Sabtu, 23 Mei 2009

[Movie] Angels & Demons (2009)

Angels & Demons
(Columbia - 2009)

Directed by Ron Howard

Screenplay by David Koepp and Akiva Goldsman

Based upon the novel by Dan Brown

Produced by Brian Grazer, Ron Howard, John Calley

Cast: Tom Hanks, Ewan McGregor, Ayelet Zurer, Stellan Skarsgård, Pierfrancesco Favino


Novel "Angels & Demons" karya Dan Brown diterbitkan sebelum "The Da Vinci Code" yg juga menampilkan tokoh ahli simbologi Robert Langdon. Sama2 thriller dan bikin pengen dibaca terus sampe abis (istilah kerennya: pageturner), sama2 diawali dengan pembunuhan, sama2 memuat unsur kekristenan, sama2 menyinggung sejarah seni, dan sama2 banyak membengkokkan sejarah seni. Tapi, mnurut gw, "Angels & Demons" lebih bagus daripada "Da Vinci" yg super-terlalu-overexposed itu, lebih seru dan klimaks. Setelah versi film Da Vinci yg flaaaaaaaat itu, kini giliran Angels & Demons yg dibuat film, dan disulap jadi sequel (bukan prequel) dari film Da Vinci, yg tenyata hasilnya juga lebih bagus daripada Da Vinci.

Settingnya adalah ketika Sri Paus meninggal dan harus dilakukan pemilihan Paus baru, yaitu setiap kardinal dari penjuru dunia (pemimpin umat Katolik di sebuah negara) berkumpul dan dikarantina di Kapel Sistina, Vatikan sampai terpilih Paus yg baru, proses ini disebut Conclave (^_^ good to know). Karena setiap kardinal berpotensi sebagai Paus, biasanya ada kardinal2 yg paling dijagokan, yg disebut Preferiti, yg dalam kisah ini ada empat orang. Ini adalah proses yg sangat menarik perhatian, mengingat umat Katolik di dunia ada 1 milyar-an.

Baiklah, kita mulai ceritanya: Robert Langdon dipanggil oleh utusan Vatikan untuk membantu dalam memecahkan sebuah simbol yg dikirimkan kepada Vatikan, seiring dengan ancaman membunuh empat Preferiti yg sebelumnya sudah sukses diculik. Dr. Vittoria Vetra dari CERN (kalo gak salah laboratorium besar di Swiss yg sedang bereksperimen membuat proses penciptaan semesta) juga dipanggil karena zat percobaan laboratoriumnya, Antimateri yang punya daya ledak dahsyat, telah dicuri dan ditaruh di dalam Vatikan entah dimana, dan rencananya akan diledakkan pas jam 12 malem. Kedua ancaman dilakukan oleh orang atau orang2 yg menggunakan simbol dari kelompok rahasia yg dulu berseteru dengan Gereja yg diduga telah punah (yg dibangkitkan lagi oleh Dan Brown pastinya hehehe), Illuminati yg konon terdiri dari para ilmuwan. Sang pelaku membuat ancaman membunuh empat Preferiti satu per satu dan meletakkan mayatnya di tempat2 yg hanya bisa dilacak, oleh Langdon, melalui simbol2 dalam karya seni religius di seluruh Roma. Iseng banget yak, tapi ceritanya ini dalam rangka balas dendam karena berapa ratus tahun lalu, Gereja/Kepausan juga membasmi empat anggota Illuminati (krn dianggap sesat), mencap (kayak sapi) tubuhnya dengan lambang salib, dan diletakkan di tempat umum. Kini Illumnati ingin melakukan hal yg sama dengan memorakporandakan calon pemimpin dan pusat agama terbesar di dunia, ketika seluruh dunia sedang menyorot ke sana.

Tugas Langdon: mencari tempat pembunuhan Preferiti agar bisa dicegah oleh pihak berwenang. Tugas Vittoria: mencegah Antimateri biar nggak meledak, tapi karena tempatnya nggak tau di mana, jadinya ikut nimbrung deh kesana kemari bareng Langdon. Siapa pelaku ancaman ini? Bisa nggak para Preferiti dan Vatikan diselamatkan? Silakan nonton terus.

Sebagai penonton yg sudah pernah baca bukunya (meski rada2 lupa), film Angels & Demons bisa dibilang mendekati memuaskan. Adaptasinya terbilang baik walau ada penyesuaian sana sini. Plotnya (bukan detil sejarahnya) lumayan masuk akal dan layak dijadiin film bioskop. Tokoh Camerlengo (tangan kanan Paus) yg harusnya orang Italy diubah jadi British seperti Ewan McGregor (setidaknya tidak se-maksa Tom Hanks jadi Robert Langdon). Tokoh Olivetti (Kepala Swiss Guard, satuan pengamanan Paus) jadi 2 orang: Olivetti (polisi Vatikan) dan Richter (Kepala Swiss Guard) agar lebih realistis -karena Swiss Guard harus orang Swiss, goblog dah si Dan Brown ^0^-. Motif si "pelaku" juga tidak secengeng di novel, tapi lebih universal.

Hal2 positif yg juga bisa ditilik dari Angels & Demons adalah segi teknisnya. Sinematografinya menangkap gambar2 dgn ciamik, editing yg dinamis, visual efek yg cukup memuaskan dan tata artistik yg kerja kerasnya nggak sia-sia (krn nggak boleh syuting langsung di lokasi gara2 The Da Vinci Code, interior gereja2 dan Vatikan dibuat di studio plus polesan visual efek). Jelas jauh dan jauh lebih baik dan niat daripada film Da Vinci. Musiknya juga okeh. Satu adegan yg gw suka banget adalah ketika para kardinal "mengusir" si pelaku tanpa sepatah kata pun. Brilliant. Para aktor bermain cukup baik, meskipun masih terlihat tidak cocok dengan karakter Robert Langdon, usaha Tom Hanks boleh dihargai. Ewan McGregor (Camerlengo) mainnya lumayan, Ayelet Zurer (Vittoria) sama sekali tidak mengganggu pemandangan. Gw sendiri simpati sama karakter Olivetti karena Pierfrancesco Favino (org Itali asli nich) mainnya pas, sayang dia @#%^#& di tengah2 film.

Apa yang kurang? Meski tingkat ke-seru-an udah naik dari Da Vinci, tapi mnurut gw masih ada kurang. Ron Howard adalah sutradara yg kuat di drama, sedangkan Angels & Demons lebih cocok ke thriller action yang lajunya cepat semacam serial "24" (apalagi kejadian di film kurang dari 6 jam) atau trilogi Bourne. Cara Langdon menyampaikan sejarah dibalik simbol dan karya seni juga terbilang cerewet dan nggak beda dengan kuliah di kelas.

Dengan sedikit kepincangan, film ini bolehlah dijadikan pilihan nonton saat2 ini. Durasinya agak panjang memang (2 jam 10 menitan), tapi cukup menghibur krn gw bisa nggak ngantuk walau nontonnya mulai jam 21.30. Tema yg diangkat juga masih cukup relevan mengenai agama vs iptek, dan Angels & Demons adalah salah satu film yg termasuk berani mengangkatnya, serta sukses membawakannya dengan tidak berat sebelah.
Lalu yg bisa gw ambil dari film ini:
1) Spot2 wisata kalo ke Roma.
2) Sedikit pengetahuan mengenai tata cara pemilihan Paus dan dunia Vatikan, secara visual (walau cuma replika)
3) Tahu kalo kardinal ada yg ngerokok ^_^;

Not bad.


my score: 6,5/10


Artikel mengenai fakta dan fiksi dalam Angels & Demons:
http://movies.yahoo.com/feature/smg-angels-demons-fact-fiction.html

2 komentar:

  1. kardinal gak ada yg ngerokok itu
    itu fiksi ^^

    BalasHapus
  2. @Verdiana: haha..yah, we never know. Secara rokok kan nggak termasuk haram, cuman baunya nggak enak aja hehehe *kidding*

    BalasHapus