Minggu, 03 April 2011

[Movie] The Company Men (2010)


The Company Men
(2010 - The Weinstein Company)

Written and Directed by John Wells
Produced by John Wells, Claire Rudnick Polstein, Paula Weinstein
Cast: Ben Affleck, Chris Cooper, Tommy Lee Jones, Kevin Costner, Maria Bello, Craig T. Nelson, Rosemarie DeWitt


Efek dari terjadinya krisis ekonomi Amerika sejak akhir 2008 rupanya jadi inspirasi banyak pihak untuk membuat berbagai karya sinema yg berkaitan, entah itu dokumenter ataupun fiksi. The Company Men menjadi salah satu film cerita yang bertema demikian, kali ini berfokus pada isu PHK kepada pegawai2 yg jabatannya terbilang tinggi. Ya, krisis keuangan yang menyebabkan pasar saham terjun bebas *sok tau banget gw* tak jarang memaksa perusahaan2 bahkan yg sudah besar dan mapan untuk merumahkan sebagian pegawai demi menjaga kelangsungan perusahaan, sampai2 yg sudah menjabat manajer ke atas pun terkena imbasnya. The Company Men sendiri mencoba mengisahkan reaksi dan dampak dari PHK gila2an itu terhadap beberapa orangmengingatkan gw sama Up In The Air, tapi ini berfokus pada yg terPHK. Jadi ceritanya ada perusahaan perkapalan besar (fiktif) bernama GTX yg harus ikut mengalami krisis, dan dari sana penonton diajak mengikuti dan mengamati "perjuangan" Bobby Walker (Ben Affleck), Phil Woodward (Chris Cooper) dan Gene McClary (Tommy Lee Jones), dalam menghadapi perubahan besar dalam hidup mereka tersebut, dan cara mereka menghadapinya agak berbeda satu dengan yg lainnya.

Bobby mungkin memiliki kehidupan impian seorang "ekseutif muda" yg punya pekerjaan bagus, istri+2 anak yg baik2, tinggal di rumah suburban, mobil Porsche, ikut klub golf, dan sebagainya. Mengubah gaya hidup yg enak itu sama sulitnya dengan mencari pekerjaan baru di tengah resesi, dan itulah yg dialami Bobby yg begitu berat cabut dari keanggotaan klub golf dan menjual rumah dan mobil mewahnya (pas adegan jual mobil, gw mikir "kenapa gak dari awal cuy!" ^.^;) demi bisa survive sampai dia dapat pekerjaan baru. Selain juga kebanggaan seorang kepala keluarga yg seperti hilang lenyapkarena nganggur, Bobby pun hampir frustasi menanti dapet pekerjaan baru karena penolakan demi penolakan yg dia alami, berbulan-bulan lamanya ia harus diingatkan istri (Rosemarie DeWitt) untuk terus sabar dan nanti pasti dapet, sampai akhirnya ia harus "diskon gengsi" dengan menerima tawaran iparnya yg seorang kontraktor rumah, Jack Dolan *wah pasti suka bermain orangnya =P* (Kevin Costner) untuk bantu2 sebuah proyek.

Adapun Phil lebih senior dan jabatannya di atas Bobby, kehidupan pasca PHK tampak sulit diterimanya. Mengingat usianya yg tanggung karena nggak sampe sepuluh tahun lagi pensiun, mendapat pekerjaan baru jadi lebih sulit daripada Bobby yg masih 30-an. Akan tetapi pengalaman yg paling berat seharusnya dialami oleh Gene. Ia vice-president GTX, salah satu pendiri perusahaan ini sejak masih usaha kecil, juga sahabat dari si presdir, James Salinger (Craig T. Nelson)yg merasa gak punya cara lain menyelamatkan perusahaannya selain PHK (tapi malah bangun kantor baru demi pencitraan =.=")serta berselingkuh sama manajer HRD, Sally Wilcox (Maria Bello), nyatanya tidak bisa meloloskannya dari PHK. Namun, justru diperlihatkan bahwa Gene lah yg paling nrimo. Kehidupan "mapan"nya pun tampaknya rela ia lepaskan, toh ia sudah tak bahagia sama sang istri yg tampaknya seorang emak2 sosialita. Bisa jadi ini menjadi momentum baginya untuk mengubah hidup yg diam2 dia inginkan, perceraian dan mengubah gaya hidup pun dijalaninya dengan lancar2 saja, dan mungkin karena itu pula ia berani mengambil langkah yg penuh optimisme sekaligus risiko. Selanjutnya yg perlu kita nantikan adalah ending dari masing2 tokoh kita yg juga tidak sama satu dengan yg lain...well not really =).

The Company Men, merupakan debut penyutradaraan dari John Wells yg biasa jadi produser, digarap cukup bersahaja dan nyaman dalam menyampaikan kisah yg agak "menakutkan" karena bisa terjadi sama siapa saja ini. Meski berisi tentang orang2 yg gelisah, film ini dibawa dengan cukup menyegarkan, tidak terlampau serius banget namun tidak berusaha jadi komedi juga, porsi ketawanya pas lah. Meskipun masih terasa dramatisasinya, terutama dari dialog, namun semua masih dalam batas wajar, cukup efektif dan efisien, dan tidak terasa palsu. Serasa sedang melihat visualisasi curhatan orang2 terPHK yg mudah relate dengan penyimaknya, terutama pada bagian Bobby yg memang porsinya lebih dominan. Singkatnya, secara cerita dan penyampaiannya terbilang cukup enak, dan "nasib" tokoh2nya pun nggak terkesan too good to be true, which is good. Namun gw masih merasakan ganjelan ketika merasa pendalaman tokoh Phil kurang digali (sampai mana frustasinya, dan bahwa dia itu dikenal tukang jilat dan gak disukai orang kantor juga cuman sekadar diomongin doang) sehingga apa yg terjadi pada dia pun kayak nggak penting. Mending gak usah digali sekalian daripada efeknya nanggung kan *lho ini ngomongin apa seh?*.

But anyway, gw lumayan suka dengan pendekatan manusiawi dari film ini, karena memang krisis ekonomi atau apalah itu tidak bisa hanya dipandang dalam skala besar semata, tapi juga lewat orang per orang yg terkena dampaknya. Penampilan kompak dan okeh dari aktor2nya pun memperkuat kelaikan tonton film ini, dari Ben Affleck, lalu Tommy Lee Jones dan Chris Cooper yg tidak mempermalukan status "pemenang Oscar" di nama mereka, dan, yah, termasuk Kevin Costner juga mainnya cukup bagus (padahal dari dulu gak pernah gw membayangkan doi bisa "akting", entah kenapa ^_^;). Ditambah lagi gambar2 cakep nan mulus persembahan sinematografer Roger Deakins (oh gw suka bagian Phil di garasi malem2, among others =)) membuat The Company Men, dengan premis yg sebenarnya "kurang menarik" secara pasar, secara keseluruhan adalah film yg layak dan tidak merugikan untuk ditonton. Tidak terlalu istimewa sih buat gw, tapi bisa jadi pilihan yang baik di tengah-tengah terbatasnya pilihan film yg tayang di bioskop2 kita sekarang ini. Oh btw, satu hal yg gw bisa ambil dari film ini: dana darurat dan pensiun itu penting! Listen to Suze Orman, people =D.



My score: 7/10


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar