Jumat, 09 Oktober 2015

[Movie] Black Mass (2015)


Black Mass
(2015 - Warner Bros.)

Directed by Scott Cooper
Screenplay by Mark Mallouk, Jez Butterworth
Based on the book by Dick Lehr, Gerard O'Neill
Produced by John Lesher, Brian Oliver, Scott Cooper, Patrick McCormick, Tyler Thompson
Cast: Johnny Depp, Joel Edgerton, Jesse Plemons, Peter Sarsgaard, Benedict Cumberbatch, Kevin Bacon, Dakota Johnson, Rory Cochrane, Adam Scott, Corey Stoll, Julianne Nicholson, Juno Temple


Johnny Depp lagi-lagi didandanin tidak seperti dirinya di film biografi Black Mass. Konon yang diperanin Depp, James 'Whitey' Bulger ini salah satu sosok mafia Irlandia terbesar di Boston era 1980-an, rambut putih, mata biru, botak di depan, buncit, nggak kayak Depp sama sekali. Karena itulah, demi sedikit memberi otentisitas, si Depp dibikin agak mirip sama tokoh aslinya, which I think is riddiculous, karena muka Depp itu udah terlanjur muda selamanya, mau ditua-tuain jelek ya akan susah. Gw rasa juga makeup effects-nya di sini agak kurang sih, aneh aja, kayak baru separuh selesai. Tapi ya sudahlah, mari bahas filmnya.

Black Mass ini menyusun plotnya tidak semata-mata perjalanan hidup si Bulger, tapi lebih ke sepak terjangnya dari sudut pandang John Connolly (Joel Edgerton), temen sekompleksnya Bulger waktu kecil tapi sekarang jadi agen FBI. Intinya sih si John menggunakan keistimewaan posisinya itu untuk menawari Bulger jadi informan FBI demi menjatuhkan mafia Italia. Tapi yang terjadi adalah Bulger yang memanfaatkan John untuk memperluas pengaruhnya. Nah sekarang jadi bingung sebenarnya John ini ngebantu FBI atau ngebantu Bulger, yang ternyata dalam diri John ada semacam utang budi waktu kecil dulu.

Kalau gw bikin ringkasan kayak gitu kesannya film ini bukan soal Bulger ya. Tapi nggak juga, film ini menjadikan Bulger sebagai pusat segala problemnya. Dan, sudut pandangnya pun bukan cuma dari John sebenarnya, tapi juga dari tokoh-tokoh lain di sekitar Bulger. Jadi, yang gw tangkep sih film ini jadi ingin menunjukkan berbagai dimensi dari Bulger, mulai dari perangai yang bikin ngeri, kekejaman sama pengkhianat, sampai kepeduliannya sama ibu-ibu lansia.

Buat gw, pemilihan jalan cerita yang nggak standar ini lumayan menarik. Lumayan bisa mengenal sang sosok yang disorot sekaligus seluk beluk pemberantasan kejahatan yang kadang bersifat abu-abu karena terlalu banyak kepentingan. Tapi, sebenarnya sih, sebagai sebuah tontonan, gw agak kurang terhibur sama Black Mass. Tone film ini memang agak sendu dan lajunya pelan, it's fine, cakep, tapi jadinya agak bikin terlena ampe nguap-nguap gimana gitu ^_^;. Well, bisa jadi karena waktu itu gw nontonnya kemaleman abis kerja sih, tapi ya gitu deh, bukan jenis film yang bisa bikin seger. Buat gw penuturannya agak menjenuhkan, adegan laga mencekam pun minim, dan kadang gw hanya ingin cepat-cepat filmnya lompat ke bagian si Bulger ketangkap atau gimana.

Tapi mungkin cantiknya sinematografi dan kecenya akting para pemain bisa lumayan menjaga agar film ini bisa diikuti, dan memang sampai akhir itu yang jadi pegangan gw. Black Mass ini sebenarnya bagus, well-made, informasinya cukup, cuma mungkin bukan film yang I'm crazy about. Dan jujur aja, berhubung jarak nonton sama nulis ulasannya ini agak jauh =p, cukup jarang yang gw bisa ingat dari filmnya selain gambar-gambar oke dan makeup gengges-nya Depp.





My score: 7/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar