Minggu, 19 Januari 2014

[Movie] The Secret Life of Walter Mitty (2013)


The Secret Life of Walter Mitty
(2013 - 20th Century Fox)

Directed by Ben Stiller
Screenplay and Screen Story by Steve Conrad
Based on the short story by James Thurber
Produced by Samuel Goldwyn Jr., John Goldwyn, Stuart Cornfeld, Ben Stiller
Cast: Ben Stiller, Kristen Wiig, Adam Scott, Sean Penn, Shirley MacLaine, Kathryn Hahn, Adrian Martinez, Patton Oswalt


Jika ada film yang gw hindari selain horor, maka itu adalah film yang ada Ben Stiller-nya. Gw sih merasa nggak pernah sampai bener-bener nggak suka sama individu-individu tertentu yang bikin gw nggak mau nonton filmnya, sama seperti gw nggak merasa gw nonton suatu film gara-gara ada aktor/aktris pemain favorit gw di sana. Tapi somehow gw emang cenderung menghindari film yang ada Adam Sandler atau Ben Stiller. Khususnya Stiller, mungkin karena gw masih agak "trauma" sama Zoolander yang dibintangi dan disutradarainya juga. Jangan tanya kenapa, karena gw sendiri nggak tau juga jelasnya kenapa gw kurang seneng kalau ngeliat Stiller, selain kebetulan film-filmnya dia belum ada yang gw suka. The Secret Life of Walter Mitty, naturally, nggak niat gw tonton, tapi karena di bioskop film-film yang bikin nafsu nonton tuh nggak ada tapi gw lagi pengen banget cium bau bioskop, jadilah gw memilih Walter Mitty, dengan harapan at least gambarnya bagus-bagus kayak di trailer-nya.

Walter Mitty (Ben Stiller) adalah seorang pekerja canggung dan hidupnya biasa-biasa saja, yang tak punya kesenangan selain kerja dan melamun. Dan jomblo. Kerjaannya sebenarnya nggak biasa, yaitu bertanggung jawab menerima dan memroses foto-foto yang akan dimuat di majalah Life. Tetapi, kali ini majalah Life sedang melakukan transisi dan restrukturisasi dengan ditutupnya divisi majalah cetak dan beralih ke online. Untuk edisi terakhir majalah cetaknya, fotografer terkemuka nan hipster Sean O'Connell telah memilihkan salah satu fotonya untuk menjadi sampul, lalu dititipkan kepada Walter. Tapi pas klise foto *gw kasih link Wikipedia buat yang nggak tau ini apaan* yang dikirimkan O'Connell dijembrengin, klise yang mau dijadiin sampul malah nggak ada. Masalah timbul pas bos transisi (Adam Scott) itu ternyata resek banget, dan O'Connell, saking hipster-nya sampe nggak punya rumah dan ponsel, nggak bisa dihubungi dengan mudah. Atas saran rekan kerja yang ditaksirnya, Cheryl (Kristen Wiig), Walter memberanikan diri untuk melacak O'Connell, yang berarti mengharuskan dirinya keluar dan sort-of keliling dunia.

Gw masih nggak suka Ben Stiller, tetapi film Walter Mitty ini cukup oke kalau menurut gw. Inklusi tentang sifat Walter yang terlalu enjoy dengan pekerjaannya sampe hampir lupa untuk take a break and have a little fun (a real one, bukan lamunan atau ikut-ikutan) menurut gw boleh juga ditampilkannya. Meskipun film ini basically a drama dengan sedikit penekanan pada cinta dan hubungan antar keluarga Mitty yang cukup oke, tetapi di film ini banyak dimasukkan gags canggung khas Stiller yang kadang lucu juga. Serta bener dugaan gw film ini bisa menampilkan gambar-gambar yang cakep. Masalahnya, apakah itu cukup untuk membuat film ini lebih dari sekadar gambar-gambar cakep? Mungkin, tapi buat gw sih enggak, masih terasa ada yang missing.

Rasa "kurang"-nya itu bisa jadi dari ke-kurang-nyatu-an antara cerita dengan humornya. Humor awkward a la Stiller yang kadang lucu itu seperti sekadar selingan saja, menyegarkan suasana, biar nggak bosen *uh-oh, I said the b-word*. Tapi ya gitu, kalau nggak ada humornya itu, film ini bisa jadi datar-datar saja. Oh, that's it, datar, itu mungkin masalah film ini. Padahal rancangan plot-nya lumayan bombastis, soal lamunan, soal petualangan di beberapa negara, tapi perasaan yang timbul di gw tuh malah hollow bagaikan kepadatan penduduk Greenland. Satu-satunya yang bisa mengangkat grafik mood film ini adalah kemunculan Kristen Wiig yang selalu sanggup memberi sedikit splash. Selebihnya, ya datar lagi. Dan, gw merasa gambar-gambar cakepnya tuh nggak berarti apa-apa selain gambarnya cakep. Atau, lagi-lagi, kekurang-sukaan gw karena faktor Ben Stiller, kembali ke paragraf satu. Bisa aja.

Pada dasarnya sih gw masih bisa menempatkan film ini di jajaran "boleh ditonton", karena ceritanya cukup menarik dan segala macamnya itu. Cuman tetep aja dampaknya tidak sebesar itu di gw. Dampak terbesarnya sejauh ini cuma gw jadi pengen makan Cinnabon, roti kayu manis kismis disiram gula glaze yang dimakan Walter dan Todd (Patton Oswalt) di bandara Los Angeles. Dan gw bener-bener beli roti yang lumayan mirip itu di salah satu bakery. Yummy. Udah gitu aja.




My score: 6,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar