Selasa, 05 November 2013

[Movie] The Spy: Undercover Operation (2013)


스파이 (Seu-pa-i)
The Spy: Undercover Operation
(2013 - CJ Entertainment)

Directed by Lee Seung-jun
Written by Park Soo-jin, Yoon Je-kyoon
Produced by Yoon Je-kyoon, Lee Sang-jik
Cast: Sol Kyung-gu, Moon So-ri, Daniel Henney, Han Ye-ri, Ko Chang-seok, Ra Mi-ran, Jung In-gi, Kim Ji-yun


Berbeda dengan film-film lainnya yang dramatis dan overly ambisius, gw menemukan bahwa gw lebih mudah menerima film-film komersil Korea yang bergenre komedi. Bahwa dengan kelucuan, gw merasa ke-over-annya bisa gw maklumi. Itu pula yang terjadi pada The Spy: Undercover Operation, film laga komedi blockbuster Korea yang tetep lebay tetapi masih bisa gw nikmati karena komedinya.

Chul-soo (Sol Kyung-gu) adalah mata-mata Korea Selatan yang jadi andalan, terutama dalam hal negosiasi dan pembebasan sandera. Tetapi, kepada istrinya, Young-hee (Moon So-ri), Chul-soo mengaku bahwa ia hanya pekerja kantoran biasa. Chul-soo yang mata-mata dengan Chul-soo di rumah adalah pribadi yang berbeda. Di lapangan ia tangguh, jago bela diri dan sebagainya, tapi di rumah dia kalah galak sama istrinya. Ya iyalah, orang Chul-soo sering nghilang tiba-tiba atau membatalkan janji, belum lagi tekanan orang-orang sekitar karena Young-hee belum hamil walau sudah menikah 7 tahun. 

Dalam keadaan begitu, Chul-soo lagi-lagi harus menjalankan misi yang cukup berat, yaitu membawa seorang ahli nuklir asal Korea Utara yang saat ini ada di Bangkok untuk masuk Korea Selatan. Berat karena si ahli ini diincar oleh berbagai pihak, termasuk AS, Jepang dan Korut. Nah, lebih berat lagi, di tengah misi di Bangkok, Chul-soo melihat Young-hee, yang kebetulan berprofesi sebagai pramugari, juga ada di Bangkok! Parahnya, Young-hee jalan sama cowok lain yang kayaknya cuma bisa ngomong bahasa Inggris, Ryan (Daniel Henney). Konsentrasi Chul-soo pun terpecah antara tugas negara dan kegalauan pribadi, tanpa mengetahui bahwa si Ryan memang sengaja mendekati Young-hee karena ia istri mata-mata.

Simpel, familiar, atau dengan kata lain yah biasa ajalah kalau coba dituliskan dalam bentuk ringkasan. I'm aware of that. Tetapi ketika nonton ya gw fine-fine aja, bahkan bisa dibilang gw terhibur terutama dengan hubungan Chul-soo dan Young-hee yang emang konyol. Again, mungkin segala sesuatu yang ada di film ini sudah pernah ditemukan di film-film lain, dari konsep ceritanya, adegan-adegan laganya, ataupun komedinya yang rada bego-bego gimana gitu juga sering muncul di drama-drama televisi. Tetapi, mungkin karena gw sudah lama tidak menyaksikannya, gw jadi terhibur dengan ramuan komedi konyol dan porsi laga yang digarap cukup serius. Film ini jelas diformulakan untuk menghibur, dan untungnya gw termasuk yang terhibur.

Nah, sukses menghibur bukan berarti selalu sukses membuat gw meng-dismiss sedikit logika. Ada yang tahu kenapa si "penjahat" utama membutuhkan si ahli nuklir sebelum melancarkan rencana besarnya? NoO well. Buat gw bagian akhir film ini memang dirancang sekadar supaya filmnya ada kesan blockbuster nan menggelegar, dengan aksi serba riuh melibatkan sebanyak mungkin tokoh dan extras yang sebenarnya nggak necesarry juga sih. Dan itu pun kebanyakan pake efek CGI yang kurang greget, kesannya last minute decision banget supaya ending-nya lebih heboh, pake ledak-ledakan gimana gitulah. Oh, don't get me started with the main villain's motivation, yang dimunculkan tanpa alasan lain selain supaya ada adegan Daniel Henney nggak pake baju. The more I think of it the more I realize the flaws. Cuman, lagi-lagi, gw nggak bisa memungkiri ingatan bahwa gw memang terhibur sama keseluruhan film ini. Gw cukup sering ketawa, cukup keras, dan rasanya gw hanya perlu mengingatnya sampai di situ. Cukup lah.



My score: 6,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar