Minggu, 09 Februari 2020

My Movie Picks of January 2020

Tiap awal tahun, khususnya Januari biasanya adalah bulan yang "aneh" buat rilisan film, terutama bioskop. Antara sisaan film-film bulan Desember yang masih banyak beredar, dan film-film blockbuster terbaru yang agak di-rem perilisannya, sehingga jarang banget yang meledak secara box office. Di lain pihak juga jadi banyak film-film jagoan "award" yang dilemparkan ke khalayak. Nah, dari antara semua itu, manakah yang berhasil meninggalkan kesan signifikan buat gw? Let's see lah..






1. 1917
(2019 - DreamWorks/Amblin/Universal)
dir. Sam Mendes
Cast: George MacKay, Dean-Charles Chapman, Colin Firth, Andrew Scott, Mark Strong, Benedict Cumberbatch, Richard Madden, Claire Duburcq


Sekalipun nggak nge-fan banget sama Mendes, mendengar bahwa doski bikin film perang dengan hanya dengan satu (or should I say, dua) continuous shot bikin gw langsung penasaran. Dengan cerita yang sebenarnya sederhana banget--dua prajurit dari titik A diutus jalan ke titik B melewati berbagai risiko, a.k.a. Saving Private Ryan versi mini, 1917 adalah sebuah demonstrasi kemahiran storytelling dan filmmaking yang mencengangkan. Bagaimana merencanakan sorotan kamera hingga tiap frame jadi tampak sempurna, bagaimana para aktor mengatur emosi agar tetap berkesinambungan, bagaimana merancang blocking dan setting sehingga tidak tampak monoton sekalipun (seolah-olah) tanpa terpotong, dan bagaimana juga tempo cerita terjaga sehingga dinamika adegan yang bekelanjutan tanpa henti itu bisa terasa natural, tanpa kesan diburu-buru atau diseret-seret demi durasi (ya kadang masih berasa sih dikit, hehe). Keheranan-keheranan itu terus berdengung sepanjang film ini, dan membawa gw pada kesimpulan bahwa ini salah satu film masa kini yang dibuat dengan ambisi besar dan terbukti sanggup memenuhi ambisi itu.
My score: 8/10






2. Klaus
(2019 - Netflix/SPA Studios)
dir. Sergio Pablos
Cast: Jason Schwartzman, J.K. Simmons, Rashida Jones, Will Sasso, Joan Cusack, Norm MacDonald


Sebuah versi alternatif dari asal usul mitos Santa Claus yang dibuat dengan cukup berbeda. Dengan tradisi konsep seperti Disney klasik, film ini menggabungkan hikayat Santa dengan kisah perjalanan seorang pemuda yang mengalami perubahan hidup dan menemukan jati diri, tentu saja dengan gaya komikal. Sekilas nampak dark karena warna visualnya memang tidak serba cerah ceria, namun nggak menghalangi film ini untuk menunjukkan kualitas teknik animasinya yang halus sekalipun "hanya" 2D, desain gambar yang indah nian, karakter-karakter yang menarik, humor yang elegan, dan terutama cerita yang punya hati. Dan, gw juga suka bahwa pada akhirnya ini bukan soal menebalkan Santa Claus sebagai sosok, tetapi pada misi yang dikerjakannya, karena itulah yang sebenarnya lebih penting untuk diingat dan diwariskan.
My score: 8/10






3. Bombshell
(2019 - Lionsgate)
dir. Jay Roach
Cast: Charlize Theron, Nicole Kidman, Margot Robbie, John Lithgow, Allison Janney, Kate McKinnon, Connie Britton, Malcolm McDowell, Mark Duplass


Dalam tujuannya sebagai representasi kisah nyata pengungkapan skandal pelecehan seksual seorang petinggi stasiun televisi Fox News di Amerika terhadap para pegawai wanitanya--yang kemudian juga mendorong pengungkapan serupa di lembaga-lembaga bidang lain, Bombshell terbilang bisa memberikan berbagai informasi cukup komprehensif. Keputusannya untuk disajikan dalam alur lincah dan sentuhan dark humour menjadikan film ini nggak terlalu berat untuk dinikmati, walau juga terasa pahit saat menyaksikan momen-momen pilu pengalaman para korban. Di satu sisi gw agak menyayangkan tone lincah yang di-set di awal tadi agak hilang di pertengahan hingga akhir. Namun, untungnya gw nggak sampai kehilangan tujuan utama kisah ini diceritakan, apalagi para pemeran utamanya sanggup memberi penampilan super-prima sepanjang film.
My score: 7,5/10