Senin, 20 Oktober 2014

[Movie] Dracula Untold (2014)


Dracula Untold
(2014 - Universal)

Directed by Gary Shore
Written by Matt Sazama, Burk Sharpless
Produced by Michael De Luca
Cast: Luke Evans, Dominic Cooper, Sarah Gadon, Charles Dance, Art Parkinson, Diarmaid Murtagh, Paul Kaye


Jadi ceritanya pada mau bikin tentang asal usul Dracula, tapi dibikin ala The Lord of the Rings, tapi tetep PG-13. Jadilah Dracula Untold ini. Tidak ada yang salah dengan niatan tadi sebenarnya, cuma untuk kisah sesosok haus darah, film ini malah kurang darah. Padahal, I was so ready dengan kecenderungan Hollywood yang lagi kekurangan ide sehingga demen bikin reboot atau ribut-ribut, I was so ready dengan kekonyolan ataupun jauhnya ambisi dengan kenyataan yang terpancar dari film ini. Tapi gw rasa gw belum siap bahwa apa yang gw udah ekspektasi itu ternyata bener.

Dracula Untold buat gw adalah film kentang, kena tanggung. Jangan tertipu dengan kesan dark dan merek "Dracula" yang seakan mengisyaratkan film ini seram. No. Film ini berusaha keras agar penonton simpati sama si Dracula dengan membuatnya sebagai sosok mellow, dengan masa lalu traumatis, seorang pemimpin yang sayang keluarga, sekalipun reputasi menyebutkan dia orang yang sangat kejam di peperangan. Well, kalau bininya pirang langsing monthok dan belahan dadanya rendah banget, gimana nggak sayang.

Jangan harapkan juga ada kucuran darah di film ini, sekalipun, again, disebutkan sosok Dracula sebelum jadi vampir pun dikenal keji. Ingat bahwa film ini PG-13, untuk remaja, jadi kalau ada adegan perang dengan raungan sekeras apapun, darah palingan cuma netes. Segitu banyak orang dan darah cuma netes. Ya, risiko film yang dibikin dengan target remaja.

Tetapi yang bikin paling kecewa adalah bagaimana film ini tergesa-gesa di segala sesuatu. Adegan perang megah dibikin bentar, adegan pesta baru bilang "ayo mulai" tiba-tiba udah diganggu pihak musuh, cepatnya informasi tentang vampir sampai di telinga si pemimpin musuh, dan juga cepatnya penampilan beberapa tokoh pendukung yang sepertinya penting tapi tiba-tiba ada aja tanpa penjelasan apa-apa, jadi pas muncul gw jadi bertanya-tanya "lha ini siapa, kenapa dia begitu amat, kok bisa begitu?". Serba cepet, gw bahkan nggak bisa enjoy the view dari hal paling keren dari film ini: Dracula berubah jadi kawanan kelelawar. 

Entahlah, gw rasa film ini berantakan sekali penyampaiannya. Pengen dibuat emosional, eh emosinya nggak berasa sama sekali. Pengen kelihatan keren...well berhasil sih di prolognya, tapi sisanya nyaris nggak bisa dinikmati secara leluasa karena editingnya berasa kayak trailer. Belum lagi film ini dihiasi dialog-dialog sok melankolis yang, yah, tetep nggak berasa juga. Gw bahkan membayangkan mungkin gw akan bisa lebih menikmati film ini bila tidak ada dialog. Visual yang sama, tapi audionya ganti dengan lagu-lagu rock atau Michael Jackson biar berasa nonton video klip, gw bakal tetep ngerti ceritanya, dialognya toh tidak memperdalam ceritanya, sama sekali.

But to be fair, Dracula Untold adalah film yang sangat visual. Tata kostum dan visual effects menjadi juaranya, dan ada beberapa teknik pengambilan gambar yang memang dirancang keren--misalnya kejadian cukup panjang tanpa cut dari point of view seorang prajurit yang akhirnya mencapai ajal. Cool, tapi ya udah di situ aja.

Btw, katanya ini film pertama dari rangkaian film-film monster dari Universal Pictures yang nanti katanya bakal bergabung dalam satu film kayak The Avengers. Well, good luck next time-lah.




My score: 5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar