Senin, 27 Desember 2010

Year-End Note: My 10 Top Songs of 2010 (Indonesia)

Kembali di akhir tahun dan sudah saatnya buat gw membuat senarai “top” tahun 2010 versi gw. Sebenarnya agak sulit membuat senarai untuk tahun ini, baik lagu maupun terutama film, karena gw terhalang tugas pekerjaan yang mengharuskan gw gak ada di tanah air dengan akses informasi (terutama radio dan TV) yang terbatas selama hampir 3 bulan lamanya, sehingga “bahan2” yang ada pun agak maksa agar dapet masing2 10 item di setiap kategori. Karena keadaan ini juga gw pun terpaksa akan menunda daftar My Top Movies of 2010 hingga bulan Januari karena gw harus catch-up film2 yang gw lewatkan terutama di kuartal akhir 2010 (jadi bagi yang menanti-nanti, sabar dulu ya hehehe).

Hal yang sama pun terjadi pada kategori lagu2 Indonesia, gw kurang bahan dan pengetahuan sehingga jangan heran kalo beberapa ada yang kurang populer atau gw sendiri anggap gak bagus2 amat. Tapi inilah 10 lagu Indonesia yang hadir sepanjang 2010—sepanjang pengetahuan gw, yang paling oke menurut gw, dalam urutan abjad. Monggo disimak…


My 10 Top Songs of 2010 (Indonesia)

1. “Antartika” – Soulvibe
Sejak dulu gw kurang suka Soulvibe, mnurut gw mereka agak nanggung dalam segi lagu dan aransemen, serta warna dan teknik 2 vokalnya bukan selera gw. Lalu muncul lagu “Antartika” di radio2 yang mengejutkan karena nggak mengandung unsur “soul” atau err.. “vibe” yang tadinya diusung Soulvibe, tapi malahan lagu pop yang catchy dengan melodi minor nan ceria yang tidak standar. Quite nice. Liriknya? Yah biasa lah, gombal ala bule diterjemahin ke bahasa Indonesia, hehehe.

2. “Cinta Mati 3” - Mulan Jameela
Yup, judulnya konyol. Setau gw di dunia ini hanya Ebiet G. Ade yang pernah membuat lagu bersekuel sampe 3. Well, gw tebak lagu ini ditulis oleh bossnya Mulan, Dhani Ahmad yang memang akhir2 ini—sejak punya Republik Cinta Management—tak pernah lepas dari kesan “konyol” dari karya2nya (apa perlu gw ingetin “Ayang-Ayangku” atau “Wanita Paling Cantik Di Negeriku Indonesia” atau ..proyek The Rock? =.=”). Honestly, I miss the old Dhani when he used to wrote great songs (sebelum album Laskar Cinta-nya Dewa 19), dan kerinduan itu agak terjawab lewat lagu “Cinta Mati 3” ini. Bernuansa kayak lagu2 slow-beat ballad karya Dhani yang dinyanyikan Reza dulu, lagu berlirik standar ini termasuk dalam karya paling nggak konyol keluaran Republik Cinta selama ini =P.

3. “Gejolak Cinta” - Indah Dewi Pertiwi feat. Sandhy Sondoro
Lagu pop beraroma groove kental adalah barang langka di jagad radio Indonesia. Mungkin dengan kekuatan Colonel Sanders, lagu karya Sandhy Sondoro (yang memang tidak dibesarkan dalam blantika musik pop Indonesia) ini pun meluncur mulus di khalayak dan mendapat sambutan yang sangat baik terutama dari gw (siapa gw?). Perpaduan suara Indah yang Sheila Madjid-ish dan suara “soulful galak” Sandhy pun turut menambah keasyikan tersendiri ketika mendengarnya. Groovy baby yeah.


4. “Manusia Biasa” - Yovie & NuNO
Yovie & NuNO tampaknya selalu berhasil menyelinap di antara band2 baru nan standar dan menempatkan lagu mereka menjadi hits. “Manusia Biasa” pun muncul dengan formula catchy, manis tak cengeng, aransemen terkesan penuh, dengan lirik yang nggak ada puitis2nya namun tidak terdengar cheesy. Bagouus…

5. “Menari” - MALIQ & D'ESSENTIALS
Terambil dari mini album terbaru MALIQ & D’ESSENTIALS berjudul The Beginning Of A Beautiful Life yang secara keseluruhan kurang bisa gw nikmati, terselip lagu “Menari” yang lembut dan menyejukkan. Lirik, melodi dan permainan instrumen membentuk kesan romantis yang enak sekali didengar, apalagi kalo ujan2 *apasih*.

6. “Moving On” – Andien
Kesimpulan gw terhadap senarai ini dan juga tahun2 lalu, adalah gw senang dengan artis Indonesia yang menghasilkan karya yang tidak gitu2 aja namun juga hasil akhirnya baik. Andien yang lebih dikenal sebagai penyanyi jazzy ternyata sukses membawakan lagu bertema I-will-survive dalam warna soul/gospel Amerika nan ceria dan bersemangat. A feel good song.

7. “Satu Cinta” - Ari Lasso feat. Sandy Canester
Lagu ini baru gw kenal beberapa jam sebelum tulisan ini dibuat, tapi langsung gw masukin ke daftar top 2010. Why? 1. Ari Lasso (no doubt a hitmaker); 2. Sandy Canester (very talented songwriter with wonderful husky voice); 3. Lagunya enak dan positif. Ada yg mau protes?


8. “Tak Pernah Setengah Hati” – Tompi
Kalau gw perhatiin di acara2 TV, dokter Tompi ini impresi nya agak angkuh ya. Namun mungkin cuman Tompi satu2nya artis Indonesia yang keangkuhannya gw maklumi. Because he is a great artist. Memasuki album keempatnya, Tompi masih bertenaga moncer menciptakan karya lagu yang bagus, menggugah, serta mengakomodasi kekuatan vokalnya, dan tetap bermelodi catchy. Satu hal yang gw suka dari lagu ballad ini adalah penggunaan instrumen orkestra yang lengkap dan bijak (string dan brass section) sehingga tetap terkesan megah ditengah kesyahduan lagunya. Memang bukan karya yang setengah hati =).


9. “Tersimpan” - Glenn Fredly
Apalah arti blantika musik Indonesia tanpa kehadiran biangnya lagu patah hati yang lirih namun selalu membekas ini. Glenn Fredly kembali pada “keahliannya” membuat lagu cengeng namun tetap bisa mentransfer motivasi dan emosi kecengengan itu baik lewat melodi, lirik, aransemen maupun vokal sehingga tetap terdengar berbobot. Mungkin agak terlalu Glenn-banget, tapi ya gimana ya…gak ada yang lebih bagus dari Glenn (yang lebih mahal banyak….*kriik kriik*)

10. "Wish You Were Here" - Endah N Rhesa
Endah N Rhesa…musti ngomong apalagi ya tentang pasutri jenius ini. Lagu2 mereka selalu punya daya magis yang membuat pendengarnya larut. “Wish You Were Here” adalah track terfavorit gw dari album kedua mereka, Look What We’ve Found. Ini lagu yang langsung nempel di ingatan gw karena petikan gitar yang lembut dan nada yang menggugah membungkus liriknya yang sederhana. Mesmerizing


Honorable Mention: Guilty Pleasure of The Year
"Datang dan Kembali" - Vidi Aldiano
Call me a snob tapi gw merasa Vidi Aldiano (dan rekan sejawatnya Afgan) adalah artis yang masih dalam tahap “idola remaja” yang bisa nyanyi ketimbang artis yang sesungguhnya. Namun…emang dasar kuping nggak bisa diajak kompromi, bagian “ketuk pintu” itu selalu terngiang-ngiang. Damn! u_u”


Next: My 10 Top Songs of 2010 (International)

4 komentar:

  1. Great Blog..!!!! Keep Blogging.... :)

    BalasHapus
  2. Tahun ini tidak terlalu mengikuti perkembangan musik Indonesia ='(. Lagu Indonesia paling berkesan buat saya justru ada di album terbaru KLa Project - Exellentia, lantaran sudah sepuluh tahun lamanya menunggu album "KLa PROJECT" (bukan NuKLa atau KLa Return). Tapi lagu Ari Lasso feat. Sandy juga sangat menawan (setelah "Cintailah Aku Sepenuh Hati" dan "Satu Cinta", saya yakin album terbarunya akan sangat menjanjikan =)). EndahNRhesa cuma punya Nowhere to go, belum sempat hunting album terbarunya (hiks). Oya, terima kasih sharing-nya, bisa dijadikan bahan referensi nih =)

    BalasHapus
  3. @Rafael: ho iya, KLa Project luput nih, mungkin karena nggak diputar di radio yang biasa saya denger atau ada di acara musik TV pagi2 *alay mode on, hehe*
    Semoga bermanfaat

    BalasHapus