Rabu, 30 Juli 2014

[Movie] Deliver Us from Evil (2014)


Deliver Us from Evil
(2014 - Screen Gems)

Directed by Scott Derrickson
Screenplay by Scott Derrickson, Paul Harris Boardman
Based on the book by Ralph Sarchie, Lisa Collier Cool
Produced by Jerry Bruckheimer
Cast: Eric Bana, Édgar Ramírez, Olivia Munn, Joel McHale, Sean Harris, Chris Coy, Dorian Missick


Lagi-lagi gw tegaskan gw nggak suka horor, tapi gw tahu bahwasanya pada hakikatnya sebuah film horor haruslah serem. Kalau enggak berarti gagal. Nah, Deliver Us from Evil dipromosikan sebagai film horor, tetapi nyatanya nggak serem. Walaupun udah dicoba dengan cara-cara setiap tempat yang dikunjungi tokoh-tokohnya itu pasti mati lampu *ngeselin*, tetap pay-off-nya nggak seberapa seram. Secara matematika, film ini ya gagal untuk jadi film horor.

Tetapi, bukan berarti film ini nggak punya daya tarik sama sekali. Perpaduannya dengan plot detektif, atau istilah sononya "procedural" (kayak tiap-tiap episode CSI atau Law & Order) menurut gw cukup ampuh untuk membuat gw mengikuti ceritanya sampai akhir. Yah, kalau mau dibilang sih ini film penyelidikan kasus supranatural, dalam hal ini tentang kesurupan syaitan. Oh, in case it matters to you, film ini terinspirasi kisah nyata.

Daya tarik selanjutnya dari film ini adalah eksekusi ritual pengusiran setan yang mungkin lebih ke arah seru ketimbang seram, sangat memaksimalkan audio visual. Sayang ritual ini cuma ditunjukkan satu kali. Tapi gw juga nggak tahu itu patut disayangkan atau enggak, karena kalau lebih bisa jadi redundant, tapi kalau cuma satu kali nyatanya kok kurang gitu. 

And of course sebagai film yang bersentuhan dengan ritual agama, gw cukup senang bahwa film ini nggak cuma berhenti di ritual doang. Tetapi juga mengangkat pesan yang subtle bahwa sebuah perbuatan jahat berarti membukakan pintu bagi iblis, juga karakteristik bahwa iblis itu pendusta dan tukang tuduh, semua itu bukannya ngarang-ngarangnya film ini saja. 

Tetapi, meski sudah dengan beberapa daya tarik itu, menurut gw film ini masih belum menjadi film yang...emm...istilahnya "penting"-lah. Kalau misalnya bisa lebih serem, bakalan oke dan membuat film ini lebih meninggalkan kesan. Sayangnya, film ini hampir nggak meninggalkan kesan apa-apa. Well, sosok pastur gondrong yang rock n roll yang mampu melawan setan sambil menyanyikan doa-doa dalam bahasa Spanyol lumayan memorable sih, hehe.




My score: 6,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar