Sabtu, 21 Agustus 2010

My Top 25 Indonesian Songs of the 2000's

Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-65 *udah lewat woy!*, rasanya enak aja untuk gw menggelar daftar lagu pilihan gw untuk dekade 2000-2009, khususnya untuk lagu Indonesia, setelah beberapa bulan lalu gw juga posting untuk yang lagu2 Jepang. Dekade ini mungkin adalah dekade yang cukup cerah bagi blantika musik Indonesia, karena begitu banyak karya yang dihasilkan oleh begitu banyak artis, kuantitasnya luar biasa. Kualitas, well tidak sepesat kuantitasnya, apalagi kalo bukan gara2 banyak artis yang baik konsep performa maupun warna (bahkan sampe cara main) musiknya mirip2. Tapi baiklah, terlepas dari itu, setidaknya dalam dekade ini pula musik (pop) Indonesia benar2 jadi raja di negeri sendiri (bagaimanapun caranya, hehe), melebihi musik2 impor, itu sebuah langkah awal yang baik.

Setelah mencoba mengingat-ingat, gw berhasil menyenarai 25 lagu Indonesia yang diterbitkan sepanjang tahun 2000-2009 yang paling berkesan, lalu gw urutkan berdasarkan penilaian ngasal: terbaik dari yang favorit *bingung kan?*. Gw berusaha terbuka terhadap kriteria “favorit”, untungnya gw gak terlalu fanatik sama artis tertentu, tapi tetep aja, yang kata orang bagus tapi gw gak suka, ya gak gw masukin. Makanya jangan heran kalo karya Slank atau Gigi atau Kahitna bahkan Agnes Monica absen, karena mnurut gw sepanjang dekade kmaren karya2 mereka belum begitu membekas di gw. Jangan tanya juga soal Peterpan, Ungu, ST12, Kangen, atau T2 (=.="), karena sejak awal gw emang nggak suka *there I said it*.


Sedikit keterangan, gw membuat kriteria yang masuk daftar, satu artis satu lagu saja, dan dengan terpaksa gw hanya memasukkan lagu2 yang setidaknya dominan berbahasa Indonesia, jadi mohon maap ya buat Mocca dan Endah N Rhesa (T-T <- sedih karena peraturan yang dibikin sendiri, mulai gila).


Daann…..inilah 25 lagu Indonesia pilihan gw untuk periode 2000-an:



25. Hapus Aku – Nidji (2006)


24. Semua Tak Sama – Padi (2001)

23. Roman Picisan – Dewa (2000)


22. Ruang Rindu – Letto (2005)


21. Menjaga Hati – Yovie & NuNO (2007)

20. Januari – Glenn Fredly (2002)

*dari sekian banyak lagu patah hati Glenn Fredly (yang diduga terinspirasi dari 1 orang yang sama =P), ini yang paling nendang buat gw.


19. 3 Hari Untuk Selamanya – Float (2007)


18. Aku Rela – Naif (2002)

17. Berharap Tak Berpisah – Reza (2002)

16. Seberapa Pantas – Sheila On 7 (2002)

*saya generasi yang tumbuh mengidolakan SO7, jadi inget jaman nge-band SMP (curhat)


15. Pandangan Pertama – RAN (2007)


14. Saat Kau Tak Di Sini – Jikustik (2000)

13. 50 Tahun Lagi – Warna (2006)

12. Dangdut Is The Music Of My Country – Project Pop (2003)

*salah satu anthem persatuan yang pantas jadi lagu wajib nasional (lebay ah)


11. Takkan Terganti – Dea Mirella (2001)

*lagu yang dalam 10 tahun sudah di-cover at least 2 kali oleh Kahitna dan Marcell, memang salah satu masterpiece Yovie Widianto.



10 teratas ada previewnya, lumayan buat nostalgia hehe

10. Menjemput Impian – KLa Project (2000)

Salah satu “karya emas terakhir” KLa Project sebelum mereka kayak kehabisan tenaga di kemudian hari hingga sekarang. Tapi tetap sebuah lagu yang cantik baik dari segi lirik, melodi dan aransemen.






9. Terdiam – MALIQ & D’ESSENTIALS (2005)

Salah satu band yang berani membawa warna musik yang berbeda, “Terdiam” adalah lagu debut yang bisa membuat orang2 yang mendengarkan terdiam: emang mereka keren *jempol*





8. Sabtu Minggu – Sandy (2005)

Simply the sweetest love song of the decade, agree?






7. Senandung Maaf – White Shoes and The Couples Company (2005)

Lagu yang memegang teguh prinsip ke-vintage-an, baik dari musik, warna vokal, dandanan (kayak foto2 nyokap gw pas muda), gestur dan gerak, bahkan liriknya pun sangat “evergreen hits”, in a very good way.






6. Selalu Denganmu – Tompi (2005)

Tenang, santai, manis, berbobot, nggak kacangan, kurang apalagi? Oh, Tompi adalah salah satu artis pria terbaik dan paling berkarakter generasi sekarang, indeed.






5. Kuat Kita Bersinar – Superman Is Dead (2009)

Satu2nya karya Superman Is Dead yang gw suka, dan gw suka banget. Lagu berpesan positif yang penting juga asik sekaligus.
(Preview-nya audio only ya)





4. Kenakalan Remaja Di Era Informatika – Efek Rumah Kaca (2008)

Mengandung kebenaran dari kenyataan, kena tepat sasaran tanpa harus vulgar, kritik yang sama sekali tidak ofensif. Beautifully written. Gak ada yang bisa selain Efek Rumah Kaca.






3. Selebihnya Dusta – Tere (2003)

Lagu ini underrated sekali mnurut gw. Lagunya bagus dan asik, catchy, aransemennya nggak standar, dan gw masih suka sampe sekarang, bahkan ketika si penyanyi udah jadi anggota MPR sekalipun, hehe.






2. Luka Lama – Cokelat (2001)

Mnurut gw pribadi, Cokelat hanya bagus di album keduanya “Rasa Baru”, dan lagu ini adalah lagu terbaik mereka. Ringkas dan pasti terngiang-ngiang, warna rock nya nggak maksa. Very very good song.






1. Hampa – Ari Lasso (2003)

Ari Lasso adalah contoh yang benar-benar langka di blantika musik Indonesia. Setelah “dipecat” dari band besar, bandnya tetap besar, begitu juga Ari sebagai artis solo. Lagu2nya nggak ada yang berkualitas buruk sekaligus nggak ada yang nggak disukai, bahkan sampe sekarang. However, “Hampa” bagi gw adalah karyanya yang exceptional. Simpel, namun begitu membekas. Salah satu lagu Indonesia terbaik yang pernah dibuat *kali ini nggak lebay, dari hati bener*.






Aneh, gak ada rilisan 2004 *bingung*. Apakah favoritmu ada di daftar ini?
Maju terus musik Indonesia!

16 komentar:

  1. Sebelumnya, salam kenal & salam merdeka, Pak Ajirenji (Ajikan?) :)

    Ikutan sharing, semoga berkenan :)

    Versi saya:

    1. Saras Dewi - Lembayung Bali
    Alasannya sederhana, sesederhana memandang senja. Tenang, lenak, indah & nglangut. Berpadu suara khas Saras Dewi, denting piano & kristal dan sesi string yang teduh, serta lirik selembut angin, menjadikan Lembayung Bali balada yang sangat berkesan. Menawan.

    2. Chrisye - Di Bawah Sinar Bulan Purnama
    Saat album Dekade mengorbit lagu Kangen, Kisah Kasih di Sekolah dan Seperti yang Kau Pinta sebagai nomor andalan, saya justru terjebak dalam nuansa sepi dilagu Di Bawah Sinar Bulan Purnama ini. Lagu (keroncong) klasik Pak Maladi ini berhasil diramu Chrisye dengan apik dan -- memesona.

    3. Katon Bagaskara - Jogja, Cinta Tanpa Akhir
    Lagu Jogja Cinta Tanpa Akhir dibuat dalam dua varian (versi original dan versi bahasa Inggris). Dibuka dengan suara pesinden dan gamelan, serta musik melankolis dan suara khas Katon, lagu ini menjadi tembang wajib bagi mereka yang rindu kampung halaman :). "Janganlah dulu waktu berlalu / biar kureguk pesonamu / lalu melepas beban di dada / kala susuri kota. / setiap waktu kini berpadu / pada kenangan tak berlalu / segenap rasa dariku terus mengalir / cinta tanpa akhir untuk Jogja "

    4. KLa Project - Menjemput Impian

    5. PadI - Kasih Tak Sampai
    Entah apa yang ada di kepala Piyu saat menciptakan lagu ini, saya kira, Kasih Tak Sampai merupakan nomor klasik PadI yang terus membekas dan, bahkan, sulit dinyanyikan oleh penyanyi manapun tanpa bayang-bayang versi aslinya.

    6. Jamrud - Selamat Ulang Tahun
    Lagu ini mendadak jadi anthem wajib saat ada teman yang berulang tahun :)

    7. Nidji - Angel

    8. Ari Lasso - Kedamaian Hati
    Banyak hits Ari Lasso yang "jauh lebih terkenal" dari Kedamaian Hati, tapi, lagu inilah yang paling membekas di benak :)

    9. Nugie - Lentera Jiwa

    10. Jikustik - Puisi

    Daftarnya masih acak, masih 10 top, bukan top 10 :).

    Boleh kan dipinjam idenya :)
    ?

    BalasHapus
  2. @Rafael, thanx for sharing. Saya juga suka Lembayung Bali =), penyanyinya pernah jadi dosen pengganti waktu saya kuliah *yah curhat, hehe*

    BalasHapus
  3. Setuju, Luka Lama adalah lagu terbaiknya Cokelat. susah buat lupain lagu yang satu ini =)

    BalasHapus
  4. chek bebi check lagu favorit saya cuma Senandung Maaf – White Shoes and The Couples Company (2005)
    ..kenapa tidak ada agnes monica????
    dygta juga???????hahahhahahahahha

    BalasHapus
  5. @CineTariz, ho-oh, ayo sama-sama: "kiiiiniiii...." =D

    @delupher, gelombang nestapa kuharap sirna =). Like I said, lagu2 nya AgMon buat saya belum se-berkesan 25 lagu yg ada di-list ini, mohon maaf *mundur teratur dengan langkah kaki 'tak ada logika'*

    BalasHapus
  6. Nggak semua nya sich cocok ama lagu-lagu pilihan saya, lagu pilihan kita pada nomor 1 ternyata sama! Yeah Saya juga benar-benar suka banget ama lagu 'Hampa' nya Ari Lasso. Lirik dan musiknya kuat dan dalem banget

    BalasHapus
  7. sangat stuju kalo Cokelat hanya bagus di album ke 2, rasa baru.
    trus lagi, dea mirella's takkan terganti. emang lagu itu nancep banget, jaman2 gw smp. masih inget juga kan ada sinetronnya (maksudnya lagu ini jadi sontrek sinetron) di transtipi, yang maen corneliaa aghata :(
    kaget juga ya ada warna's 50 tahun lagi :)

    BalasHapus
  8. januari nya glenn keren tuh..jaman2 gw smp weka weka weka

    BalasHapus
  9. pas liat posisi 10-20an,mau nambahin ari laso with hampa...ternyata eh ternyata...hampa ada di nomer 1...manteb dah gan

    ga ada mati nya itu lagu galau sepanjang masa

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes setuju.
      makanya lain kali sabar ya =)

      Hapus
  10. kalo dangdut jaman dulu gmn bang? favoritnya apaan? kalo gue sih wulan merindu sama jatuh bangun hahaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau dangdut dulu lumayan sering denger tpi jarang yang membekas...palingan "RT 5/RW 3" dan "Mabuk dan Judi" hehehe

      Hapus
  11. Jikustik SKTD dan Kla Project pernah berminggu-minggu di puncak tangga lagu radio di kota saya

    BalasHapus
  12. Ruth sahanaya memory... Oh tuhan... Video klip nya bikin saya mau kembaliii ke jaman kecil.. Ketika orang tua saya masih bareng ;) krisdayanti mencintai mu juga eternal loh.. Dan bunga kasih jangan kau pergi, air dengan bintang nya... Oh gosh bring that old memories.. Thx anyway

    BalasHapus