Rabu, 01 Juli 2009

[Movie] Transformers: Revenge of The Fallen (2009)



Transformers: Revenge of The Fallen

(2009 - DreamWorks/Paramount)


Directed by Michael Bay
Written by Ehren Kruger, Roberto Orci, Roberto Orci, Alex Kurtzman
Produced by Don Murphy, Ian Bryce, Tom DeSanto, Lorenzo di Bonaventura

Cast: Shia LeBeouf, Megan Fox, Josh Duhamel, Tyrese Gibson, John Turturo, Ramon Rodriguez


Gw speechless nonton film ini...

Di tengah2 krisis global, pengangguran bertambah dimana-mana, harga2 naik, banyak kecelakaan besar, kelaparan dan perang saudara di Afrika, ampe Manohara rela jual aibnya biar bisa main sinetron, masih ada aja orang2 yg membuang ratusan juta dolar untuk sesuatu yg tidak membawa faedah bagi kehidupan manusia di muka bumi. Sesuatu itu bernama Transformers: Revenge of The Fallen.

Sedikit cerita, gw nonton bertiga, dan kami bertiga sepertinya punya impresi yg serupa. Yg seorang pulang ditengah-tengah film tanpa ada rasa menyesal. Yg seorang lagi mukanya tampak tersiksa seakan mainannya direbut sama kakak kelas dan dibanting-banting di depan mukanya. Dan gw sempat berpikir "apah.? gimanah..?" saat film berakhir.

Sejak awal kemunculannya, film yg cukup banyak dinanti ini punya prestasi yang patut diukir dalam sejarah perfilman dunia. Bukan kecanggihan visual effek atau apapun itu, tapi silakan cek para kritikus film di luar sana, baik yg kredibel maupun yg diragukan, hampir semuanya menghujat film ini. Lucunya, jutaan orang di dunia dengan sangat baik hati membuat film ini amat sangat super laris...bahkan ada yg menyukainya (producers should thank them). Setelah ngeliat review2 orang, gw berpikir "oke, film ini kemungkinan memang tidak bagus, jadi gw nonton buat ngetawain aja deh." Apa yg terjadi, saudara2? Ketawa pun rasanya hampir tak sanggup. Gw baru bisa ketawa sekitar menit ke 90 alias 1 jam sebelum selesai, hanya karena berusaha menghibur diri akibat filmnya nggak kelar2.

Sepertinya baru pertama kali dalam sejarah menonton film di bioskop gw nganga kebingungan, ganti2 sikap duduk, ngeliat jam lebih dari 3 kali, mengekspresikan "zzzzzz..." ala kakeknya Bart Simpson, garuk2 kepala, bersuara kesal "ck..." kayak ngantri ATM BCA kelamaan, berkata "Duh..", "Astagfirullah", "God!" sampai "F**k!", semua sekaligus dalam satu film.

Jadi film sequel Transformers ini bercerita tentang..............................................................umm............................bentar yah...............................................................em...................................................oh, gini aja deh, silahkan bagi siapa saja yg mungkin tidak sebodoh gw untuk menceritakan isi cerita dari film ini dengan jelas dan ringkas, itu pun kalo memang film ini ternyata ada ceritanya yah. Bahkan kayaknya film di wahana Turbo Tur di Dufan pun masih lebih jelas ceritanya.

Mungkin itu kegagalan gw. Gw terlalu bodoh untuk mengerti arti dari adegan2 yg diedit cepat yang sepertinya ditampilkan tanpa tujuan dan gak ada hubungan satu dengan yg lain, sampe gw nggak ngerti ini film ceritanya apa. Gw terlalu lemah krn langsung pusing menyaksikan tangkapan kamera yg muuuter-muuuter nggak bisa diem kayak anjing mau dikasih makan. Gw terlalu serius dalam menanggapi humor2 joroknya, termasuk buah zakar robot raksasa dan robot kecil yg "ngen**t" di kaki Mikaela. Gw kurang awas untuk menghitung ada berapa robot sebenernya yg sedang bertarung, atau mengingat nama2nya, atau membedakan robot yg satu dengan yg lain. Gw terlalu sok karena kurang punya respek sama visual effect yg setelah diliat 1 jam sudah tidak tampak istimewa lagi. Selera seni gw rendah karena merasa semua robot2 di film tidak enak dilihat. Gw terlalu sombong untuk simpati sama karakter2nya yg nggak berkembang. Gw terlalu katro karena menganggap adegan orang tua Sam Witwicky tiba2 muncul di Mesir adalah pelecehan akal tidak sehat sekalipun. Gw terlalu su'uzon krn menganggap Megatron yg tidak mati dan kabur di ending adalah sinyal sequel yg murahan....yup, maybe it's all my fault. Whatever.

Bagi yg merasa dialog2 nggak nyambung adalah lucu, silahkan.
Bagi yg berpikir konotasi2 seksual dimana-mana adalah mengelitik, oke deh.
Bagi yg menganggap ledakan dan penghancuran bangunan, kota, jalan, dan kapal sebanyak-banyaknya adalah seru, terserah.
Bagi yg memandang robot CGI bertarung dan aksi robot2 yg bentuknya nggak jelas adalah spektakuler, bodo amat.
Bagi yg merasa jalan cerita absurd berantakan selama 2,5 jam adalah hiburan, bukan urusan gw.

Biarkan gw berpendapat: This film sucks.

Tapi, marilah lihat hal2 positif yg bisa diambil dari Transformers 2 ini. Megan Fox, pemandangan seger Yordania dan Mesir, Megan Fox, sub woofer dahsyat, Megan Fox, dan lagu "New Divide" dari Linkin Park...serta Megan Fox.

Nevertheless, apalah artinya biaya mahal dan teknologi canggih kalo hasilnya juga nggak bagus...


my score: 3/10


FYI, I kinda like the first Transformers, it was fun and funny, and actually have a story and lovable characters. A guilty pleasure. The sequel? Not so much...T-T

Btw, ada alasan gw ngasih nilai kecil banget. Film ini udah nyedot begitu banyak keuntungan finansial, jadi nggak perlulah kasih nilai gede2..^_^;

4 komentar:

  1. Hahaha....bisa membayangkan kondisi situ melihat film ini, karena aku juga mengalami hal yang sama.
    Reviewnya segar dan lucu :)

    BalasHapus
  2. @Gilasinema: begitulah, mas...sampe sekarang saya masih trauma T_T

    BalasHapus
  3. Gw setuju dengan review-mu...
    Kalo gue nonton, sih emang cuma mo liat Shia Labeouf-nya doang..wakakakak.. Yang unfortunately tetep gak berkembang aja gitu karakternya di film ini. Yang jelas film ini gak sebanding dengan effort gue buat ngejar ticket dari satu bioskop ke bioskop lain nya. Parah, deh!

    All my thumbs up for your review..^_^

    BalasHapus
  4. @Petty, u're welcome
    Gw juga lumayan "niat" waktu mau nonton, krn takut masih rame di minggu ke-2 film ini tayang, gw beli tiket jam makan siang buat nonton yg jam 8 malem...dan rasa sesal itupun belum sirna ^_^;

    BalasHapus