Sabtu, 30 Mei 2015

[Movie] Epen Cupen The Movie (2015)


Epen Cupen The Movie
(2015 - Rapi Films)

Written & Directed by Irham Acho Bachtiar
Produced by Gope T. Samtani
Cast: Clemens Awi "Celo", Babe Cabiita, Edward Gunawan, Marissa Nasution, Fico Fachriza, Nato Beko, Temon Templar, Deddy Mahendra Desta, Pierre Gruno, Fadly Jackson, Hengky Henggise, Cesilia Birio, Maria Fan Gebze, Vera Minipko


Pertanyaan pertama saat gw mengetahui tentang film ini adalah: apakah ada Epen Cupen yang bukan the movie sampai-sampai harus ditambahin kata the movie di sini? Eh, ternyata emang gwnya yang kurang hits di dunia maya, sampai nggak tahu bahwa ada webseries (klip di internet) berjudul Epen Cupen yang (katanya sih) cukup terkenal. Webseries ini sendiri formatnya sketsa pendek memvisualisasikan cerita-cerita yang biasa dibawakan dalam lawak khas Papua, yang disebut mop. Jadi, Epen Cupen The Movie bisa dibilang versi panjangnya webseries itu, atau minimal meminjam konsep mop Papua dalam sebuah cerita panjang.

Jika nge-judge dari poster bahwa film ini ingin mengekor kesuksesan Comic 8, ada benernya juga. Film ini memang sebuah action komedi, tapi komedinya dengan dasar mop Papua. Alas, bagian yang paling menarik dari film ini adalah bagian komedinya....pas di Papua. Jadi begini, film ini ada di dua tempat, 1/3 ada di Papua, 2/3 lagi di Jakarta, karena ceritanya si Celo yang dari sebuah kampung  di Papua disuruh cari kembarannya yang hilang--dengan set-up yang cukup jenaka. Ia mulai dari Jayapura, dan di sana malah ketemu sama Babe yang bermasalah, dan singkat cerita terdampar di Jakarta. Bagian Jakarta inilah masuk segala macam hal, mulai dari kehidupan preman, tembak-tembakan, kejar-kejaran sampai demonstrasi parkour. That part is a mess.

Gw akui, terlepas dari penggarapan yang nggak fancy-fancy amat, plus emang tujuannya buat lucu-lucuan aja, Epen Cupen The Movie bikin gw cukup tertarik di awalnya, apalagi menyangkut keluarganya Celo. Karakter dan gaya lawaknya menarik dan bisalah bikin ketawa. Tapi sayangnya itu bertahan hanya sekitar setengah jam sampai 40 menit. Sisanya adalah lawak yang lama-lama maksa digabungkan dengan action-action-an yang nggak cool ataupun nyatu, seakan film ini lepas kendali. 

Tapi, paling enggak penampilan si debutan Celo--salah satu pemain utama Epen Cupen webseries--di layar lebar skala nasional cukup impressive, apalagi dia memainkan dua karakter yang emang berbeda karakter. Effort-nya oke--boleh diadu sama Shandy Aulia di Tarot, hehehe. Keputusan memasangkannya dengan Babe yang dari Medan (jadi ceritanya dari Barat dan Timur ketemu di tengah-tengah gitu) juga nggak ngawur-ngawur amat. Tampak kompak, tapi ya sayangnya filmnya nggak sekompak mereka.

Then again, gw melihat bahwa film ini adalah semacam mengangkat reputasi dari production house-nya, bahwa dia telah memberi panggung bagi seni lawak dari daerah Indonesia yang jarang diekspos ke layar lebar dan dipasarkan secara nasional. Not a bad intention, dan cukup tersampaikanlah. Tapi, sebagai sebuah tontonan, film ini masih jauh dari matang, inovatif juga nggak, menghibur pun tak tuntas.




My score: 5,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar