Selasa, 29 Oktober 2013

[Movie] Prisoners (2013)


Prisoners
(2013 - Alcon Entertainment/Summit Entertainment/Warner Bros.)

Directed by Denis Villeneuve
Written by Aaron Guzikowski
Produced by Broderick Johnson, Kira Davis, Andrew A. Kosove, Adam Kolbrenner
Cast: Hugh Jackman, Jake Gyllenhaal, Terrence Howard, Viola Davis, Maria Bello, Paul Dano, Melissa Leo, Dylan Minnette, Zoe Soul, Erin Gerasimovich, Kyla Drew Simmons, Wayne Duvall


Dengan reputasi orang-orang yang terlibat di dalamnya, Prisoners dengan mudah menjadi salah satu film paling dinantikan para penggemar film. Padahal sih, kalau mau ditarik benang merahnya, Prisoners ini cukup sederhana kisahnya. Berangkat dari kasus hilangnya dua orang anak perempuan kecil bertetangga, Anna Dover (Erin Gerasimovich) dan Joy Birch (Kyla Drew Simmons) ketika keluarganya sedang bikin acara Thanksgiving. Seorang detektif berperangai tenang, Loki (Jake Gyllenhaal) ditugaskan untuk memecahkan kasus ini. Di sisi lain, para orang tua sudah tak sabar untuk menemukan anak-anak mereka, sampai-sampai mereka, utamanya Keller Dover (Hugh Jackman) yang tempramennya memang keras, gegabah melakukan hal-hal yang seharusnya bukan wewenangnya.

Gw bilang sederhana, karena ini tentang posisi polisi dan posisi keluarga atas sebuah kasus. Saat menontonnya, gw tinggal menunggu jawaban di manakah kedua anak tersebut, apakah akan ditemukan, siapa pelakunya, mengapa, dan sebagainya. Kasusnya sendiri bisalah dibuat jadi 1-2 episode serial TV Law & Order: SVU, tentunya tanpa bunyi "dongdong!" untuk tulisan keterangan tempat =p. Hal yang membuat Prisoners sedikit berbeda dari serial-serial televisi bertema detektif adalah emphasize pada sisi emosi keluarga korban, dan porsi ini memang cukup besar di film berdurasi dua setengah jam ini (seriusan emang segitu). By saying that, Prisoners ini seperti berjalan pada dua jalur plot, yaitu kisah misteri (maksudnya detektif-detektifan) dan juga drama emosional, yang anehnya bisa blend dengan baik dan lancar.

Prisoners berhasil menggambarkan bagaimana pihak keluarga yang geregetan melihat kerja polisi yang terkesan lambat sekali bahkan kayak nggak kerja padahal udah ketemu pelakunya (menurut mereka), sedangkan pihak polisi masih belum menemukan petunjuk dan bukti yang benar-benar konkret untuk menangkap siapa pun tersangkanya ataupun menemukan keberadaan kedua gadis cilik itu, saking rapihnya modus operandi si pelaku. Kehilangan anak kesayangan tanpa diketahui keberadaannya memang bisa mengikis kesabaran, hingga akal sehat. Maka jangan heran penonton juga dibuat geregetan sama pengungkapan misterinya yang lambat banget, sekalipun pacing filmnya lumayan cepat dan nggak bosenin-bosenin amat. Malah bisa dibilang satu jam pertama film ini kita nggak akan nemu petunjuk apa pun soal misteri hilangnya Anna dan Joy. Sengaja supaya merasakan apa yang dirasakan keluarga Dover dan Birch? Mungkin.

Prisoners secara umum berhasil memenuhi ekspektasi, film yang dapat memuaskan penontonnya, terutama yang "tahan" sama misteri dan drama. Demikian pula deretan pemain kaliber Oscar yang tampil, semua memberikan penampilan yang mumpuni menghidupi karakter-karakter yang juga dibangun dengan baik oleh penulis naskah Aaron Guzikowski. No, kita nggak akan lihat Wolverine dalam Hugh Jackman di sini, meskipun punya kebrutalan yang mirip. Ketegangan serta drama yang dibangun oleh sutradara Kanada, Denis Villenueve juga dikonstruksi dengan baik dan kokoh (kayak bikin rumah), sehingga tidak masalah ketika klimaksnya tidak terlalu menggelegar...well, ada kebut-kebutan sedikit lah *tetep ye*. Sayang, film yang oke (dan visualnya sendu-sendu cakep) ini masih punya penyakit film sejenis, yaitu motivasi pelaku dituturkan secara lisan, sehingga terkesan dingin dan kurang nampar gitu. Tapi lagi-lagi mungkin bukan itu poin utamanya, sebab apa pun alasan tindakannya, pelaku telah sukses membuat dua keluarga putus asa.



My score: 7,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar