Sabtu, 24 April 2010

[Movie] The Ghost Writer (2010)



The Ghost Writer
(2010 - Summit)


Directed by Roman Polanski
Screenplay by Robert Harris, Roman Polanski
Based on the novel by Robert Harris
Produced by Robert Benmussa, Roman Polanski, Alain Sarde
Cast: Ewan McGregor, Pierce Brosnan, Olivia Williams, Kim Cattrall, Timothy Hutton, Tom Wilkinson, James Belushi, Robert Pugh, Jon Bernthal



Jangan percaya kalo ada buku autobiografi dari tokoh terkenal, yg notabene harusnya ditulis oleh dan tentang si penulis sendiri, baik Barrack Obama maupun Susilo Bambang Yudhoyono sekalipun, atau jangan2 nanti Anji 'Drive' maupun Raul Lemos, ditulis oleh si tokoh sendiri..kayak sempet aje, dan, terutama, kayak bisa nulis aje mereka. Buku2 seperti ini sudah barang tentu ditulis atau "dibantu" oleh seorang penulis betulan yg eksistensinya tidak diketahui publik, mereka inilah yg disebut "ghost writer" atau "penulis bayangan" (bukan hantu ya). Keberadaan dan identitas mereka sebatas tahu-sama-tahu di lingkungan penerbitan dan lingkungan si tokoh yg akan dibukukan itu, benar2 dibalik layar yg tersembunyi,
technically they are not exist. Di film The Ghost Writer, yg mengisahkan tentang seorang penulis bayangan (Ewan McGregor), bahkan tidak sekalipun nama "ghost writer" ini disebut.

Demi memudahkan
review ini, sebut saja si Ewan McGregor ini The Ghost (sesuai namanya di end credit roll). Ia mendapat tugas menggiurkan--duitnya, bukan isinya--untuk menjadi penulis bayangan autobiografi mantan Perdana Menteri Inggris Adam Lang (Pierce Brosnan), setelah penulis bayangan sebelumnya yg juga asisten Lang bernama McAra mati tenggelam sebelum merampungkan bukunya (o-ow). The Ghost pun harus berangkat ke kediaman Lang saat ini, di sebuah pulau di pantai Timur Amerika (katanya di Massachusets), bertemu dengan asisten pribadi Lang, Amelia Bly (Kim Cattrall) serta istri Lang yg juga dulunya aktivis partai, Ruth (Olivia Williams), sebelum bertemu langsung dengan Lang. Meski hanya disuruh merampungkan tulisan yg udah dibikin McAra, The Ghost tetap harus mewawancarai untuk mengenal Lang lebih jauh demi mendapatkan hasil buku yg terbaik dan yg menarik. Di saat yg bersamaan, Lang terseret sebuah kasus di Mahkamah Internasional Den Haag oleh mantan menteri luar negerinya, Robert Rycart (John Pugh), tentang dugaan menyetujuii penyelundupan 4 tersangka teroris Pakistan untuk diserahkan pada CIA untuk disiksa, tanpa diadili, selama dia menjabat sebagai PM (yg berarti melanggar hukum internasional, melanggar HAM, dan harusnya sih dia jadi penjahat perang). Berawal dari penelusuran riwayat Adam Lang, The Ghost ternyata dihadapkan pada petunjuk adanya ketidakberesan dalam Lang dan orang2 di sekitarnya, tak terkecuali keterlibatan Lang dalam kasus yg sedang di-blowup saat ini yg ternyata berkaitan dengan rahasia Lang di masa lalu. Sedikit demi sedikit fakta2 tersembunyi terungkap, The Ghost pun harus waspada, karena apa yg terjadi pada McAra bukan tidak mungkin menimpa dia juga.

The Ghost Writer merupakan film terbaru garapan Roman Polanski, sutradara asal Polandia (sekarang jadi orang Prancis) yg lama eksis di dunia perfilman, sangat lama--selain dikenal sebagai sutradara yg jadi buronan pengadilan Amerika Serikat sejak 30 tahun lalu, dan sekarang masih jadi tahanan rumah di Swiss sebelum diekstradisi ke Amerika. Gw sendiri baru nonton 1 film dari beliau, The Pianist (2002) yg menuai sukses di Festival Cannes dan Oscar (tapi sedih kalo inget DVDnya yg gw beli di Singapur *cih sombongnya* sekarang hilang entah kemana, hiks). Lewat film The Ghost Writer ini gw merasa bahwa memang opa Polanksi ini "angkatan lama". Kesan klasik terpancar dari tiap2 adegan. Sinematorgrafi dan musiknya benar2 memberi kesan demikian, menarik. Penataan adegannya bagus, apalagi dengan detail2 perilaku tokoh yg menimbulkan kesan nyata dan natural pada situasi yg terjadi, tek-tok aktornya pas banget, gambar
frame per frame nya oke dan tepat, nggak ada kesan kayak disetting layaknya hubungan Anang dan Syahrini. Gw suka banget adegan pertama di ferry, lalu The Ghost yg berusaha kabur dari kejaran dua orang misterius juga di ferry, dan adegan penutup yg artistik. Skillfully crafted.

Namun penuturan film ini pun terkesan gaya lama. Nggak ada yg salah dengan itu sih, tapi untuk cerita dengan misteri konspirasi yg sesugguhnya menarik ini, penuturan yg satu per satu, pelan-pelan, dieman-eman, bagi gw kurang membangun kepenasaranan, apalagi
excitement. Mungkin ini karena faktor gw yg udah terbiasa dengan film2 macem Bourne atau Kala, atau yg terbaru Shutter Island, makanya gw menganggap The Ghost Writer seperti kurang niat menekankan pada sisi thriller misterinya, lebih banyak porsi dramanya (dan omongnya) yg malah membuat plotnya seakan jalan di tempat, sehingga durasi film ini kerasa lamanya. Ada sih yg bikin tegang (dengan cara yg pelan2 juga) yg digarap baik, tapi lebih banyak bagian yg kendor. Menurut gw, harusnya film ini bisa dibuat sedikit lebih ringkas supaya lebih solid. Masak adegan orang keluar ruangan atau ngeliat orang nyapu aja musti dimasukin; atau adegan maki2 berita di TV, well it felt real but is it that important? Lalu bagian The Ghost yg coba buka manuskrip di flash disk..argh...buang deh adegan itu, percuma juga toh ternyata password-protected dan akhirnya ditelantarkan begitu saja di adegan2 selanjutnya. Apakah ini pengaruh proses pascaproduksinya kelar selama opa Polanski dipenjara di Swiss sehingga hasilnya kurang nendang? Mudah-mudahan sih begitu *curigaan amat*.

Penceritaan film ini mengingatkan gw pada gaya novel fiksi, banyak detil2 (tokoh, situasi, setting) yg diungkapkan dan ditunjukkan, nggak semuanya saling berkaitan tapi memang menarik diceritakan. Misalnya sindiran2 Ruth terhadap Amelia yg menyiratkan kecurigaan bahwa Lang ada main sama Amelia, sebuah contoh detail yg menarik, 'kan?. Bisa jadi karena salah satu penulis naskahnya adalah pengarang novel sumbernya, lantas The Ghost Writer jadinya bergaya ala novel dengan detil2nya yg memang memperkaya penghayatan pembaca/penonton, tapi justru ini berpotensi membosankan, kebanyakan detil malah kelamaan dan nggak maju2 jadinya, apalagi pada akhirnya gak semuanya relevan dengan inti cerita/misterinya (spoiler dikit: The Ghost, Ruth, makan malam, minum, hujan, seranjang telanjang..buat apa coba?).


Secara keseluruhan film ini harusnya bisa bagus. Ceritanya bagus, intrik2nya nggak terlalu
predictable. Pengarahan adegannya realistis tapi tetep disyut secara "film", lalu dialog2nya yg oke dan kadang2 ada lucunya, serta memberi ruang bagi tokoh2 yg perannya singkat tapi harus berkesan. Pemain2nya pun cukup baik. Cukup, karena Ewan McGregor memang aktor yg berbakat tapi agak kurang berkarisma di sini serta kurang sukses mentransfer emosinya, dan Pierce Brosnan screentime nya cukup singkat padahal dia mainnya cukup bagus. Kim Cattrall lumayan bisa menyamarkan aksen Amerikanya jadi aksen Inggris meski kedengaran kurang sempurna. Penampilan paling kuat di sini adalah dari Olivia Williams (gw inget dia jadi istrinya Bruce Willis di The Sixth Sense) yg terlihat cerdas sekaligus rapuh, memperlihatkan bahwa tokoh Ruth adalah penopang utama karir Lang.

Dibuka dengan misterius, ditutup dengan adegan bagus, di tengah2 ada 1-2 adegan wokeh, namun di antaranya adalah hampir datar2 saja dengan banyaknya dialog dan adegan2 kurang perlu, meski secara teknis
shot2 gambarnya nggak ada yg tercela. Good story, but not so much enjoyable.



my score:
6,5/10


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar