Rabu, 12 Januari 2011

[Movie] Buried (2010)

  
Buried
(2010 - Lionsgate)

Directed by Rodrigo Cortés
Written by Chris Sparling
Produced by Adrián Guerra, Peter Safran
Cast: Ryan Reynolds, Ivana Miño, Robert Paterson, José Luis García Pérez


Bisa dibilang Buried ini adalah film misteri, dalam arti film ini bergerak karena ketidaktahuan—ketidaktahuan si tokoh sekaligus penontonnya, dan kalo gw ceritain plotnya sampe sedetil mungkin bakal mengurangi kenikmatan menonton—bagi yang belum nonton tentu saja. Cukup dengan satu kalimat "Paul Conroy (Ryan Reynolds), seorang sopir truk untuk sebuah perusahaan konstruksi Amerika di Irak (pasca invasi AS tahun 2003) dikubur hidup2 dalam peti ditemani sebuah BlackBerry® *lho kok iklan*", selebihnya silahkan ditonton sendiri, karena film ini dengan cukup pintar membuka halaman demi halaman tentang apa yang terjadi, siapa yang mengubur Paul, kenapa dia harus dikubur hidup2 dan dikasih BlackBerry® *iklan lagi* yang baterenya bocor, juga sekaligus sedikit demi sedikit mengekspos tentang Paul sendiri hanya dari percakapan telepon yang dilakukannya dengan beberapa orang saat berusaha minta tolong, yang uniknya hanya diambil dari sudut pandang Paul yg dikubur...ya, setingnya selama 90 menit film ini hanya cuma di dalam peti mati saja belaka.

Membosankan? Nggak tuh. Sebagaimana gw singgung, bermodalkan naskah yang cukup bagus, film ini berhasil membuka "cerita sesungguhnya" secara perlahan, mungkin juga real-time, karena semua peristiwa di layar diambil dari sudut pandang Paul dan penonton pun disuruh ikutan stuck di dalem peti mati bersama Paul. Mulai dari Paul terbangun dari pingsannya dalam kegelapan, sampe tau dia ada dimana, apa yang disaksikan dan dialami Paul sajalah yang penonton tahu. Pemainnya? Ya cuman satu orang—well ada juga sih wujud orang lain tapi dalam bentuk footage video. Namun gw perlu salut sama Ryan Reynolds yang dengan sangat baik membawakan peran "rakyat biasa" yang nggak tau apa2 tapi ditaruh di situasi yang mengancam nyawa. Kegelisahan dan kekhawatirannya, apa yang diucapkan serta keputusasaannya dimainkan dengan meyakinkan serta tidak konyol. Pokoknya  penampilan solo nya sepanjang film berkontribusi besar pada Buried keseluruhan.

Akan tetapi selain performa Reynolds, satu hal yang bikin film ini patut dipuji adalah caranya dalam menangkap gambar dari sebuah seting yang sempit dan statis menjadi tontonan yang dinamis. Sutradara Spanyol Rodrigo Cortés boleh dibilang sukses dalam menggunakan trik seting, editing dan pergerakan kamera serta pencahayaan yang terbatas (hanya cahaya korek Zippo, flourescent stick *asalkasihnama*,  dan lampu senter) sehingga membuat efek gelisah dan senewen bagi penontonnya, namun masih enak dilihat. Keren.

Buried sebagai sebuah film "kecil" memang sebuah karya yang lumayan unik dan solid, departemen teknis yang baik, aktor yang baik, naskah yang baik pula—manusiawi tapi nggak dangkal atau terlalu pretensius. Namun sayangnya, hati nurani gw telanjur menggelitik gw untuk bertanya-tanya...: emangnya sinyal internet BlackBerry®, di Irak pelosok, tahun 2006, di bawah tanah pula, segitu bagusnya ya sampe bisa unduh-unggah video secepat kilat, bahkan mungkin lebih cepat dari layanan BlackBerry® di atas tanah pusat Jakarta saat ini? =.=". Sorry, tapi itu agak ganggu...dan adegan "tamu nggak diundang" nya pun bagi gw terlalu berlebihan dan nggak penting.

Akan tetapi, Buried masih tetap sebuah film yang layak tonton dengan keunikan, ketegangan yang ditawarkan, dan penggarapannya yang kreatif yang cukuplah mengalihkan kelemahannya. Good.



My score: 7/10

NB: saya bukan afiliasi atau bahkan pengguna BlackBerry®, following a trend is not my thing *aiih* =P.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar