Sabtu, 30 April 2011

[Album] moumoon - 15 Doors


moumoon – 15 Doors
(2011 – Avex Trax)

Tracklist:
1. We Go (intro)
2. 15 Doors
3. One Step
4. Sunshine Girl
5. moonlight
6. Blue Rain
7. 青い月とアンビバレンスな愛 Aoi Tsuki to Ambivalence na Ai
8. ハレルヤHallelujah
9. YAY
10. EVERGREEN
11. Destiny
12. 天国に一番遠い場所 Tengoku ni Ichiban Tooi Basho
13. On the right
14. HAPPY UNBIRTHDAY
15. Farewell (outro)


Gw mulai tertarik mendengarkan moumoon setelah mendengar single mereka tahun 2010, “Sunshine Girl” yang super-catchy itu. Setelah diubeg-ubeg sedikit, moumoon adalah duo pop Jepang yang terdiri dari YUKA di vokal dan Kousaku Masaki di gitar serta...err...sisanya—maksudnya komposer merangkap arranger serta memainkan beberapa instrumen lainnya. Aliran musiknya ternyata emang seperti bisa didengar di single “Sunshine Girl” tadi: pop yang manis dengan perpaduan live instruments dan elemen digital yang terkesan santai dan refreshing (kalo gw kasih padanannya di Indonesia, mungkin Andezz *sotoy*). Album 15 Doors ini sediri adalah full-album kedua moumoon. Melihat diskografinya, mereka memang irit merilis album tapi lebih rajin rilis mini-album dan single. Saking jarangnya, dalam album ini pun termuat single2 mereka yg dirilis sejak tahun 2009, lumayan ye.

Bisa ditebak dari judulnya, 15 Doors terdiri dari 15 track: 13 lagu ditambah intro dan outro. Gw bisa langsung menvonis bahwa semua lagu di album ini masuk kategori nyaman didengar. Ternyata nggak cuman single “Sunshine Girl” aja yang cathcy, tapi semua lagu bisa dibilang nggak kalah cathcy nya, agak2 pop Skandinavia gimana gitu *sotoy lagi*, terbungkus dalam musik yang—sebagaimana disinggung sebelumnya—menimbulkan kesan refreshing, dipadukan dengan vokal YUKA yang manis-tanpa-terpaksa sehingga kesan tersebut makin menjadi. Mood albumnya pun cukup terjaga, dari yang up-beat ceria seperti “Sunshine Girl”, “15 Doors” dan “YAY”, yang up-beat serius kayak “One Step” dan “Hallelujah”, yang medium semisal “moonlight” dan “Tengoku ni Ichiban Tooi Basho”, juga yang ballad macem “Aoi Tsuki to Ambivalence na Ai”, “EVERGREEN” dan “Destiny”, masing2 diaransemen cukup pas sesuai kebutuhannya (beat-nya ada yg digital ada juga yang pake drum, nggak jarang ada string section juga). Yang cukup menarik adalah vokal YUKA pun lumayan bunglon menyesuaikan nuansa masing2 lagunya, ketika di bagian ballad doski pun berusaha mengeluarkan suara “asli” ketimbang suara “santai” yang terdapat pada lagu2 lain, sehingga lolos dari kesan annoying, hehehe. Ditambah lagi pronounciation YUKA pada kata2 berbahasa Inggris sangat bagus untuk ukuran orang Jepang *ngenyek*. Nice.

Dari 15 track yang ada, track favorit gw selain “Sunshine Girl” yg udah gw sebut berjuta kali itu, adalah “moonlight”, “Aoi Tsuki to Ambivalence na Ai”, dan “On the right” yg mengingatkan gw sama "Lovefool"-nya The Cardigans. Kesan kesuluruhan gw terhadap album 15 Doors milik moumoon ini adalah: menyegarkan. Setiap lagu tidak terasa salah secara penulisan dan struktur *heh, apa?*, mudah untuk larut dalam soundnya yang memang memikat. Akan tetapi, bila gw mendengarkan dari awal sampe akhir, buat gw album ini terasa lebih lama dari durasi sebenarnya. Ini sensasi yang cukup aneh, padahal aransemennya apik dan lagu2nya enak, dibilang boring pun nggak juga. Namun ya itu, sulit untuk memberi nilai yang all-positive ketika setiap kali gw denger lagi selalu berasa nggak-kelar2. Mungkin karena lagu2nya sebenarnya sederhana dan nggak ribet, tetapi terkesan dipanjang2kan, ada 13 lagu pula, jadi gw merasa demikian, entahlah, tapi ya gitu deh *apaseh*.

Jadi kesimpulannya, moumoon lewat 15 Doors berhasil memikat gw dengan musiknya yang nyaman dan manis di kuping, kayaknya enak kalo didenger di perjalanan siang2. Ya, album ini sepertinya lebih enak kalo tidak didengar terlalu seksama, sayangnya. Tapi, tetep, this is a fine album kok, not bad at all.



My score: 7/10


moumoon


Previews courtesy of YouTube

15 Doors



Sunshine Girl



moonlight



Aoi Tsuki to Ambivalence na Ai



YAY



EVERGREEN



On the right

4 komentar:

  1. makasih gan review-nya, lumayan juga lagu2nya, penerusnya do as infinity ni kayaknya! ane fans nya D.A.I soalnya!hhe...

    BalasHapus
  2. @anonim, wah kalo dibilang penerus DAI sih ragu juga ya, jenis musiknya agak beda, yang ini lebih ke pop kalem, sedangkan DAI lebih pop-rock--dan DAI masih rilis album lho =)

    Lumayan kok untuk nambah2 koleksi lagu2 Jepang =)

    BalasHapus
  3. Rafael Yanuar9 Juni 2011 15.55

    Di album pertamanya, moumoon mirip Do As Infinity. Musiknya cenderung (pop-) rock. Paska suksesnya Sunshine Girl, barulah moumoon mengubah musik (dan karakter) mereka menjadi lebih ringan dan ceria.

    Agak bingung juga, di album 15 Doors, moumoon banyak menyertakan b-side mereka, sedang single a-side seperti Let's dance in the moonlight, SKY HIGH dan my Secret Santa justru tidak ada ='(

    Tapi memang, YUKA-nya (tetap) cantik banget, sih *lupa fokus*

    BalasHapus
  4. @Rafael, thanks for sharing, saya baru kenal moumoon dari Sunshine Girl aja jadi belum menelusuri riwayat rekaman sebelumnya, =)

    BalasHapus