Sabtu, 03 Oktober 2015

[Movie] Hotel Transylvania 2 (2015)


Hotel Transylvania 2
(2015 - Columbia/Sony Pictures Animation)

Directed by Genndy Tartakovsky
Written by Robert Smigel, Adam Sandler
Produced by Michelle Murdocca
Cast: Adam Sandler, Andy Samberg, Selena Gomez, Kevin James, David Spade, Steve Buscemi, Keegan-Michael Key, Asher Blinkoff, Molly Shannon, Fran Drescher, Mel Brooks


Gw sebenarnya merasa kurang fair mengulas film Hotel Transylvania 2 tanpa menonton film pertamanya. Tapi, ya gimana ya, the whole concept of this franchise aja sebenernya nggak bikin gue tertarik sama sekali, apalagi ada Adam Sandler terlibat *sentimen*. Tapi ya sudahlah, kebetulan gw bisa menyaksikan fim yang keduanya yang untungnya secara plot sebenarnya bisa berdiri sendiri, mungkin gw akan kekurangan referensi background dari karakter-karakternya (yang terdiri dari tokoh-tokoh horor klasik Eropa-Amerika versi lucu), tapi ya itu nggak terlalu masalah juga.

Mungkin gw akan langsung saja mengutarakan kesan yang gue dapat dari film ini, ketimbang menceritakan isi filmnya. Sebab, buat gue isi ceritanya.....nggak penting banget. Oke, well, di atas kertas sebenarnya cukup penting, soal identitas. Jadi si Dracula yang tadinya antimanusia tapi jadi luluh karena sekarang punya menantu manusia, dan cucu blasteran vampir-manusia. Tapi, menurut gue pengembangan ceritanya itu cenderung flat dan penyajiannya pun kayak tidak ber-effort lebih, gw nggak merasakan ada cinematic feel dari sini. Menurut gw penuturannya terlalu sederhana: ada si Drac "nyulik" si cucu biar dilatih jadi vampir sejati, lalu ada anaknya si Mavis yang sowan ke mertuanya yang manusia dan agak "rasis". Tapi ya udah aja gitu doang, selipin humor kecil-kecilan sana sini dan selesai. 

Di sisi lain kalau mengatakan film ini jelek ya nggak juga. Paling enggak dari presentasi visual dan animasi film ini masih oke, cerah ceria lucu menggemaskan gimana gitu. Beberapa humor juga masih terbilang lucu, walau nggak pake banget. Ya untung bagi yang memang cocok dengan humornya minimal bisa terhibur, mereka yang nggak cocok ini yang kasihan. Cerita nggak membekas, terhibur pun nggak. Tapi kalau buat anak-anak sih film ini cenderung mudah sekali dicerna terutama karena visualnya oke.

Entahlah, gw merasa film ini ada hanya untuk hore-hore aja, nggak ada ambisi apa-apa selain berharap bisa laku di pasaran dan balik modal biar studionya bisa bikin film lagi--berhubung film pertamanya termasuk sukses di box office. Dan tentu saja perusahaan Sony menggunakan film ini untuk mempromosikan unit usaha yang lain seperti smartphone Xperia dan lagu-lagu (yang sangat gengges) dari Fifth Harmony. Ngelihat itu gw cuma pikir....bener-bener ya yang bikin film nih nggak serius deh, pantes dampaknya nggak membekas sama sekali. Tapi ya udahlah, untung masih watchable dan nggak busuk-busuk amat kemasannya.





My score: 6/10

1 komentar:

  1. woow,, menarik ulasannya.. gak jadi nonton deh kalo gitu..hehe

    BalasHapus