Motohiro (predikat masih dipegang album perdana, contrast), namun nggak bakal menghancurkan karirnya ataupun menimbulkan benih benci di hati penggemarnya *cieileeeh*. Lanjutkan!



My score: 7,5/10


基博 Hata Motohiro

Previews courtesy of YouTube

朝が来る前に Asa ga Kuru Mae ni



Halation


アイ Ai



透明だった世界 Toumei Datta Sekai



メトロ・フィルム Metro Film

2 komentar:

  1. Belum beli albumnya :'(.
    Aku cuma punya lagu Ai & Asa Ga Kuru Mae Ni (dapat unduh pula, huks), sedangkan Toumei Datta Sekai kurang "memorable". Sepertinya belum ada yang bisa menandingi Niji ga Kieta hi :).
    Kalau yang Best of Green Mind itu kumpulan terbaiknya Hata Motohiro, ya?

    BalasHapus
  2. @rafael: ho, saya malah paling suka Uroko dari album contrast.
    Best of Green Mind itu album live, agak mahal karena 2 disc, jadi males beli *hehehe* =)

    BalasHapus