Jumat, 30 Oktober 2015

[Movie] The Wedding & Bebek Betutu (2015)


The Wedding & Bebek Betutu
(2015 - Awan Sinema Kreasi)

Directed by Hilman Mutasi
Screenplay by S. Tomo, Tantri Arinta
Story by Hilman Mutasi
Produced by Mieke Amalia
Cast: Tora Sudiro, Sogi Indra Dhuaja, Edric Tjandra, Ibob Tarigan, Tike Priatnakusumah, Ence Bagus, Aming, Ananda Omesh, Adinda Thomas, Ronal Surapradja, Indra Birowo, Mieke Amalia, TJ, Rony Dozer, Virnie Ismail, Marcel Chandrawinata


Di dekade 2000-an, salah satu alasan untuk menonton saluran Trans TV adalah adanya acara sketsa Extravaganza, semacam versi lokal dari Saturday Night Live. Through the years banyak penonton yang invested sama para pemainnya (gw sih lumayan), sebagian besar pun masih aktif jadi media personality atau *sebut saja* artis sampai sekarang. Jujur, kalau buat gw Extravaganza itu nggak lucu-lucu banget, para pemainnya pun sebenarnya nggak lucu. Buat gw mereka hanya menyenangkan. Tapi, yang pasti mereka adalah aktor-aktor yang oke dan kompak untuk format acara tersebut. Dengan demikian, lelucuan benar-benar harus diciptakan dari tahap skrip, dan ketika para pemain ini delivered it well, jadinya lucu. Ketika mereka mencoba melucu di luar skrip, seinget gw sih nggak pernah ada yang lucu. Jadi ketika para pemain eks-Extravaganza ini mau reuni dalam bentuk film komedi, concern gue adalah apakah mereka punya materi yang emang lucu. Ya itu tadi, dalam benak gue, mereka semua itu aktor yang hanya akan lucu kalau skripnya lucu, karena mereka bukan pelawak.

So, let's talk about The Wedding & Bebek Betutu, yang dari judulnya saja ingin menunjukkan keabsurdan dari film ini. Tapi, sebenarnya hal yang bikin gw tertarik sama film ini adalah tata visualnya yang benar-benar niat. Dari desain produksi, sinematografi, hingga kostum, cukup terlihat bahwa technically film ini bukan komedi asal jadi. Dan memang yang disajikan di layar terbukti demikian adanya, ditambah tata musiknya yang cukup asyik rada vintage gitu.

Nah, lalu kita masuk ke ceritanya. Dengan banyaknya pemain dan tokoh yang harus diakomodir, keputusan film ini untuk membagi plotnya jadi beberapa bagian cukup bisa dimaklumi. Benang merahnya adalah agar pernikahan seorang anak pemilik hotel berjalan lancar, tapi ada dua permasalahan, well tiga sih kalau menurut hitungan gw. Pertama disinyalir ada usaha sabotase pernikahan dengan adanya foto mesra calon mempelai wanita dengan mantannya, dan video calon mempelai pria yang lagi bachelor party liar, maka beberapa staf hotel disuruh untuk menyelidiki kebenarannya. Kedua, bapaknya calon mempelai pria mistakenly menganggap hotel calon besannya punya menu andalan bebek betutu, despite the fact hotelnya ada di Bandung, maka beberapa staf lain ditugaskan untuk mencari resep bebek betutu terlezat di Bandung. Ketiga, orang tua kedua belah mempelai ternyata belum sepakat tentang tata cara pernikahan, ya berantemlah terlepas acara pernikahannya tinggal 24 jam lagi.

Buat gw konsep ceritanya ini punya potensi, tinggal pengembangan dan penuturannya bagaimana. Tapi, yang gw takutkan terjadi juga. Meskipun ceritanya udah agak lumayan set-up-nya, gw hampir nggak ketawa selama nonton ini, pas ketawa pun cuma sebentar dan sebatas nyengir doang. Somehow, buat gw perkembangan cerita beserta lelucon-leluconnya itu gampang ketebak, kelewat sederhana, dan simply nggak selucu yang mungkin dibayangkan oleh yang punya film. Ini masalah selera humor mungkin ya, secara beberapa penonton di sekitar gw tertawa lebih sering daripada gw. Tapi, ya gitulah, ternyata hiburan visual kece yang berhasil gw dapat di film ini sayangnya nggak dilengkapi oleh segi cerita dan humor yang bisa menghibur gw.

Nevertheless, untuk sebuah proyek reuni, film ini lumayan bisa jadi pengobat rindu. Karakter-karakter yang dulu dikenal di Extravaganza bisa dikeluarkan lagi dengan cara yang cukup berbeda, para pemainnya masih terlihat kompak dan had a good time together, dan mereka masih aktor-aktor yang oke. Cuma materi filmnya aja yang kurang memberi hiburan dan surprise yang bisa membuat film ini lebih bernilai istimewa. Ya untung aja gambarnya bagus-bagus.




My score: 6/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar