Rabu, 04 Februari 2015

[Movie] Seventh Son (2014)


Seventh Son
(2014 - Universal)

Directed by Sergey Bodrov
Screenplay by Charles Leavitt, Steven Knight
Screen Story by Matt Greenberg
Based on the novel "The Spook's Apprentice" by Joseph Delaney
Produced by Basil Iwanyk, Thomas Tull, Lionel Wingram
Cast: Jeff Bridges, Ben Barnes, Julianne Moore, Alicia Vikander, Antje Traue, Djimon Hounsou, Olivia Williams, Kit Harrington, Jason Scott Lee


Film-film kayak Seventh Son gini nih yang bikin gw bingung kalo ditanya sukanya film genre apa. Gw biasanya suka dengan fantasi, terutama kalau ada desain karakter dan ruang yang lucu-lucu. Tapi suwer, nggak ada satu pun unsur dari Seventh Son yang bikin gw tertarik. Not even the title. Dan si tokoh utamanya berprofesi sesuatu yang disebut Spook. Seriously? Spook? 

Dari ide dasarnya aja gw nggak ngerti maunya film ini apa. Apakah berdasarkan exorcism, pemburu hantu, witch hunter, monster slayer, atau apa? (apparently semuanya sih, serakah). Dunianya tak semenarik yang seharusnya, tokoh-tokohnya apalagi, ceritanya apalagi, basi deh. Gw nggak merasakan ada keseriusan dalam membangun dunia dan karakternya. Bahkan adegan laganya jadi ikut menjemukan dan pointless. Ini seperti Buffy the Vampire Slayer berkostum lebih aneh. Semua dibuat asal jadi ntar dipoles visual effects biar calon penontonnya mengira film ini keren. Dan emang cuma bagian visual effects yang kerjanya paling bener di film ini.

Hal yang paling bikin frustrasi adalah banyaknya nama-nama reputable yang terlibat, tapi kok hasilnya kayak begini, tanpa ada nyawa, tanpa ada keseriusan. Ada penulis skenario Oscar-nominated Steven Knight (Locke, Dirty Pretty Things), editor Oscar-winning  Michael Kahn (film-film Spielberg)--walau mencurigakan juga dia salah satu dari tiga editor, desainer produksi Oscar-winning Dante Ferreti (Hugo, Sweeney Todd), komposer Oscar-nominated Marco Beltrami (The Hurt Locker, I Robot) yang musiknya di sini sangat overused, dan sutradaranya juga pernah bikin the Oscar-nominated movie Mongol. Oh, gw belum nyebut the Oscar-winning Jeff Bridges, dan Oscar-nominated Julianne Moore, dan Oscar-nominated Djimon Hounsou. Gelar-gelar itu berasa nguap aja ketika melihat hasil akhir film ini yang bener-bener nggak ada engagement terhadap gw sebagai penonton. Jeff Bridges ngomongnya aja susah bener kayaknya, padahal dia nggak perlu mengganti aksen secara semua orang di film ini pakai aksen Amerika.

So, as you can guess, gw merasa film ini adalah film paling "nggak" yang pernah gw tonton di bioskop, bahkan dalam hitungan satu-dua tahun belakangan ini. Apapun yang mau disampaikan oleh orang-orang di film ini, nggak sampai sama sekali ke gw. Keren nggak, seru nggak, mau fun juga abselutely not. 'Ancur' mungkin istilah yang terlalu strong, tapi yang pasti film ini hampir sama sekali tidak bisa mengeluarkan reaksi positif dari gw. Nggak semua novel fantasi berseri dan status "laris" layak difilmkan, so stop it already. Pelipur laranya mungkin hanya Alicia Vikander. She's Swedish. Tanpa massage.




My score: 4,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar