Selasa, 12 Januari 2016

[Movie] Life (2015)


Life
(2015 - See-Saw Films)

Directed by Anton Corbijn
Screenplay by Luke Davies
Produced by Iain Canning, Emile Sherman, Christina Piovesan, Benito Mueller, Wolfgang Mueller
Cast: Robert Pattinson, Dane DeHaan, Joel Edgerton, Ben Kingsley, Alessandra Mastronardi, Kristian Bruun, Stella Schnabel, Jack Fulton


Life adalah sebuah film kecil dengan judul sangat tidak kreatif dan beberapa nama besar yang ingin dijual, walaupun besarnya tidak dalam lingkup global sih. Ada nama Robert Pattinson *seketika langsung terdengar teriakan para penggemari Twilight*, Dane DeHaan yang belakangan makin sering dapat proyek high profile, lalu sutradara Eropah nan artsy Anton Corbijn, dan tentu saja sosok mendiang James Dean yang sekali lagi hendak diabadikan di layar lebar. Film ini menyorot proses pemotretan Dean  oleh fotografer Dennis Stock di sekitar tahun 1955, sesaat sebelum film-filmnya meledak di pasaran. Foto-foto ini nanti jadi gambaran ikonik dari Dean di luar film-filmnya yang hanya ada tiga judul itu.

So, dari konsepnya aja udah kebayang dong kalo film ini isinya ya cuma ngobrol doang. Karena pemotretan di sini bukan tipe-tipe yang elaborate dan oh-so-glamorous macam zaman sekarang. Berhubung James Dean (Dane DeHaan yang sangat tidak mirip sosok dengan aslinya) orangnya juga begajulan, maka Dennis (Robert Pattinson) pun harus agak berjuang mencari momen foto terbaik sembari berusaha nggak ketinggalan deadline dari majalah Life yang akan memuatnya *aaah dari situ toh asal judulnya =p*. Maka jadilah foto-fotonya kasual saja, James yang jalan-jalan di New York, dan James yang mudik ke Indiana. Sembari Dennis (dan penonton) menggali seperti apa pribadi James, timbul keakraban di antara mereka saat mereka sering bertukar pandangan tentang segala hal.

Jika ada satu hal yang paling berhasil dari film ini menurut gw adalah pembangunan tiap-tiap karakternya. Mulai dari James Dean yang agak kaget dengan profesi seorang bintang film di Hollywood yang tak sebebas merpati, lalu Dennis yang mencari subjek untuk memperbagus CV-nya, hingga pemimpin Warner Bros. (Ben Kingsley) yang nggak neko-neko dalam memutuskan segala sesuatu. Intinya gw nggak kesulitan untuk membaca orang-orang ini sifatnya seperti apa dan maunya apa. Infonya gw rasa cukup banget sebagai biografi, sehingga bisa move on ke angle cerita spesifik yang mau diambil di film ini. Which is...

Well, gw nggak tahu pasti sih hahaha. Gw sebenarnya udah siap bahwa film ini probably about nothing selain cerita lain di balik sosok James Dean--yang jujur nggak gw kenal-kenal amat, aku khan masih belia =p. Ya film ini soal itu aja. Dalam beberapa titik gw ingin melihat pengaruh James ke Dennis dan sebaliknya, tapi yang nggak nemu-nemu tuh. Bahkan dengan pace lambat dan gambar-gambar cakep kurang bisa membuat gw menyerap dengan mendalam statement yang hendak disampaikan film ini. Tapi, ya mungkin memang nggak ada statement apa-apa sih, sekadar ingin menunjukkan James Dean tuh orangnya kayak gini menurut si Dennis, dan sebagainya. Nothing else.

Yah, harus diakui film ini tetap punya daya tarik, khususnya dari segi deskripsi dunia showbiz saat itu--fotografer tuh ya rapi-rapi dan tertib ya dulu, hahaha. Akting pemainnya juga oke meski gw keganggu sama suara DeHaan yang terlalu boyish dan teler-ish. Dibilang jelek nggak, dibilang ngebosenin ya nggak terlalu, fine-fine aja, tapi buat gw in the end film ini jadi cuma kayak berisi caption dari foto-foto terkenal dari James Dean, tanpa substansi yang bener-bener menarik perhatian dan ada benang merahnya.





My score: 6,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar