Minggu, 06 Oktober 2013

[Movie] Violet & Daisy (2013)


Violet & Daisy
(2013 - Wild Bunch/Magic Violet/Cinedigm)

Written & Directed by Geoffrey Fletcher
Produced by Geoffrey Fletcher, John Penotti, Bonnie Timmermann
Cast: Saoirse Ronan, Alexis Bledel, James Gandolfini, Danny Trejo, Marianne Jean-Baptiste, Tatiana Maslany


Kalau kalian masih atau pernah memperhatikan blantika anime Jepang, atau minimal pernah baca-baca majalah Animontser/Animonstar, pasti memperhatikan bahwa ada kecenderungan manga dan anime untuk memasang tokoh-tokoh cewek berperawakan kecil dan innocent dengan mata besar bersinar dan suka hal-hal yang girly (mereka bilang itu 'kawaii'), tapi punya kemampuan yang lethal, entah itu jago berkelahi atau mahir main senjata. Sering juga dikasih bonus berlingkar dada besar. Gw menebak, Violet & Daisy ini punya konsep serupa, minus bagian lingkar dada. Makanya yang di-casting adalah dua aktris yang (tampak) muda berwajah innocent bermata biru besar, Alexis Bledel dan Saoirse Ronan. Tak hanya sampe di situ, film debut penyutradaraan Geoffrey Fletcher ini pun membuat sebuah konsep cerita layaknya sebuah serial kartun, tetapi dengan gaya black comedy penuh dialog. 

Violet (Alexis Bledel) dan Daisy (Saoirse Ronan) adalah dua gadis remaja rekanan yang tergabung dalam organisasi kejahatan di New York, dengan tugas menghabisi nyawa orang-orang tertentu sesuai perintah. Mekanismenya: dikasih target, mereka bunuh, dibayar, terus duitnya buat bayar kost atau beli baju atau barang-barang lucu di Yayang dan Cindy *kali aja*. Tapi di satu saat mereka mau beli gaun baru seperti dipakai artis idola mereka, Barbie Sunday, mereka nggak punya duit lagi. Akhirnya mereka terima tugas kerjaan menghabisi nyawa seorang bapak-bapak (James Gandolfini). Namun, berawal dari sebuah kecerobohan yang bernama ketiduran, misi yang harusnya tinggal dor ini jadi melebar ke mana-mana, malah membuat Violet dan Daisy jadi lebih dekat dengan si target.

Kenapa organisasi kejahatan menggunakan gadis-gadis remaja itu besides the point. Nama mereka yang diambil dari nama-nama bunga (violet dan aster) juga bisa jadi bukan nama asli mereka, bahkan di pertengahan dibongkar bahwa mereka ada rankingnya: Violet itu lebih jago jadi nomer 8, Daisy nomer 9. Nomer 1-nya mereka nggak kenal, tapi katanya pernah bunuh ninja. Jadi inget Dragon Ball gak sih? =D. Ini yang gw bilang filmnya kayak kartun, apalagi diperjelas dengan adegan Violet dan Daisy berdua baca majalah, terus ada sinar keluar dari dalam majalah. Film ini akan terlihat absurd dari cara pandang biasa. Ada lucunya, ada cute-nya, tapi kok berdarah-darah. Film soal dunia kriminal, tapi kok ada adegan-adegan mimpi. Tetapi, kalau dipandang dari "logika anime", ini film yang cukup jelas dan, well, wajar. Mungkin yang membedakan adalah isi dialognya yang cukup cerewet dan banyak yang rada out-of-topic yang mengingatkan gw sama gaya Tarantino.

Akan tetapi untuk keseluruhan film ini, buat gw tidak ada yang terlalu menonjol. Kisahnya tidak terlalu baru dan kadang ke-absurd-annya tidak pas porsi dan perpindahannya, seperti cuma buat gaya-gayaan. Segala set-up-nya juga terasa minimalis dan kadang terasa dipanjang-panjangin plotnya padahal durasi gak sampe 1,5 jam. Tapi harus gw akui, konsepnya menarik dan kadang humornya cukup menyegarkan, terutama di bagian dialog. Kedua aktrisnya pun sukses membawakan tokoh yang lethal tetapi mempertahankan sifat dan perangai khas gadis-gadis remaja tanpa terlihat fake, dengan spesifikasi Violet itu lebih tough dan sadistis, sedangkan Daisy yang lebih polos dan rada-rada 'oneng' gitu. Perlu diingat juga bahwa Alexis Bledel waktu syuting (2011) umurnya udah 30 tahun dan Saoirse Ronan 17 tahun, tapi chemisty mereka cukup believable sebagai rekan sebaya. Buat gw sih Saoirse (katanya dibaca 'syor-syeu') lebih punya emotional depth sih aktingnya...dan lebih manis *malu*. 

Kesimpulan, Violet & Daisy ini nggak jelek, cuma mungkin nggak akan jadi favorit gw. Poin plot utamanya sendiri juga kurang eventful ataupun membuat gw excited, biasa aja. Film kecil yang sayangnya kurang berbicara lantang dan "harum" bunganya hanya bertahan sebentar layaknya pewangi mobil. 



My score: 6,5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar