Selasa, 13 November 2018

My Movie Picks of October 2018

Kalau nyari blockbusters, Oktober itu memang bulan sepoi-sepoi saja. Namun, buat bagi para peminat film, bulan tersebut justru dihiasi line-up yang bikin bergairah, karena nggak melulu kenceng-kencengan ledakan atau sekuel/prekuel/reboot/remake/reimagine/ricarica dan sebangsanya. Nah, bagaimana hasilnya, beginilah rapor dari gw untuk Oktober 2018.





1. Bad Times at the El Royale
(2018 - 20th Century Fox)
dir. Drew Goddard
Cast: Jeff Bridges, Chris Hemsworth, Jon Hamm, Dakota Johnson, Cynthia Erivo, Cailee Spaeny, Lewis Pullman, Shea Wingham, Xavier Dolan, Nick Offerman



Meleburkan premis "sekelompok orang nggak saling kenal terjebak di satu tempat" dengan berbagai unsur yang biasanya hanya muat di satu film masing-masing, dari konspirasi, kriminal, sekte sesat, sampai ke blantika musik. Mirip-mirip konsep bertutur serial Lost, kayaknya si Goddard lagi agak pamer sama kemampuan meramu cerita, plus keterampilan presentasi audio visual yang berkelas (dan shot on film!), tapi ya memang filmnya berhasil ngebawa gw untuk ngikutin terus ragam misteri dari karakter-karakternya yang akhirnya "tumpah" semua di hotel El Royale. Walau nggak se-mindblowing The Cabin in the Woods-nya Goddard beberapa tahun lalu, film ini masih sama menghiburnya, terutama dengan bumbu dark comedy-nya.
My score: 7,5/10





2. Smallfoot
(2018 - Warner Bros./Warner Animation Group)
dir. Karey Kirkpatrick
Cast: Channing Tatum, Zendaya, James Corden, Common, Danny DeVito, LeBron James, Gina Rodriguez, Yara Shahidi


Film ini memainkan perspektif makhluk mitos yeti atau bigfoot, dengan memutarbalikkan bahwa manusialah yang merupakan "makhluk mitos" bagi para yeti =). Secara visual film ini menurut gw kurang appealing ya, terutama di desain karakter. Pun sebagai musikal animasi, lagu-lagunya kurang nempel. Namun, film ini punya amunisi di komedi slapstick ala Looney Tunes yang sukses bikin gw ketawa kenceng, serta pada tema eksistensialisme serta etika yang lumayan bikin cerita film ini lebih berbobot dari yang dikira.
My score: 7,5/10





3. First Man
(2018 - Universal)
dir. Damien Chazelle
Cast: Ryan Gosling, Claire Foy, Jason Clarke, Kyle Chandler, Corey Stoll, Patrick Fugit, Ciarán Hinds, Pablo Schreiber, Olivia Hamilton


Karena tahunya Chazelle itu yang bikin Whiplash dan La La Land, film ini memberi kesan doi lagi ganti perseneling. Menceritakan tentang Neil Armstrong, seorang tokoh nyata dan dikenal oleh begitu banyak orang di dunia, Chazelle lebih memilih menjabarkan ganjalan batin sang astronot ketimbang kisah "sukses/inspiratif/patriotis" dari satu momen kebanggaan Amerika dalam sejarah. Makanya, di saat langkah-langkah proyek pendaratan ke bulan ditampilkan dengan cukup detail, nuansa yang keluar sepanjang film tuh selalu sendu, beda dengan dua film Chazelle sebelumnya yang "bergejolak". Tuturannya sih baik, dan justru mungkin paling mendekati gambaran pribadi Armstrong yang memang dikenal modest dan tertutup, tapi ya gw agak kaget aja sih si Chazelle bikin filmnya dengan gaya begini.
My score: 7,5/10





4. A Star Is Born
(2018 - Warner Bros.)
dir. Bradley Cooper
Cast: Lady Gaga, Bradley Cooper, Sam Elliott, Rafi Gavron, Andrew Dice Clay, Anthony Ramos, Ron Rifkin


Remake ke-sekian dari kisah sepasang seniman mengarungi cinta dan karier di industri hiburan, ketika yang satu mengorbitkan yang lain sampai jadi lebih sukses dan belakangan bikin hubungan merenggang. Yang pasti, penyesuaian dengan kondisi kekiniannya oke, lagu-lagunya emang beneran bisa jadi hits di dunia nyata (dan sebagai soundtrack ternyata memang jadi hits di dunia nyata), dan tentu saja motornya adalah performa mantap dari para aktornya. Agak kendor iramanya seiring filmnya berjalan dari pertengahan, tapi the idea bahwa film ini ada sebagai remake tapi bisa tetap relevan, apalagi dengan lagu-lagunya yang memorable, dan ini adalah debut film panjang Cooper sebagai sutradara, akan membuat film ini masuk dalam memori sebagai karya yang impresif.
My score: 7/10





5. Bohemian Rhapsody
(2018 - 20th Century Fox)
dir. Bryan Singer
Cast: Rami Malek, Lucy Boynton, Gwilym Lee, Joseph Mazzello, Ben Hardy, Aidan Gillen, Allen Leech, Tom Hollander, Mike Myers


Separuh daya tarik film ini adalah lagu-lagu band Queen yang ditaruh pada konteks terhadap karier mereka--tumbuh di era 1990-an membuat gw masih kena sama musik Queen, walau mungkin cuma yang radio hits aja hehe. Dari situ aja, film ini udah pasti dapat predikat menghibur, ditambah lagi penanganan visualnya yang apik. Hanya saja sebagai sebuah biografi tokoh dan band-nya, gw kurang bisa menangkap apa pegangan utama yang ingin diceritakan, semua seakan ingin diutarakan tapi  harus se-light mungkin dalam waktu terbatas, jadinya nggak ada yang bener-bener nancep. Efeknya, sekeren-kerennya reka ulang show Queen di acara panggung Live Aid di akhir film ini, gw nggak bisa merasakan signifikansi emosional event itu terhadap ceritanya.
My score: 7/10





6. Dear Nathan: Hello Salma
(2018 - Rapi Film)
dir. Indra Gunawan
Cast: Jefri Nichol, Amanda Rawles, Susan Sameh, Devano Danendra, Karina Suwandi, Gito Gilas, Surya Saputra, Diandra Agatha, Rendi Jhon


On paper, topik-topik yang diangkat di film ini lebih membumi dan penting daripada Dear Nathan pertama. Tokoh-tokoh kita digambarkan dalam proses lulus SMA ke kuliah, lalu berbenturan dengan persoalan keluarga yang juga terkait erat dengan urusan pendidikan dan cinta. Nggak terlalu nghayal disko lagilah. Namun, apakah itu membuat film ini lebih baik dari yang pertama, gw nggak bisa mengiyakan. Yang gw lihat alurnya masih dibuat muter-muter juga, mungkin karena overwhelmed sama topik-topiknya sendiri. Malah charm-nya sedikit menurun oleh satu-dua tokoh baru yang penampilannya nggak imbang dengan yang lain. Tapi, kalau mau fair, ini adalah follow-up yang cukup pantas bagi film pertamanya, yang buat gw masih jadi salah satu film roman remaja dengan penggarapan terbaik dalam beberapa tahun ini.
My score: 7/10