Jumat, 05 Februari 2010

[Movie] Mamma Mia! (2008)


Mamma Mia!
(2008 - Universal)

Directed by Phyllida Lloyd
Screenplay by Catherine Johnson

Based on the musical play written by Catherine Johnson

Produced by Judy Craymer, Gary Goetzman

Cast: Meryl Streep, Amanda Seyfried, Pierce Brosnan, Stellan Skarsgård, Colin Firth, Julie Walters, Christine Baranski, Dominic Cooper


Seperti gw tulis di review Nine, gw suka film musikal, itulah salah satu alasan gw akhirnya tertarik nonton Mamma Mia!, apalagi film ini memakai lagu2 lawas nan klasik dari ABBA, yg sedikit banyak pasti diketahui oleh sebagian orang, terutama kalo sering denger radio Sonora, hihihi. Tapi harusnya gw udah menduga film komedi-romantis musikal ini bakal "perempuan sekali"--bahkan jangan2 itu alasan gw baru nonton sekarang bukanya dari dulu. Tanpa bermaksud diskriminasi gender, tapi setelah cukup menonton film2 komedi romantis serta telenovela yg kebanyakan sangat "berpihak" pada fantasi wanita, gw memutuskan untuk menghindar sebisa mungkin dari film komedi romantis dan telenovela (pengecualian pada (500) Days of Summer dan Betty La Fea, because they're different), dan cukup membaca 1 chicklit berjudul Cintapuccino, yg jelas2 dari, oleh dan untuk perempuan, gw pun bersumpah nggak akan menyentuh namanya chicklit atau teenlit atau selulit (?). Gw bahkan kesal dengan bab tambahan di akhir novel Harry Poter and The Deathly Hallows yg menjurus ke arah sana. Apa maksud gw mengatakan "berpihak pada fantasi wanita"? Dari beberapa film dengan target perempuan, semuanya selalu soal mimpi dan harapan (mostly tentang cinta) di tengah situasi yg paling nggak mungkin menjadi terwujud secara terlalu mudah meski sudah lewat jalan berliku yg emosional, muter jauh2 ternyata akhirnya gitu2 juga (contoh: Mari Mar atau Twilight mungkin?). Mamma Mia!, versi film dari pertunjukkan panggung musikal berjudul sama ini agak mending karena meng-skip bagian jalan berliku emosional lalu menggantinya dengan lagu2 asik dari ABBA, tapi tetep aja penyelesaiannya terlalu mudah...atau jangan2 emang sengaja karena, sekali lagi, targetnya perempuan.

Sophie (Amanda Seyfried) tinggal di sebuah pulau di Yunani bersama sang ibu, Donna (Meryl Sheridan) yg punya hotel wisata di sana. Sophie akan menikah dengan Sky (Dominic Cooper, Jamie Cullum versi agak tinggian ^_^), dan ia ingin sekali hari bahagianya itu dihadiri oleh ayahnya yg sama sekali nggak dikenalnya, mengingat gadis 20 tahun ini dibesarkan oleh sang ibu sendiri saja, dan mungkin dengan alasan tertentu, Donna nggak pernah singgung seiprit pun tentang ayah Sophie. Maka Sophie pun punya akal mengundang diam2 ayahnya...agak ribet sebab kemungkinannya ada 3 orang (wow...tante Donna nakal ya ^.^;), dengan harapan mempertemukan mereka dengan sang ibu akan menguak misteri siapa ayah biologisnya. Mereka antara lain seorang petualang dan penulis buku Bill Andersson (Stellan Skarsgård), bankir Inggris Harry Bright (Colin Firth), dan arsitek Irlandia Sam Carmichael (Pierce Brosnan), ketiganya datang kompakan sekaligus sehari sebelum hari-H pernikahan Sophie. Sophie berusaha menyembunyikan mereka sebelum acara, tapi Donna langsung tahu dan berusaha menyembunyikan mereka dari Sophie (ugh..). Lalu ada CLBK Donna dengan ketiga pria ini, lalu ada keraguan Sky sama Sophie yg lebih berat untuk cari tau siapa ayahnya daripada pernikahan mereka. Eh, ada nyelip soal Sophie yg pengen juga keluar dari pulau rumahnya mencari jati diri ("I Have A Dream"
anyone?). Dan ada 2 sahabat yg dulu satu grup nyanyi bareng Donna, Rosie (Julie Walters) dan Tanya (Christine Baranski) memeriahkan suasana. Semuanya bernyanyi dan menari, tralala, trilili, lalu diakhiri dengan siapa jadian dengan siapa, dengan seketika dan mudahnya.

Well
, jika ditonton lewat perspektif sinis dan chauvinis, film ini biasa2 saja...o wait, I can't help it, gw nemu kekurangan2 di sana sini. Ceritanya sesungguhnya menarik sekali, bahkan plotnya dibangun cukup baik, tapi penyelesaiannya lagi-lagi terlalu cetek, seakan2 endingnya dibuat sedemikian rupa supaya sekadar filmnya selesai. Adegan2 baik musikal maupun dialog masih sangat teatrikal, sangat mungkin terpengaruh oleh penulis naskah dan sutradaranya yg adalah orang2 yg juga menggarap pertunjukan Mamma Mia! versi panggung. Sinematografi tampak biasa, tapi itu mungkin karena gw nontonnya di VCD sewaan ^_^;. Beberapa koreografi dan penempatan lagu terlihat terlalu konyol, bahkan ada lagu2 yg kayaknya gak usah ada di film ini juga nggak papa. Dan lagi, Pierce Brosnan kalo nyanyi suaranya jelek!

Tapi ya sudahlah, film ini memang tidak dibuat untuk dianggap terlalu serius. Film ini buat lucu2an. Camkan itu, dan Mamma Mia! akan jadi tontonan yg cukup menyenangkan, terima kasih kepada ABBA sebagai empunya lagu2 oke yg dkumandangkan sepanjang film,
thank you for the music lah pokoknya, hehehe. Cerita yg menarik itu pun jadinya nggak terlalu penting banget karena rangkaian lagu2nya dan sing-a-long nya lah yg akan lebih terngiang-ngiang. Gw paling suka adegan "Dancing Queen", paling seru meski agak2 nggak meaning. Penokohannya menarik, perilakunya sesuai dengan maksud bahwa film ini adalah komedi, dan untungnya dibawakan oleh para aktor, baik yg senior maupun yg junior, dengan santai, kompak, dan meyakinkan sehingga enak aja ditontonnya. Mereka begitu menikmati dan cukup berhasil menularkan mood senang itu ke gw. Lagian, kapan sih Meryl Streep mainnya jelek?

Pada akhirnya, buat gw sebagai penyuka musikal, Mamma Mia! berhasil mencapai taraf menghibur...tapi sebagai film secara keseluruhan nggak bagus2 amat sebenernya...atau mungkin karena gw laki2? Entahlah...


"
See that girl...tonetonetonetonet...watch that scene...terereret...diggin' the Dancing Queen...jreng!" ^O^/~



my score:
6/10



NB: Fyi bagi yg nggak tau, radio Sonora adalah stasiun radio FM di Jakarta (sekarang udah berjaringan di mana-mana) dengan segmen keluarga tapi lebih berat ke orang tua...bahkan dulu penyiarnya pake bahasa yg kayaknya lebih baku daripada RRI..tua beut dah, hehehe.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar