Rabu, 07 Maret 2018

WINNERS of the 90th Oscars (and how many I got them right)

Dan hasil Oscar ke-90 sudah keluar kemarin, saatnya ngecek sejauh apa ke(tidak)saktian gw dalam menebak para pemenangnya. Berikut adalah nama pemenangnya, dan ada tanda O kalau tebakan gw benar, dan X kalau tebakan gw salah. Here we go.



best picture
THE SHAPE OF WATER (X)
Aku salah tapi aku senang tapi aku belum nonton tapi aku tetap gembira *tangis bahagya*


directing
THE SHAPE OF WATER (O)
Horeeeee!!! Felicidades Guillermo del Toro!!! Lengkap sudah trio sahabat sineas kece asal Meksiko, Guillermo, Alejandro González Iñárritu, dan Alfonso Cuarón masing-masing dapat Piala Oscar untuk Directing, dan hebatnya dalam waktu berdekatan: Guillermo tahun ini, Alejandro tahun 2016 dan 2015 *beuh kemaruk =p*, Alfonso tahun 2014. Ah senangnya :')


actor in a leading role
Gary Oldman, DARKEST HOUR (O)
safe!


actress in a leading role
Frances McDormand, THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI (O)
safe!!


actor in a supporting role
Sam Rockwell, THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI (O)
safe!!! Si villain di film Charlie's Angles bisa juga dapat Oscar hehe.


actress in a supporting role
Allison Janney, I, TONYA (O)
safe!!!!


animated feature film
COCO (O)
Woo-hoo.


cinematography
BLADE RUNNER 2049 (O)
Akhirnyaaaaaaa.......Setelah 13 kali ter-PHP :'D. Congratulations Mr. Roger Deakins!


costume design
PHANTOM THREAD (O)
eh bener lho, hehe


film editing
DUNKIRK (O)
yeaay...


makeup and hairstyling
DARKEST HOUR (O)
yaiyalaaah...


original score
THE SHAPE OF WATER (O)
Yey.


original song
"Remember Me", COCO (X)
Haha, nggak keberatan sih.


production design
THE SHAPE OF WATER (O)
Duh 'kan jadi makin pengen nonton di layar besar ='(


sound editing
DUNKIRK (X)

sound mixing
DUNKIRK  (O)
Strategiku di dua kategori sound berhasil!!! =P


visual effects
BLADE RUNNER 2049 (X)
Bahkan yang ketiga kalinya pun trilogi prekuel Planet of the Apes nggak dapet. Nasibmu Apes, Apes...


adapted screenplay
CALL ME BY YOUR NAME (O)
Hehe.


original screenplay
GET OUT (O)
Hehe.


foreign language film
A FANTASTIC WOMAN (Chile) (O)
Nebaknya agak ngasal tapi bener =). Mungkin karena sejalan sama tema equality secara film ini tentang dan dimainkan oleh seorang transgender.


documentary feature
ICARUS (X)
Ya namanya juga tebak ngasal.


documentary short
HEAVEN IS A TRAFFIC JAM ON THE 405 (O)
Lucky guess.


animated short film
DEAR BASKETBALL (X)
wew Kobe Bryant dapat Oscar =).


live-action short film
THE SILENT CHILD (X)
Ya namanya juga tebak ngasal.




Hasilnya adalah....17 benar dari 24 kategori alias 70% persen!! *membungkuk hormat*. Lumayan lah, nilai rata-rata tebakan gw gak turun-turun amat karena masih bisa di atas setengah, hehe. 

Piala Oscar ke-90 ini jatuhnya nggak seheboh tahun lalu--halah tahun lalu hebohnya juga karena "huru-hara", juga beberapa pemenangnya pada akhirnya lumayan bisa ditebak, tetapi secara keseluruhan cukup menyenangkan. Seperti gw singgung di atas, tahun ini punya beberapa kemenangan yang menggembirakan gw sebagai penggemar film, dari Gary Oldman ke Roger Deakins ke Guillermo del Toro, hingga ke fakta bahwa Best Picture yang akhirnya terpilih adalah film bergenre fantasi bertema cinta antara seorang perempuan bisu dan manusia ikan, bukan your usual Oscar-bait dramas. Tanpa harus heboh-heboh banget di permukaan--bahkan show-nya sendiri termasuk plain saja, VT nominasinya aja standar banget, karena mungkin cari aman aja kali ya--Oscar kali ini mungkin yang paling agak "gila" sebenarnya dalam memilih pemenangnya. Apapun itu, selamat buat para pemenang, dan selamat buat kalian yang menang taruhan =P.


Senin, 05 Maret 2018

My Movie Picks of February 2018

Saatnya tengok kembali film-film berkesan yang gw tonton dalam sebulan kemarin. Seperti gw pernah singgung di awal tahun, gw juga akan mulai ng-include film theatrical yang gw baru tonton di home video/streaming, tentu saja kalau memang benar-benar berkesan--kali ini ada nyelip satu. Silakan.



1. The Post
(2017 - DreamWorks Pictures/20th Century Fox/Amblin Entertainment/Participant Media)
Dir. Steven Spielberg
Cast: Meryl Streep, Tom Hanks, Bob Odenkirk, Bradley Whitford, Sarah Paulson, Tracy Letts, Bruce Greenwood, Matthew Rhys, Alison Brie, Jesse Plemons


Bahkan ketika menurut gw premis filmnya agak vague, Spielberg mampu menjadikannya tontonan yang menyita perhatian dan menggugah. The Post memang punya bahan-bahan unggulan bernilai mahal. Deretan pemain liga dewata, desain produksi yang sekalipun adegannya banyak di ruang "tertutup" mampu menampilkan spektakel kelas tinggi, hingga tema ceritanya yang menyangkut pengaruh politik pemerintahan terhadap kemerdekaan pers, yang menyinggung soal konglomerasi, konspirasi, propaganda, hingga gender, yaitu isu-isu yang bahkan masih eksis di zaman media digital sekarang. Bahan-bahan tersebut nggak ada yang off, semuanya sesuai dengan harapan kita terhadap para master ini. Gw pun masih kagum bahwa dengan isu-isu yang cukup berat--dan lumayan detail mengenai proses penerbitan koran era 1970-an, film ini sanggup mempresentasikannya dengan excitement dan penekanan pada watak karakter-karakternya yang beraneka warna, nggak harus depresif.
My score: 8/10





2. Molly's Game
(2017 - STX Entertainment/Entertainment One/Sierra Affinity)
Dir. Aaron Sorkin
Cast: Jessica Chastain, Idris Elba, Kevin Costner, Michael Cera, Chris O'Dowd, Jeremy Strong, J.C. MacKenzie, Bill Camp


Walaupun gw belum menemukan visi yang clear dari gaya penyutradaraan Sorkin dalam debutnya ini, kekhasannya dalam bertutur lewat skenarionya yang bawel, yang pada akhirnya butuh aktor-aktor mumpuni untuk membawakannya, menghasilkan sebuah tontonan yang apik. Sebuah biopik yang unik tentang mantan atlet Olimpiade yang banting setir jadi E.O. perjudian eksklusif bernilai selangit, lalu tersangkut kasus hukum karenanya, disajikan menyeluruh, cukup enerjik dan menghibur, terutama karena diselipkan wittiness di sana-sini.
My score: 7,5/10





3. The Grand Budapest Hotel
(2014 - Fox Searchlight)
Dir. Wes Anderson
Cast: Ralph Fiennes, Jude Law, F. Murray Abraham, Tony Revolori, Saoirse Ronan, Adrien Brody, Willem Dafoe, Edward Norton, Jason Schwartzman, Jeff Goldblum, Tilda Swinton, Harvey Keitel, Bill Murray, Mathieu Amalric


Setelah tertunda cukup lama akhirnya gw kesampaian juga nonton film ini. Ini bukan film Wes Anderson pertama yang gw tonton, namun gw merasa lewat film inilah akhirnya gw nyambung sama gaya khasnya. Ibarat bikin film kartun Looney Tunes dengan nilai produksi mewah dan deretan aktor ternama--iya, aneh banget 'kan--absurditas ceritanya justru malah tersampaikan dengan lancar dan menghibur. Kalau nggak seeksentrik itu caranya, mungkin film ini cuma jadi macam opera sabun berkostum jadul semata.
My score: 7,5/10





4. Black Panther
(2018 - Marvel Studios)
Dir. Ryan Coogler
Cast: Chadwick Boseman, Michael B. Jordan, Lupita Nyong'o, Danai Gurira, Martin Freeman, Angela Bassett, Forest Whitaker, Letitia Wright, Daniel Kaluuya, Andy Serkis, Winston Duke, Sterling K. Brown


Marvel sudah tahu bagaimana caranya bikin film yang memuaskan (setidaknya) sebagian besar target penontonnya, sehingga kemunculan Black Panther, superhero kulit hitam pertama dengan film tersendiri di Marvel Cinematic Universe pasti akan mudah juga diterima. Yang menurut gw istimewa, film ini nggak mementingkan tentang ke-superhero-an, dengan plot musuh yang ingin menguasai dunia, tetapi lebih fokus pada motivasi pribadi-pribadi dan intrik perebutan tahta kerajaan negeri fiktif Afrika, Wakanda, dan dilema moral yang menyertainya. Sajian dramanya buat gw adalah salah satu yang terbaik dari Marvel. Terlepas bagian laganya yang MCU routine, paling nggak jalan ceritanya nggak rutin-rutin amat.
My score: 7,5/10





5. Lady Bird
(2017 - Focus Features)
Dir. Greta Gerwig
Cast: Saoirse Ronan, Laurie Metcalf, Tracy Letts, Lucas Hedges, Timothée Chalamet, Beanie Feldstein, Odeya Rush, Lois Smith, Stephen Henderson, Jordan Rodrigues, Marielle Scott


Gw menangkap Lady Bird sebagai kolase kehidupan seorang remaja yang getol menyongsong kehidupan sebagai "orang dewasa", yaitu di tahun terakhir SMA-nya. Kadang keinginan dan tingkahnya agak kecentilan dan eksentrik sehingga terbentur dengan situasi keluarga dan lingkungannya, tetapi toh hal-hal itu memang sering juga ditemukan di kehidupan sehari-hari, dan mungkin satu-dua hal juga pernah kita alami sendiri di masa-masa seperti itu. Dituturkan secara ringkas dan natural, nggak linger di satu titik kelamaan, tetapi kedekatan itu tetap bisa tercipta.
My score: 7/10

Minggu, 04 Maret 2018

Tebak-Tebakan Pemenang The 90th Oscars

Kalau tradisi tahunan pastilah gw usahakan untuk bikin =). Hello again, y'all, gak berasa udah awards season lagi di Hollywood, dan udah deket banget sama perhelatan Piala Oscar ke-90. Yah, emang beneran nggak berasa sih kalau film-filmnya banyak yang kurang dikenal di sini hehehe. But anyway, gw tetap akan bikin tebak-tebakan pemenang Oscar tahun ini yang murni spekulasi semata, secara film-film yang katanya unggulan belum gw tonton--mostly karena belum/tidak edar di sini. Sama seperti tahun lalu, pemetaan spekulasinya berdasarkan hasil ajang-ajang penghargaan pra-Oscar, baik itu pilihan para kritikus maupun sejumlah profesi perfilman di Amerika Serikat. Ingat, pendapat dan penilaian pribadi gw (or all of us) yang jelata ini nggak ada pengaruhnya. Siapa gw untuk bilang "layak" atau "nggak layak" atau "harusnya anu yang menang", acara acaranya mereka, ye nggak? Ambil fun-nya ajalah.

Okeh, berikut adalah tebakan versi gw, nanti hasilnya akan dicek setelah hasilnya keluar hari Senin, 5 Maret 2018 pagi Waktu Indonesia Barat. Apakah gw masih mampu menyamai rekor tebakan gw di Oscar ke-88? Hmm, ragu sih.



best picture
THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI

Awards season kali ini adalah salah satu yang cukup sulit karena hampir nggak ada satu frontrunner utama, maksudnya satu film yang menang di mayoritas semua ajang penghargaan. Kali ini semua agak terbagi. Lebih ribet lagi adalah sistem voting Best Picture dalam beberapa tahun belakangan yang bukan lagi berdasarkan suara terbanyak, melainkan preferential voting--setiap kertas suara ada lebih dari satu pilihan terbaik yang diurutkan berdasarkan ranking. Singkat cerita, misalnya satu film dapat nomor satu yang terbanyak pun belum tentu bisa menang kalau jumlahnya nggak memenuhi standar tertentu, jadi harus diolah lagi dengan film yang dipilih di nomor dua, dst dst. 

Makanya ada pemenang Best Picture seperti 12 Years a Slave (86th Oscar), Spotlight (88th Oscar), dan paling gong fenomenal hempas nyata adalah Moonlight (89th Oscar tahun lalu). Kesamaan mereka semua adalah berhasil dapat Best Picture kendati nggak dapat total piala terbanyak dalam tahun masing-masing. 12 Years dapat 3, Spotlight total cuma 2, Moonlight total 3, beda jauh sama total yang diraih secara berturut-turut Gravity (7 piala), Mad Max: Fury Road (6 Piala), dan *gasp* La La Land (6 piala). Jadi, piala terbanyak belum tentu dapat Best Picture. Gitu.

Nah, kalau dari ajang penghargaan pra-Oscar, kandidat yang paling memungkinkan untuk Best Picture adalah Three Billboards Outside Ebbing, Missouri *ctrl+c* *biar kalau harus nulis lagi nggak perlu capek* dan The Shape of Water. The former yang memang pure drama sering menang kategori film terbaik dalam beberapa bulan ke belakang (Golden Globe, Screen Actors Guild, 2 piala di British Academy Film Award/BAFTA), sedangkan the latter yang roman fantasi sering dipuji teknisnya (menang di Critics' Choice, Producers Guild of America, Directors Guild of America). Meskipun belum nonton dua-duanya, gw akan senaaaaang sekali jika The Shape of Water yang menang karena gw memang penggemar sang sutradara Guillermo del Toro. Namun, di antara dua ini, gw condong pada *ctrl+v* Three Billboards Outside Ebbing, Missouri yang lebih memungkinkan karena nggak terlalu ber-gimmick dan sepertinya menonjol di cerita dan performances. Tapi lagi, dengan sistem voting yang agak ribet itu, we'll never really know.

pleasant surprise: The Shape of Water


directing
THE SHAPE OF WATER
Directors Guild of America (DGA) Awards sudah memilih jadi tinggal ikutin saja. Go Guillermo!!


actor in a leading role
Gary Oldman, DARKEST HOUR
Untuk kategori akting, tahun ini termasuk aman untuk menebak karena ajang penghargaan besar punya favorit yang percis cis sama. Dari Golden Globe, Critics Choice, eh diikutin juga di Screen Actors Guild (SAG) Awards dan bahkan BAFTA. Jadi, silly aja sih kalau ngeyel nebak yang lain, heuheu.


actress in a leading role
Frances McDormand, THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI
idem


actor in a supporting role
Sam Rockwell, THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI
idem


actress in a supporting role
Allison Janney, I, TONYA
idem


animated feature film
COCO
Duh, of course Pixar will win yet another Oscar. Hehe, kidding, filmnya emang bagus dan layak sih. But, you know, kalau Brave aja bisa menang...


cinematography
BLADE RUNNER 2049
Belum kapok juga gw menebak sinematografer senior nan canggih Roger Deakins akhirnya menang Oscar setelah belasan kali dinominasikan hanya untuk kemudian disalip sama yang lain, hahaha. Gw nggak tahu lagi deh, tapi tebakan ini sekaligus doa semoga ini benar kejadian. Amin.

pleasant surprise: The Shape of Water


costume design
PHANTOM THREAD
Wild guess, hanya karena filmnya soal perancang busana =P.

pleasant surprise: Beauty and the Beast


film editing
DUNKIRK
Walau awalnya bikin bingung, harus diakui editing film ini cukup inovatif dalam menyajikan ceritanya, dan kayaknya akan mendorong voters Oscar untuk milih ini.

pleasant surprise: obiously, Baby Driver =)


makeup and hairstyling
DARKEST HOUR
Kali ini para nomine makeup-nya nggak ada yang cetar-cetaran, tetapi lebih ke seberapa riil dalam mengubah rupa pemerannya. My bet on the flawless Winston Churchill makeup.


original score
THE SHAPE OF WATER
Nebak aja sih, buat melengkapi feeling gw filmnya akan menang banyak Oscar tapi nggak Best Picture haha.


original song
"This Is Me", THE GREATEST SHOWMAN
Seringkali pemenang kategori ini agak random *uhuk Sam Smith*. Akan membantu kalau nominenya ada yang berasal dari unggulan Best Picture, tetapi popularitas juga kayaknya punya peranan. Buat gw, hasilnya benar-benar 1:5, semua punya peluang. Tapi kalau mau yang crowdpleasing dan bisa mudah ditemukan di luar filmnya, maka "This Is Me" mungkin akan menang.


production design
THE SHAPE OF WATER
nebak aja =).


sound editing
THE SHAPE OF WATER
Tahun ini nomine Sound Editing dan Sound Mixing sama persis dan kemungkinan akan bikin voters makin bingung apa bedanya dua kategori ini heuheuhu. Asumsi gw, piala di dua kategori ini akan diraih oleh film yang sama. Demi setidaknya bisa nebak salah satu dengan benar, gw akan tebak dua judul berbeda *jenius, isn't it =p*.

pleasant surprise: BABY DRIVER


sound mixing
DUNKIRK
See what I did there? ;)

pleasant surprise: BABY DRIVER


visual effects
WAR FOR THE PLANET OF THE APES
Gw menjagokan dua film Apes sebelumnya di kategori ini dan keduanya keliru. Dan somehow gw kekeuh menebak efek visual luar binasa dari Apes akan menang Oscar, paling nggak di film ketiga. Sama seperti opa Roger Deakins di sinematografi, biarlah tebakan ini sekaligus jadi doa. Amiinnn.

pleasant surprise: STAR WARS: THE LAST JEDI


adapted screenplay
CALL ME BY YOUR NAME
Kans terbaik dari film roman antarbatang ini ada di kategori ini, dan kayaknya bakal dapet sih.


original screenplay
GET OUT
Get Out adalah film yang sangat menarik. Itu menurut gw. Tapi, film ini 'kan di US jadi representasi equality dan diversity yang lagi digembar-gemborkan selama beberapa tahun terakhir, sehingga memberi piala pada film ini bisa jadi gestur yang dirasa tepat. I don't mind at all.


foreign language film
A FANTASTIC WOMAN (Chile)
Nebak aja. Gw agak ragu Loveless yang menang secara US lagi agak sensi sama Rusia *cocoklogi*.


documentary feature
FACES PLACES
well, kita sudah masuk kategori-kategori nebak random jadi ya pasrah aja saya mah. ^_^;


documentary short
HEAVEN IS A TRAFFIC JAM ON THE 405
^_^;


animated short film
NEGATIVE SPACE
^_^;


live-action short film
MY NEPHEW EMMETT
^_^;






Begitulah tebakan gw. Mari buktikan hasilnya pada Senin, 27 Februari 2017 jam 7 pagi WIB, setidaknya di linimasa, huhuhu.