Senin, 08 Februari 2010

[Movie] Wanted (2008)



Wanted
(2008 - Universal)

Directed by Timur Bekmambetov
Screenplay by Michael Brandt, Derek Haas, Chris Morgan
Screen Story by Michael Brandt, Derek Haas
Based on the comic book series created by Mark Millar and J.G. Jones
Produced by Marc Platt, Jim Lemley, Jason Netter, Iain Smith
Cast: James McAvoy, Morgan Freeman, Angelina Jolie, Thomas Kretchsmann, Terrence Stamp, Common



Wanted, barengan sama Mamma Mia!, adalah film hit 2008 yg gw lewatkan begitu saja entah kenapa pas waktu rilis di bioskopnya. Kali ini, barengan sama Mamma Mia! juga, Wanted mendapat kehormatan untuk gw sewa VCDnya dari Video Ezy yg koleksinya makin lama makin bapuk itu.
However, serius, gw bertanya-tanya kenapa ya dulu gw skip Wanted. Padahal trailernya keren penuh dengan adegan2 nggak masuk akal tapi tampak oke dilihat, premisnya menarik, ada Angelina Jolie dan Morgan Freeman pula. Dan setelah gw tonton, filmnya ternyata nggak jelek.

Diangkat dari serial komik berjudul sama, meski konon--menurut mbak Wikipedia--adaptasinya agak bebas gitu, jadi banyak banget bedanya sama versi aslinya. Alkisah Wesley Gibson (James McAvoy) adalah seorang pegawai biasa yg punya kehidupan yg
sucks: ditinggal ayahnya waktu masih bayi, bos nyebelin yg minta ditimpuk pake lemaknya sendiri, pacar yg tukang komplain, temen deket yg songong dan nilep pacarnya, serta punya "penyakit" hampir jantungan kalo lagi nahan emosi tinggi. Kalo pake bahasa ala subtitel di TV: pecundang (sebuah kata yg hampir tidak pernah diucapkan oleh orang2 Indonesia tapi entah darimana para penerjemah itu menemukannya). Suatu ketika tiba2 nongol seorang cewek berwujud Angelina Jolie (^_^'), belakangan diketahui bernama Fox (tanpa Megan pastinya), mengatakan dia kenal ayah Wesley, seorang pembunuh bayaran paling andal. Ayahnya itu baru saja terbunuh oleh Cross (Thomas Kretschmann), dan kini Cross mengincar Wesley beserta keseluruhan gembong Fraternity, "perkumpulan" pembunuh bayaran super tempat bernaungnya Fox dan ayah Wesley. Ia kemudian diboyong ke markas Fraternity dan berhasil diyakinkan oleh si bos, Sloan (Morgan Freeman) bahwa ia punya kemampuan potensial menjadi sehebat ayahnya. Singkat cerita Wesley meninggalkan kehidupan lamanya lalu dilatih oleh orang2 Fraternity untuk mengasah naluri pembunuh bayaran untuk menjadi salah satu dari Fraternity--dalam serangkaian sesi latihan yg unik--, lalu menjalankan tugas sebagai pembunuh bayaran, sekaligus bersiap-siap membasmi Cross...or so we've assumed..

Agak standar ceritanya? Tenang, ada
plot twistnya kok, cukup unexpected meski nggak terlalu ngagetin gimana gitu. Tapi selain itu, tentu saja yg dicari dalam film semacam ini adalah soal visual...dan visual di Wanted agak lain dari film2 sejenis, maklum sutradaranya orang Rusia, bukan lulusan Hollywood, jadi gayanya agak berbeda, dalam artian yg baik. Beberapa kali gw berucap "halah!" sambil nyengir setiap ada adegan2 orang lompatin gedung, mobil Fox ngangkut Wesley sambil ngepot, Wesley mukul sahabatnya pake keyboard komputer trus keys yg copot berformasi frase "f**k you", alat tambahan mirip "periskop" buat pistol, nembak tepat sasaran dari jarak jauuuuuuuuuuuuuh banget, mobil lompat jungkir balik sambil nembak orang dari atas mobil lain, dan gongnya adalah: peluru belok! (Kalo adegan di atap kereta mah biasaa, di Jakarta tiap hari orang pada kayak gitu, haha ^_^;). Weleh, sutradara film ini sinting banget sih fantasinya, dan lebih sinting lagi karena adegan2 tsb justru menghibur ketimbang jadi menjengkelkan (contoh yg menjengkelkan: Charlie's Angels: Full Throttle), karena kadung dunianya Wanted bukanlah dunia nyata, dan orang2 Fraternity adalah orang2 sakti mandraguna, jadi terima sajalah adegan2 implausible dan impossible itu.

Bisa dibilang Wanted punya bahan2 yg oke menjadi sebuah film yg sukses. Adegan
action absurdnya didukung oleh teknik kamera, efek suara dan visual yg mumpuni, editingnya juga dinamis dan nggak bikin bingung, bagous. Wanted juga punya bintang2 untuk dijual, misalnya Angelina Jolie yg sebenernya tokoh pendukung tapi mukanya di poster meuni geda pisan, aktor jempolan Morgan Freeman, lalu ada rapper Common, yg bermain baik dalam karakter mereka yang terbilang lempeng bak tokoh komik--oh, ini emang adaptasi komik ya, hihihi. Justru tokoh utamanya, aktor Skotlandia James McAvoy yg sepertinya belum dikenal luas, tapi cukup cocok memerankan loser yg jadi jagoan, meski intonasi aksen Amerikanya masih terdengar textbook. Dari segi naskah sendiri sebenernya cukup bisa mengimbangi adegan2 aksinya, nggak brilian atau gimana tapi nggak dangkal juga, tanpa terlalu dalam terjebak dalam klise ala Hollywood ataupun melankoli ala Korea, apalagi diakhiri dengan dilema yg, yaah, lumayan bikin perenungan: pilih prinsip atau nyawa. Gw cuman masih nggak ngeh sama teori relasi antara tikus, selai kacang, dan bom. Tapiii...apalah arti cerita kalau memang adegan2 aksinya saja yg dinantikan. Well, at least di film ini adegan2 aksi sintingnya masih cukup peduli untuk memberi ruang sama ceritanya agar diserap oleh gw sbg penonton.

Mungkin satu lagi hal yg nggak gw suka dari Wanted adalah
soundtracknya yg modelnya terlalu mirip2 sama Spider-Man atau DareDevil, kurang nampol, biasa ajah. Tapi di luar itu, Wanted adalah film yg sangat enjoyable baik visual, karakter, maupun plotnya. Nggak rugi ditonton, walaupun gw agak merasa rugi karena nggak nonton di bioskop dulu. How I wish I could be just like Wesley, escape from my common, potentially depressing life to find my true potential, hoho ^_^ v.


my score:
7/10


5 komentar:

  1. @bangmupi: film pembodohan yg nggak terlalu membodohi *maksudnya apaan? =.=;*

    BalasHapus
  2. kalo yang di kain itu bisa muncul nama itu gimana kak?

    BalasHapus
  3. @arsifa: waduh, saya udah agak lupa tuh. Musti nonton lagi, atau mungkin pengunjung lain ada yang bisa bantu? =)

    BalasHapus
  4. You're good writer. Aku suka baca review ulang di atas. Udah nonton sih, tadinya pengen tau siapa nama asli yang jadi Cross. Tapi gak ada, no matter lah!
    Sae pisan reviewna!

    BalasHapus