Minggu, 30 Juli 2017

[Movie] Spider-Man: Homecoming (2017)

Nggak bisa nggak terbersit keheranan kenapa gitu Spider-Man versi layar lebar harus di-reboot sebanyak tiga kali hanya dalam jangka waktu 15 tahun saja. Iya sih Spider-Man itu bisa dibilang the biggest Marvel Comics character, tapi emang musti segitunya ya? Namun di sisi lain, Spider-Man: Homecoming setidaknya punya maksud dan niat yang sangat jelas: biar bisa gabung ke Avengers-nya Marvel Cinematic Universe (MCU). Konsekuensi dari ini bukan hanya perkenalkan ulang tentang sosok Spider-Man, tetapi juga menyesuaikan karakter dan ceritanya biar bisa muat ditempatkan di antara aksi-aksi Iron Man, Captain America, Thor, dkk. Jika dalam inkarnasi sebelumnya Spider-Man harus hadapai pertaruhan keselamatan yang lebih massal, maka Homecoming dibuat lebih spesifik: Spider-Man-nya masih remaja, dan persoalan yang dihadapi juga more or less berskala kecil. Yah skala kecilnya tentu dengan sentuhan Marvel, yaitu para "preman" yang memanfaatkan teknologi alien sisaan klimaks The Avengers (2012) untuk kepentingan bisnis underworld.

Rupanya gw cukup suka sama pilihan bangunan dan arah cerita yang diambil. Tak seperti origin story para superhero Marvel yang makin kesini makin terpola, Homecoming langsung menyorot pada persoalan tentang pembuktian nilai diri sebagai superhero dan menyeimbangkan antara identitas keseharian dan identitas superhero, dengan kegelisahannya masing-masing. Tone film ini pun anak muda kekinian banget, dan makin berjalan makin asyik diikuti, lengkap dengan berbagai adegan laga yang menurut gw nggak kalah seru dari film-film Spider-Man sebelumnya. Dan, poin yang gw rasa juga unggul adalah si villain Vulture (Michael Keaton) yang punya kompleksitas tersendiri, dan mampu dibuat benar-benar mengancam si jagoan kita dari berbagai sisi. Gw tetap merasa Spider-Man 2 (2014) adalah film superhero komik terbaik yang pernah ada, tetapi Homecoming buat gw termasuk pada himpunan yang bagus di antara film-film Spider-Man lain--yang sebenarnya juga nggak pernah jelek-jelek amat sih.


Spider-Man: Homecoming
(2017 - Columbia/Marvel Studios)

Directed by Jon Watts
Screenplay by Jonathan Goldstein, John Francis Daley, Jon Watts, Christopher Ford, Chris McKenna, Erik Sommers
Story by Jonathan Goldstein, John Francis Daley
Based on the Marvel comic book by Stan Lee, Steve Ditko
Produced by Amy Pascal, Kevin Feige
Cast: Tom Holland, Michael Keaton, Marisa Tomei, Jon Favreau, Robert Downey Jr., Jacob Batalon, Zendaya, Laura Harrier, Tony Revolori, Abraham Attah, Gwyneth Paltrow, Donald Glover, Bokeem Woodbine, Logan Marshall-Green, Jennifer Connelly
My score: 7,5/10

[Movie] Sweet 20 (2017)

Kesuksesan film Korea, Miss Granny (2014) mendorong produsernya untuk mengembangkan materi ceritanya dalam bentuk remake di berbagai negara. Remake antarnegara memang udah biasa, tetapi entah apakah sudah ada yang pernah melakukannya se-ambisius ini: udah dibikin di China, Vietnam, Thailand, Jepang, dan sekarang di Indonesia dengan judul Sweet 20, dan mungkin akan berlanjut di negara-negara lain. Emang dasar gw, gw memang baru nonton satu versi aja, itu pun bukan yang original, melainkan 20 Once Again (2015) yang diproduksi di China. Namun, bisa kebaca bahwa film-film ini punya struktur yang sama, urut-urutan kejadiannya persis, outcome-nya juga serupa. Beruntungnya, Sweet 20 termasuk berhasil dalam interpreting instead of just translating ke tuturan yang lebih dekat dengan penonton Indonesia.

Sekalipun unsur magical fantasy soal nenek yang basically for no reason at all fisiknya berubah jadi gadis 20 tahunan sebenarnya nggak terlalu akrab dalam cerita-cerita kita--dan mungkinkah itu sebabnya momen ini kayak diburu-buru di film ini?--buat gw film ini enak sekali adaptasinya. Gaya komikal-nya, humornya, referensi kultur pop-nya, nilai-nilai keluarganya, latar sosialnya--emm, nggak terlalu sih tapi ya plausible-lah--semuanya bisa nyambung dengan orang kita, sehingga nontonnya juga lebih nikmat. Tetapi, yang paling bikin nikmat adalah jajaran pemainnya yang bermain apik dan kompak, a great ensemble. Salah satu poin kesukaan gw adalah bagaimana performa Tatjana Saphira sebagai Fatma muda tetap bisa bikin gw kebayang sama performa Niniek L. Karim sebagai Fatma tua yang sebelumnya muncul hanya selama 10 menit di awal film. Kalau segala unsurnya kompak gini, dan adaptasinya juga semaksimal mungkin disesuaikan dengan pola pikir lokal, 'kan nontonnya juga jadi seneng. Pun kalau mau dibilang, buat gw Sweet 20 adalah salah satu film Indonesia paling menyenangkan di paruh awal tahun ini.


Sweet 20
(2017 - Starvision/CJ Entertainment)

Directed by Ody C. Harahap
Screenplay by Upi
Based on on the film Miss Granny written by Shin Dong-Ik, Dong Hee-Sun, Hong Yoon-Jung, Hwang Dong-Hyuk
Produced by Chand Parwez Servia
Cast: Tatjana Saphira, Niniek L. Karim, Slamet Rahardjo, Kevin Julio, Morgan Oey, Lukman Sardi, Cut Mini, Widyawati Sophiaan, Tika Panggabean, Alexa Key, Nina Kozok, Ardit Erwandha, Tommy Limmm
My score: 7,5/10