Jumat, 03 Februari 2012

[Movie] The Muppets (2011)


The Muppets
(2011 - Walt Disney)

Directed by James Bobin
Written by Jason Segel, Nicholas Stoller
Based on the characters created by Jim Henson
Produced by Todd Lieberman, David Hoberman
Cast: Jason Segel, Amy Adams, Chris Cooper, Rashida Jones, Peter Linz, Steve Whitmire, Eric Jacobson, Dave Goelz, Bill Barretta, Jack Black


Dalam hal karakter-karakter boneka tangan asal Amerika, para pemerhati tayangan televisi seumuran gw mungkin lebih familiar dengan tayangan pendidikan Sesame Street ketimbang yang bermerek The Muppets. Setelah nyontek Wiki, terungkap bahwa karakter-karakter boneka puppet (wayang?) dalam dua judul ini pada dasarnya diciptakan oleh orang yang sama, Jim Henson, yang menyebut semua boneka ini dengan sebutan "Muppet". Tetapi secara resmi muppet di Sesame Street dan muppet dalam The Muppets adalah dua merek yang berbeda, berbeda-beda pula karakternya. Jadi jika ada yang merasakan kemiripan, atau kebingungan (soalnya Kermit Katak yang adalah dedengkot The Muppets juga kerap tampil di Sesame Street), demikianlah penjelasannya. Konon geng The Muppets dulu punya serial variety show keluarga di televisi Amerika sana berkonsep teater marionette yang berjudul "The Muppets Show" yang selalu mengundang bintang tamu selebritis terkenal. Selepas itu tokoh-tokoh The Muppets muncul dalam berbagai media termasuk beberapa film layar lebar yang umumnya semacam parodi dari kisah-kisah terkenal. Lebih dari satu dekade semenjak film layar lebar terakhir mereka, kini Kermit, Miss Piggy, Fozzie Bear, Gonzo, Rowlfe, Animal dkk yang gemar bernyanyi ini hadir kembali dengan kisah yang baru, bahkan terasa paralel dengan keberadaan The Muppets di dunia nyata, bahwa langka sekali orang-orang apalagi anak-anak milenium yang masih kenal sama mereka.

Walter (Peter Linz) yang seorang boneka muppet dan saudaranya, Gary (Jason Segel) yang seorang orang (ya, well, begitulah ^_^;) dari kota kecil Smalltown tumbuh bersama menggemari acara The Muppets di televisi. Suatu ketika Gary hendak mengajak kekasihnya Mary (Amy Adams) dan Walter berlibur ke Los Angeles, tentu saja tempat pertama yang mereka ingin kunjungi adalah markas The Muppets. Namun rupanya, taman hiburan dan teater The Muppets sudah usang dan tak terurus. Tak lama, secara tak sengaja Walter mendengar rencana seorang pengusaha minyak kaya, Tex Richman (Chris Cooper) yang hendak menguasai lahan The Muppets dan menjadikannya tambang minyak. Walter yang jelas sangat khawatir berusaha mencari personil The Muppets, hingga akhirnya mereka berhasil bertemu dengan Kermit (Steve Whitmire), dan menjelaskan bahwa untuk mencegah Richman menghancurkan rumah The Muppets adalah mengumpulkan 10 juta dollar untuk membeli kembali lahan itu. Tak ada jalan lain selain mengumpulkan kembali semua anggota The Muppets yang sudah telanjur nyebar kemana-mana dengan kehidupan masing-masing, dan membangkitkan kembali The Muppets Show di televisi dalam rangka penggalangan dana.

Rasanya memang benar bahwa saat ini, ketika sudah sangat banyak karakter-karakter rekaan dengan target penonton anak bermunculan, dan sebagian besar dalam bentuk animasi canggih, apalagi sudah ada banyak saluran televisi anak, The Muppets yang "tradisional" namun membutuhkan keterampilan istimewa ini seperti terkikis pamornya. Dengan cerdasnya penulis naskahnya (yang salah satunya adalah Jason Segel sendiri) menggunakan situasi nyata tersebut dalam cerita, yaitu The Muppets yang mencoba comeback, ditambah bumbu humor basic dan lagu-lagu yang segar, menjadikan The Muppets versi 2011 ini bukan sekadar film komedi anak biasa saja, namun juga berupa parodi untuk make fun of keadaan mereka sendiri. Memang The Muppets masih menempatkan diri sebagai film kanak-kanak dengan nuansa gambar yang cerah dan menyenangkan, dialog-dialog dan cerita yang sangat sederhana, karakter-karakter obvious, drama dan romansa menyentuh nan klise maupun penyamaian pesan-pesan moral, dan bagian itu semua dieksekusikan dengan sangat baik. Namun, film ini menambahkan poin-poin yang juga akan menghibur kaum dewasa, humor-humor polos khas film parodi yang masih disajikan segar. Entah itu soal pengungkapan plot point, suara modem dial-up, anak-anak sekolah di Smalltown yang sedih kalau libur dan senang kalau belajar (wow, anak-anak aneh), Kermit yang hanya punya koleksi nomer telepon selebritis 1980-an, menyingkat adegan-adegan pengumpulan geng The Muppets dengan montase biar filmnya nggak kepanjangan, acara paling terkenal di TV adalah bertema kekerasan, gimana nggak ngikik coba (well, gw sih setidaknya). 

Singkatnya gw sangat puas terhibur dengan The Muppets ini, kekanak-kanakannya tidaklah membodohi atau menjengkelkan, pun humornya sangat aman dikonsumsi anak-anak, dan yang penting dirancang dan dieksekusi secara cerdas dan efektif. Kalaupun ada plot hole (banyak ^_^;), yah namanya juga lucu-lucuan, kalo nonton film beginian mah jangan serius-serius lah. Meskipun gw bukan penonton yang benar-benar mengenal The Muppets, tetapi ikatan emosi dengan film ini tetap terasa, terutama lewat adegan-adegan musikal yang digarap sangat tepat, karakterisasi Walter yang relatable, serta chemistry Kermit dan Miss Piggy (Eric Jacobson) yang tidak akan ada tandingannya =P. Penampilan tokoh manusianya pun memberi warna tersendiri, mungkin yang paling oke adalah Amy Adams yang sama sekali nggak canggung berada di antara boneka-boneka ini. Oh ya, seperti tradisi film-film The Muppets, selain memakai aktor terkenal dalam mengisi tokoh-tokoh pendukung (Jason Segel, Amy Adams, Chris Cooper, Rashida Jones), film ini menampilkan sederet selebritis terkenal untuk peran kecil ataupun cameo, sebut saja Alan Arkin, Emily Blunt, Whoopi Goldberg, Selena Gomez, Neil Patrick Harris, Ken Jeong, Sarah Silverman, John Krasinski, Zach Galifianakis, hingga Dave Grohl (ya, yang dari Foo Fighters) yang menambah keramaian film ini. Lagunya juga bagus-bagus. Sudah lama gw nggak ketawa puas saat nonton sesuatu, The Muppets setidaknya sukes di bagian itu, selain membangkitkan nostalgia dan menunjukkan kembali betapa lovable-nya tokoh-tokoh boneka yang hampir terlupakan ini.



My score: 7/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar