Rabu, 27 Agustus 2014

[Movie] Guardians of the Galaxy (2014)


Guardians of the Galaxy
(2014 - Marvel Studios/Walt Disney)

Directed by James Gunn
Written by James Gunn, Nicole Perlman
Based on the comic books created by Dan Abnett, Andy Landing
Produced by Kevin Feige
Cast: Chris Pratt, Zoe Saldana, Bradley Cooper, Vin Diesel, Dave Bautista, Lee Pace, Michael Rooker, Glenn Close, John C. Reilly, Djimon Hounsou, Karen Gillan, Benicio del Toro


Film Guardians of the Galaxy bisa terlaksana karena hasil dari kesuksesan Marvel Studio mem-branding diri sebagai studio film jaminan sukses. Dimulai dari Iron Man di tahun 2008, lalu puncaknya di The Avengers, dan setelah itu apa yang muncul dari studio yang sekarang dibawahi Disney ini selalu disambut baik dan mendulang laba berlipat-lipat. Jadi...sekarang kalaupun mereka mau bikin film dari komik dan tokoh yang kurang populer pun nggak masalah, segagal-gagalnya pasti bakal laku juga, karena merek Marvel itu.

Di sisi lain, Guardians adalah sesuatu yang refreshing dari Marvel, karena mereka akhirnya menawarkan sesuatu di luar superhero-superhero anggota The Avengers dan sekuel-sekuelnya. Alih-alih sebuah film superhero, Guardians lebih mirip film petualangan luar angkasa semacam Star Wars, tetapi dengan playfulness dan nada ceria yang menyenangkan. Itu sebenarnya sudah terbaca dari promo-promonya. Film ini tidak berusaha main keren-kerenan atau gagah-gagahan, tetapi ingin membawa segala sesuatunya jadi fun.

Dan gw rasa pilihan itu berhasil. Untuk sebuah film "superhero Marvel" film ini beda, untuk sebuah film fantasi luar angkasa juga beda. Apa pun yang dirancangkan oleh sutradara/penulis James Gunn untuk film ini, termasuk dalam hal humor dan kekonyolan dan "tabrakan" kemutakhiran visual dengan tembang kenangan 1970-an, buat gw cukup berhasil. Beberapa memang tampak sangat...emm apa ya...rehearsed (?) membuat gw udah tahu bakalan lucu sebelum sampai di titik lucunya jadi pas sampe di sana rasanya nggak terlalu lucu lagi *apalah*, tetapi film ini memang sudah sampai pada tujuannya yang menghibur tanpa dibawa terlalu serius. I mean, di antara lima Guardians aja ada rakun cerewet dan manusia pohon dan mak lampir, gimana mau serius?

Dari segi cerita, mungkin tak ada yang benar-benar istimewa dan di luar ekspektasi, intinya ada seorang musuh pengancam kelangsungan bum--eh--semesta yang harus dihentikan. Penceritaannya tak pernah lari dari pakem itu--dan sedikit kaitan dengan Marvel Cinematic Universe, tetapi kaitannya sedikiiit sekali, for now. Untungnya perjalanan menuju ke sananya cukup berbumbu legit, yaitu kelima individu dengan motivasi dan sifat berbeda-beda dipaksa keadaan untuk bersatu dan menyelamatkan bum--eh--semesta. So, ini bukan orang-orang yang tiba-tiba punya kekuatan super dan jadi satu-satunya harapan dan sebagainya. Toh, kemudian alasan mereka bertindak sangat sederhana: karena mereka bagian dari bum--eh--semesta yang hendak dihancurkan. That's it, tapi masuk akal. Asyiknya lagi, film ini berhasil mencukupi kebutuhan gw sebagai penonton untuk mengenal dan peduli pada kelima tokoh protagonisnya, plus beberapa tokoh tambahan lain, tanpa keblinger dan tanpa menghabiskan durasi. Itu poin penting.

Guardians juga memenuhi kebutuhan gw akan presentasi visual yang menyegarkan. Warna-warna pastel di hampir setiap adegannya terutama yang siang hari, juga aneka warna gugusan bintang di angkasa, sampai warna-warni tokoh-tokoh alien yang merupakan hasil kinerja make-up effects yang supermumpuni, semuanya memuaskan. Mungkin tidak sampe super wah seperti ketika gw melihat Asgard pertama kali di film Thor, tetapi Guardians tetap memberi treat for the eyes. Secara spesifik gw suka adegan-adegan di dalam pesawat penjahat The Dark Aster yang misterus dan gelap tetapi eksotis, juga adegan kucing-kucingan siang-siang di tengah kota Xandar yang terang benderang tapi nggak musingin. Oh, gw juga suka ketika pesawat-pesawat pasukan Xandar bikin formasi itu, keren lah. 

Nah, bagi yang beruntung, visual-visual menyenangkan ini akan terasa semakin menyenangkan ketika disaksikan di layar IMAX, karena ada beberapa perubahan aspect ratio yang memaksimalkan efek 3D-nya (mirip Life of Pi), tetapi kalau gw sih suka melihat adegan-adegan panorama yang memenuhi layar IMAX sehingga semakin terasa immersive *berasa iklan*, karena untuk pemandangan-pemandangan seperti inilah IMAX diciptakan *tsaaah*.

All in all, gw suka sama Guardians of the Galaxy ini, dan semakin suka ketika nonton kedua kali, bukan nggak mungkin kesukaan itu bertambah seiring gw semakin sering menontonnya. Cerita oke, visual ciamik, tokoh-tokohnya likable dan dimainkan dengan cukup baik--meskipun gw merasa Chris Pratt itu jago mengucapkan dialog tapi muka sengaknya itu kok rada kaku ya =|. Plus visual effect-nya seamless. Pacing-nya mungkin tidak selincah ekspektasi gw, tetapi seakan ditebus oleh pilihan soundtrack-nya yang antara sengaja ngelawak atau emang nostalgia si empunya film aja. Menyenangkan lah. Walkman rules! *langsung cari walkman yang dulu sering dipake nemenin perjalanan pergi pulang sekolah naik angkot*.




My score: 7,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar