Selasa, 10 November 2015

[Movie] Spectre (2015)


Spectre
(2015 - MGM/Columbia)

Directed by Sam Mendes
Screenplay by John Logan, Neal Purvis, Robert Wade, Jez Butterworth
Story by John Logan, Neal Purvis, Robert Wade
Based on the characters created by Ian Fleming
Produced by Michael G. Wilson, Barbara Broccoli
Cast: Daniel Craig, Ralph Fiennes, Léa Seydoux, Christoph Waltz, Ben Whishaw, Naomie Harris, Andrew Scott, Rory Kinnear, Dave Bautista, Monica Belucci, Jesper Christensen, Alessandro Cremona, Stephanie Sigman


My oh my, why oh why *bayangkan diucapkan dalam aksen Bri'ish*. Gw ngerti sih bahwa franchise James Bond itu udah puluhan tahun dan udah keluar 24 film (yang resmi) jadi gak mungkin gak ada yang mengecewakan, dan toh bagaimana pun film-film ini akan terus dibuat. Tapi ya di era sekarang ketika modal produksi semakin dinaikkan dan promosi semakin digalakkan, nggak habis pikir aja kalau film terbarunya, Spectre, bisa sedatar muka gw ketika usai menyaksikan dua seperempat jam durasinya. Mungkin ini ada hubungannya sama gw bukan penggemar Bond, tapi buat gw, gak ada yang bisa benar-benar dibanggakan bahwa seseorang pernah menyaksikan film ini selain karena kemakan iklan *sesuatu hal lain yang juga sebenarnya menarik dipelajari*.

Nggak menampilkan sesuatu yang baru bukan persoalan terbesarnya. Heck, bahkan film ini bagaikan sebuah museum reference terhadap film-film Bond lawas. Nggak masalah kok, apalagi Bond versi Daniel Craig adalah semacam reboot, jadi pengulangan dengan dalih "pembaruan" masih fine-lah. Tapi masalah terbesarnya adalah gw nggak merasakan energi, semangat, gairah yang memancar dari film ini. Entah itu dari cara bercerita, penataan adegan, desain laga, akting, tata musik, semua kayak rutinitas belaka yang dilakukan dalam keadaan kecapean atau males-malesan. Adegan yang paling rame praktis cuma di prolognya di Mexico City, itu pun disajikan agak stretchy sekalipun skalanya megah. Sisanya hanyalah kesunyian dan pergerakan lemah lunglai yang minim kegairahan.

Gw sendiri merasa ada ketidakcocokan antara skenario dan pengeksekusian. Buat gw, ceritanya tuh lumayan, taruhannya besar, dan dialog-dialognya banyak yang lucu-lucu. Tapi, eksekusinya sama sekali nggak mencerminkan itu, feel-nya kayak nggak klop. Seolah skenarionya sudah mempersiapkan agar filmnya menyenangkan, tapi sutradaranya nggak mau kayak gitu. Atau udah berusaha tapi ya cuma bisa sampai segitu aja "fun"-nya dia--yah kalau melihat track record-nya Sam Mendes yang hampir semuanya film-film depresi sih jadi agak make sense. Dan, gw tambah bingung ngelihat editornya adalah Lee Smith, yang biasa jadi langganan Christopher Nolan. Film-filmnya Nolan mau seribet dan se-dark apa pun masih tetap exciting kok, lah kenapa ini nggak ya? What went wrong?

Seandainya Spectre ini film spionase bukan Bond, mungkin gaya penyajian ini masih bisa dimaklumi. Pacing-nya "hati-hati" (kata ganti lambat) supaya memaksimalkan "detail" dan "nuansa"-nya (kata lain lagi dari lambat), juga pakai penataan gambar yang dingin-dingin artsy gimana gitu. Tapi, buat gw yang telanjur terpuaskan sama Casino Royale dan cukup menikmati Skyfall *contohnya pake versi Craig aja biar nggak jauh-jauh*, Spectre ini sulit gw percaya bisa kayak begini hasilnya. Segi positifnya, film ini masih nggak semengesalkan kegegabahan Quantum of Solace dalam segi penyajiannya, tapi tetep masuk kategori mengesalkan ketika intensitasnya nggak naik-naik, malah ketika udah menjelang akhir justru tambah turun, malah tambah selow, tambah dipanjang-panjangin. Gosh, mungkinkah ini film Bond ter-keong yang pernah ada (kemungkinan sih nggak tapi dari ingatan gw sih iya). Ketika masuk babak seru yang sudah *sangat* ditunggu-tunggu, ternyata ya nggak seseru itu juga.

Gw juga masih bertanya-tanya apa esensi dari keberadaan film ini *ya selain nyari duitlah ya*. Kedahsyatan SPECTRE sebagai organisasi jahat saja nggak ditunjukkan dengan proper, pun musuh utamanya jauh dari kata intimidatif (sorry Christoph). Pertentangan agen manusia versus teknologi pengawasan digital pun cepat ilang gaungnya. Again, gw lebih melihat film ini berpotensi sebagai film dengan kisah yang lebih simple, fun, dan ringan, tapi eksekusinya justru nggak ke sana. Jadi ketika dibikin dengan gayanya yang sok "deep-deep gimana gitu", nggak cocok sama fakta bahwa ceritanya tuh light. Wong dua cewek Bond-nya aja kembali pada fungsi hakikinya dalam film-film Bond dulu: sekadar hiasan dan pemuas syahwat Bond, berfungsi sih tapi nggak penting juga. I mean how can you treat her majesty Monica Belucci only for "that", seriously?

Mungkin sebagai sebuah film, Spectre ini sebenarnya not bad jika dipandang dari sisi...entah yang mana. Cuma buat gw, ketika nilai-nilai hiburannya nggak bisa gw temukan, ditambah cerita yang nggak bikin tercengang, apa lagi yang bisa didapat selain nguap-nguap? Walau masih stylish dari segi visual, gw merasa terkecewakan dan capek dengan Spectre yang terlalu keenakan sendiri ini.




My score: 6/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar