Jumat, 24 Februari 2017

Tebak-Tebakan Pemenang The 89th Oscars


Hello. It's me. Hampir tiba di hari yang telah jadi hari penting bagi penggemar film selama hampir sembilan dekade, Piala Oscar, yang dihelat pada 26 Februari 2017 waktu sono, atau 27 Februari pagi waktu sini. Sebagai orang yang suka ngikut arus, tentu saja gw akan membuat tebakan siapa saja yang akan membawa pulang piala di semua kategori, seperti yang gw lakukan setiap tahun. Dan tidak jauh berubah dengan tahun-tahun sebelumnya, modal gw dalam menebak hanya sekadar baca-baca serta rujukan penghargaan-penghargaan pra-Oscar. Ini berhubung gw belum berkesempatan menonton semua film yang masuk nominasi, dan menurut gw agak gak guna kalau gw memasukkan penilaian pribadi gw semacam "who should win" karena siape gue ngatur-ngatur award orang.

Sebenarnya gw masih terbawa suasana setelah tahun lalu gw berhasil menebak 19 dari 24 kategori dengan benar. Entah gw bisa menyamai atau melebihi rekor tersebut. Tapi, yah, nikmati saja dulu. Untuk yang belum tahu, nominasinya bisa dilihat di sini, dan berikut adalah tebakan gw untuk pemenang The 89th Oscars.



best picture
Bukan hanya karena gw cinta film ini, tapi hampir semua award penting pra-Oscar juga mengarah ke sana. Film ini menang di PGA (Producers Guild of America) Awards, DGA (Directors Guild of America) Awards, juga asosiasi editor, suara, musik, kostum, desain produksi, bahkan raih Best Film di British Academy Film Awards (BAFTA). Yang ini kayaknya udah sure thing.



directing
LA LA LAND
Dari tahun ke tahun rumusnya sama: pemenang DGA Award=pemenang Oscar.



actor in a leading role
Casey Affleck, MANCHESTER BY THE SEA
Kategori ini termasuk yang masih bimbang karena versinya beda-beda. The younger Affleck ini lumayan jadi unggulan sejak akhir tahun lalu sebelum tiba-tiba ada Denzel Washington di film Fences menang di SAG (Screen Actors Guild) Award, dan agak mengubah peta probabilitas kategori ini. Tetapi, sebagaimana trik yang kadang berhasil tahun-tahun lalu dalam menebak kategori akting, when in doubt, tengoklah BAFTA--karena tak sedikit aktor anggota BAFTA yang orang Inggris itu juga jadi anggota Academy. Maka tebakan gw akan tetap di Affleck.



actress in a leading role
Emma Stone, LA LA LAND
Secara matematis ini udah sure thing, yaitu menang SAG dan BAFTA. Saingan terberatnya mungkin aktris kawakan Prancis, Isabelle Huppert di film Elle, tapi gw cari amannya aja deh.



actor in a supporting role
Mahershala Ali, MOONLIGHT
Lagi-lagi tahun ini kategori ini yang paling bikin stress nebaknya. Media Hollywood mengesankan Ali adalah kontender pasti, menang di SAG pula. Tetapi, BAFTA lebih memilih Dev Patel di film Lion ketimbang Ali, tapi komposisi nominasi di Oscar lebih mirip SAG. Puyenglah. Tetapi berhubung film Moonlight itu politiknya kuat banget (banngggetttt) di media karena perkara diversity, bisa jadi kemenangan yang tembus ada di sini.

pleasant surprise: ngomong-ngomong diversity, Dev Patel di LION juga termasuk dong, orang Inggris berdarah India main jadi orang Australia. Dan gw rasa gak ada salahnya talenta aktingnya divalidasi sekarang.



actress in a supporting role
Viola Davis, FENCES
Kategori paling gampang ditebak karena semua, SEMUA piala di manapun dimenangkan sama ibu ini. It's about time.



animated feature film
Dengan absennya Pixar, film Disney ini paling berpeluang meraih Oscar, dan mungkin kemenangan yang lebih layak ketimbang Big Hero 6 dua tahun lalu *ditimpuk*

pleasant surprise: KUBO AND THE TWO STRINGS mungkin nggak terkenal tapi film ini indah sekali, alangkah girangnya daku bila film ini bisa merebut Oscar.



cinematography
LA LA LAND
Ooookay...kategori ini juga tricky karena dari tahun ke tahun kategori ini termasuk paling nggak sinkron dengan penghargaan pra-Oscar-nya--kali ini asosiasi sinematografi Amerika (American Society of Cinematographers) memilih Lion tapi sepertinya pengaruh mereka di Academy nggak terlalu besar. La La Land gw rasa jadi pilihan teraman karena melihat kecenderungan film ini kedapatan pujian dari segi teknis visual selama ini.

pleasant surprise: SILENCE, karena seru aja film yang dapat satu nominasi terus menang, hehe.



costume design
JACKIE
Ini mungkin wildest guess gw (selain nanti di kategori non-fiksi/non-bioskop), karena pemenang di kategori ini kayak nggak ada yang sepakat. BAFTA memilih Jackie, sementara asosiasi penata kostum Amerika (Costume Designers Guild) menangkan La La Land di kategori kontemporer, Doctor Strange di kategori fantasi, dan Hidden Figures di kategori sejarah. Doctor Strange dan Hidden Figures nggak masuk nominasi Oscar, maka La La Land dan Jackie jadi pilihan yang paling memungkinkan. Dan entah kenapa insting gw agak mengarah ke Jackie, berhubung Academy selama ini lebih condong pilih kostum fantastikal atau sejarah. So yeah, kalau bener ya untung, kalau salah ya maaf.

pleasant surprise: LA LA LAND, meski nggak over the top tapi sangat menjelaskan tentang karakter dan dunia mereka.



film editing
LA LA LAND
Kategori ini sering sinkron dengan Best Picture, plus editing dari film yang berkaitan dengan musik sering dapat perhatian dari Academy, jadi ini pilihan teraman.

pleasant surprise: ARRIVAL, karena bikin konsep yang agak rumit jadi enak diikutin.



makeup and hairstyling
This is tough, karena nominenya sama kuat dan kategori ini seringkali pemenangnya random. Kalau dijejerin pun, Suicide Squad, Star Trek Beyond, dan A Man Called Ove (film Swedia) ini terlihat sama-sama effort-nya berat. Tetapi, kalau dijejerin juga buat gw Sucide Squad terlihat "paling berat" karena banyak variasinya dan semuanya dalam porsi utama. Tapi ya ngga tahu jugalah. Walau terdengar seperti hanya pengulangan kemenangan Star Trek (2009) di tahun 2010, Star Trek Beyond juga punya peluang menang bila berasumsi para anggota Academy lebih familier sama brand Star Trek ketimbang Suicide Squad apalagi A Man Called Ove yang nontonnya musti pakai subtitel.

pleasant surprise: SUICIDE SQUAD karena akan menyenangkan melihat para pembenci film ini mencak-mencak bahwa film yang mereka benci menang Oscar =D.



original score
LA LA LAND
Rasanya nggak ada yang bisa escape dari musiknya La La Land.

pleasant surprise: LION punya theme yang cantik dan berperan besar dalam bagian-bagian minim dialog. 



original song
"City of Stars", LA LA LAND
Ini menebak atas azas popularitas aja, lagu ini jadi identitas filmnya yang diputar di trailer dan klip-klip adegan untuk promosi. 

pleasant surprise: ya LA LA LAND juga sih, haha. Gw juga akan senang bila "Audition (The Fool Who Dreams)" menang karena message-nya yang lebih straightforward.



production design
LA LA LAND
Gw termasuk suka dengan nominasi kategori ini--walau belum nonton Hail, Caesar! sih, karena masing-masing punya konsep visual yang berkarakter. Lagi-lagi pilihan teraman adalah La La Land karena juga menang di asosiasi desainer produksi a.k.a. tata artistik (Art Directors Guild) kategori kontemporer, dan akan sinkron dengan Best Picture.



sound editing
HACKSAW RIDGE
Kategori ini biasanya dimenangkan oleh film-film laga, perang, atau fantasi, berhubung pengertiannya adalah "perancang suara"--semacam membuat suara baru untuk benda-benda atau gerakan yang ada di cerita/layar. But, gw rasa juga sebagian besar anggota Academy nggak ngeh juga sama pengertiannya jadi bakal memilih yang suaranya paling "berasa" aja, dan tampaknya akan jatuh ke Hacksaw Ridge. Dan if it matters, film ini juga menang di asosiasi sound editors (Motion Pictures Sound Editors)



sound mixing
LA LA LAND
Kategori ini untuk hasil akhir suara yang kita dengar di bioskop--keseimbangan suara, dialog, musik, dll dan keterkaitannya dengan cerita dan filmnya. Again, gw rasa sebagian besar anggota Academy akan lebih berpikir simpel dan milih film yang paling "berasa" ada suaranya aja daripada pusing =D. Hacksaw Ridge termasuk berpeluang di kategori ini, tapi ada kecenderungan bahwa film yang berkaitan erat dengan musik sering diprioritaskan kategori ini (contoh Chicago, Dreamgirls, Ray, Les Misérables, Whiplash), jadi La La Land akan jadi natural successor. Oh, ditambah dia juga menang di asosiasi penata suara (Cinema Audio Society).



visual effects
Gw agak tersentak tahun lalu ketika pemenang kategori ini adalah film kecil non-blockbuster, Ex-Machina ketimbang Star Wars: The Force Awakens atau Mad Max: Fury Road, sehingga tahun ini gw perlu hati-hati dalam menebak kategori ini. Or not. Semua kalau udah nonton The Jungle Book pasti tahulah ini film nggak ada lawan.

pleasant surprise: Tapi kalau KUBO AND THE TWO STRINGS menang lucu juga sih, hehe.



adapted screenplay
MOONLIGHT
Tekanan politik bahwa film tentang pria kulit hitam homoseksual dari broken home ini harus menang penghargaan besar kayaknya bakal tembus di sini selain di Supporting Actor. Itu aja sih alasannya.


pleasant surprise: ARRIVAL yang elegan atau HIDDEN FIGURES yang tengah sukses di box office juga akan bisa gw terima jika menang.



original screenplay
MANCHESTER BY THE SEA
Meski biasanya dibikin sinkron dengan Best Picture, yang gw baca-baca film La La Land kurang difavoritkan di segi skenario di sana, berbeda jauh dengan Manchester by the Sea. Tapi gw kembali bimbang karena popularitas La La Land agak tak terbendung sehingga kemungkinan anggota Academy akan cenderung memilih film yang sama dengan pilihan Best Picture mereka--yang gw asumsikan di atas akan banyak pilih La La Land. Gw agak terbelah di sini, jadi dengan semangat fifty-fifty gw akan tebak Manchester by the Sea.

pleasant surprise: ya gw akan senang jika LA LA LAND yang menanglah =P.



foreign language film
THE SALESMAN (Iran)
Berhubung tema film-film nominenya nggak ada soal holocaust, jadi agak bingung nebaknya. Film komedi drama Toni Erdmann (Jerman) termasuk populer di kancah festival Eropa--bahkan sudah akan dibuat remake-nya di Hollywood, tapi durasinya yang 2 jam 40 menit mungkin akan berat bagi opa-opa anggota Academy. Durasi paling ringkas itu 90 menit film Land of Mine (Denmark) soal Perang Dunia II, tapi film Tanna (Australia berlatar suku-suku di kepulauan Vanuatu) dan komedi A Man Called Ove (Swedia) juga nggak beda jauh di bawah dua jam. Atas nama politik, mungkin pilihan jatuh kepada The Salesman, yang cukup terimbas kebijakam terkait imigrasi di bawah pemerintahan presiden baru AS, Donald Trump, yang bikin perwakilan filmnya yang dari Iran nggak bisa hadir di Oscar, dan pemberitaannya cukup santer. Tapi, seriously, peluang semua film ini tergolong sama, gw udah siap kalau salah.



documentary feature
13th
O.J.: Made in America salah satu dokumenter terpopuler di Amerika sana tahun lalu, dan berdasarkan sebuah peristiwa hukum terkenal era 1990an, yaitu atlet American football, O.J. Simpson yang didakwa membunuh istrinya. Ditambah kemenangan di PGA dan DGA, kemungkinan besar film ini juga akan dapat Oscar...Tapiii....film itu puanjang banget durasinya, total hampir 8 jam (!), dan gw ragu anggota Academy sanggup menilai film tersebut dan memilihnya jadi pemenang--sebagaimana gw sering berasumsi bahwa film dokumenter yang katanya bagus sekalipun nggak akan guna kalau bikin ngantuk voters yang kebanyakan opa-opa =P. Maka, wild guess gw condong ke film populer satunya, sama-sama singgung tentang isu ras dan relevan dengan Amerika saat ini, dan durasinya di bawah 2 jam, 13th.



documentary short
JOE'S VIOLIN
Kalau ada soal holocaust, tebaklah yang itu. I could be wrong, melihat nomine lain ada yang membahas perang Suriah, pengungsi, dan layanan kesehatan, but we all know Academy have a soft spot about holocaust.



animated short film
PIPER
Film pendek Pixar yang dibundel di depan Finding Dory, dan kayaknya itu memperbesar kemungkinannya menang Oscar.



live-action short film
TIMECODE
Kategori ini bisa aja dilewatin dengan asal tebak, tapi gw tetap tertarik lihat sinopsis para nominenya yang ternyata keren-keren. Yang paling menarik perhatian gw adalah kisah dua orang satpam beda shift yang jadi akrab dengan komunikasi lewat kamera CCTV, jadi gw tebak ini aja, heuheu.



Jadi demikianlah tebakan gw tahun ini. Kini tinggal menantikan seberapa banyak tebakan gw tepat pada acara penganugerahannya, Senin, 27 Februari 2017 jam 7 pagi WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar